Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Pelelangan Anggrek


"Untuk kamar VIP hanya lima ratus Keping Koin Emas sedangkan untuk kamar VVIP senilai seribu keping koin emas" ucap wanita muda itu dengan ramah dan terlihat kejujuran dari matanya.


"Nona tolong anda ambilkan kamar VVIP saja untuk saya dan ini uangnya, sisanya untuk anda saja, daftarkan atas nama Tian saja ya" ucap Long Tian dengan santai sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi seribu seratus Keping Koin Emas ke wanita muda itu.


"Tuan muda ini kelebihan, anda tadi sudah banyak memberi untuk saya, jadi tidak pantas jika saya menerima lagi dari anda" ucap wanita muda itu sambil mengeluarkan seratus keping koin emas ke Long Tian namun di tolak oleh Long Tian dengan ramah.


"Sudah tidak apa apa, itu untuk mu saja, kau sudah mau membantu ku saja aku sudah sangat senang" ucap Long Tian lagi sambil tersenyum hangat ke wanita muda itu dan membuat pipi wanita muda itu merona merah.


"Terima kasih Tuan muda, anda selain sangat tampan juga sangat baik, saya akan kembali lagi kesini setelah mendapatkan token kamar VVIP untuk anda" ucap wanita muda itu dengan ramah dan membalas senyuman Long Tian.


"Besok saja anda antarkan ke sini, saya sudah cukup lelah dan ingin beristirahat, bukankah lelangnya juga besok pagi" ucap Long Tian dengan santai.


"Baik Tuan muda sekalian saya akan mengantarkan sarapan anda saja jika demikian, sekali lagi terima kasih atas kebaikan anda" ucap wanita muda itu dengan ramah sambil kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan Long Tian sendirian di kamar itu.


Long Tian kemudian menutup pintu kamar dan langsung menguncinya lalu melangkahkan kakinya menuju meja yang sudah tersaji makanan dan minuman disana.


"Wanita muda itu tahu saja jika aku sangat menyukai daging rusa bakar" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil menyantap makanannya.


Sementara itu di sebuah kediaman besar di kota itu tampak ada lima orang pria sepuh yang sedang duduk melingkari sebuah meja.


"Besok kita harus bisa mendapatkan semua barang di pelelangan dan ingatlah naikan harga jangan terlalu tinggi, namun jika ada yang menawar lebih maka tugas kalian adalah membantu ku dengan menaikkan sedikit harga orang itu" ucap seorang pria sepuh.


"Itu pasti, dan aku akan menyiapkan pasukanku untuk merampok orang orang yang memenangkan pelelangan jadi kita semua bisa mendapatkan barang yang tidak kita dapatkan pas lelang" ucap pria sepuh lainnya.


Kembali ke Long Tian dia sudah selesai menikmati makanannya dan sudah menyimpan piring kosong itu di luar kamarnya, dia juga sudah membuat segel perlindungan di kamar yang di sewanya itu.


"Sebaiknya aku beristirahat dahulu, dan sepertinya besok acara pelelangan akan sedikit memanas jika melihat orang orang yang berpapasan dengan ku tadi di jalanan kota ini" ucap Long Tian dengan menghabiskan teh di gelasnya lalu melangkahkan kakinya menuju tempat tidurnya dan langsung merebahkan dirinya lalu pulas tertidur tanpa menghiraukan apapun.


Bulan telah menghilang dan Long Tian sudah terbangun dari tidurnya, dia juga sudah membersihkan dirinya dan kini duduk di kursi yang ada di ruang tamu kamarnya.


Segel perlindungan di kamar itu sudah dia hilangkan dan dia juga sudah membuka pintu kamarnya karena jam segini biasanya karyawan penginapan datang mengantarkan sarapan.


"Tuan muda, maaf mengganggu anda saya datang untuk mengantarkan sarapan pagi anda" ucap wanita muda yang semalam berdiri di depan pintu kamar itu.


"Nona, masuklah" jawab Long Tian dengan ramah.


Wanita muda itu pun memasuki kamar Long Tian dan dia langsung menyajikan sarapan pagi yang dibawanya di meja itu dan menyimpan sebuah token berwarna emas dengan lambang anggrek.


"Tuan muda ini sarapan anda dan juga token untuk memasuki pelelangan anggrek" ucap wanita muda itu dengan ramah sambil tersenyum hangat ke Long Tian.


"Nona terima kasih dan jam berapa pelelangan nya akan di mulai" ucap Long Tian dengan ramah.


"Baiklah jika demikian dan saya minta tolong pintu kamar saya di tutup saja sambil anda keluar" ucap Long Tian dengan santai dan ramah.


"Baik Tuan muda, selamat menikmati sarapan anda dan apakah anda memerlukan teh lagi biar saya antarkan" ucap wanita muda itu dengan ramah.


"Nona sudah cukup dan terima kasih atas bantuan anda" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke wanita muda itu.


"Baik Tuan muda, saya permisi" ucap wanita muda itu sambil meninggalkan Long Tian dan menutup pintu kamar itu.


Long Tian pun kemudian menikmati sarapannya dan meminum teh hangat yang di bawakan oleh wanita muda itu.


"Sepertinya sudah mulai ramai, baiklah kita lihat ada apa di pelelangan ini semoga saja ada bajingan bajingan yang mencari masalah dengan ku biar sedikit berwarna" ucap Long Tian sambil menyimpan token VVIP pelelangan anggrek ke dalam cincin dimensinya dan dia kemudian melangkah keluar dari kamarnya lalu menuruni tangga dan langsung keluar dari penginapan anggrek.


"Benar benar ramai" ucap Long Tian dalam hatinya saat baru saja keluar dari penginapan anggrek itu.


"Tuan muda, akhirnya anda datang juga, mari saya antarkan anda dahulu untuk masuk ke pelelangan sebelum saya pulang" ucap wanita muda yang melayaninya di penginapan anggrek dengan sangat ramah dan tidak lagi menggunakan pakaian karyawan penginapan.


"Nona anda belum pulang ternyata, baiklah sebaiknya anda temani saya saja di pelelangan, saya hanya sendirian dan ruangan saya juga pasti besar bukannya" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke wanita muda itu yang memiliki paras yang cantik dan juga bentuk tubuh yang bagus.


"Tuan muda baiklah jika anda menginginkannya saya sangat senang jika bisa membantu anda setelah anda banyak membantu saya" ucap wanita muda itu dengan ramah dan tersenyum mesra ke Long Tian namun hanya di balas senyuman ramah saja oleh Long Tian.


"Nona, ayo kita masuk" ucap Long Tian dengan ramah sambil melangkah menuju ke pelelangan anggrek yang ada di depan penginapan itu.


"Tuan muda Tian, apakah anda sedang berpetualang keliling dunia ini" ucap wanita muda itu dengan ramah sambil berjalan di samping kiri Long Tian.


"Benar, dan siapa namamu nona" ucap Long Tian dengan ramah sambil menyamakan langkahnya.


"Nama saya Yi dan marga saya Li, Tuan muda mana token yang tadi aku berikan ke anda" ucap Li Yi dengan ramah.


Long Tian kemudian mengeluarkan token tersebut dan memberikannya ke Li Yi tepat saat mereka sudah sampai di pelelangan anggrek tersebut.


Li Yi menerima token tersebut lalu mengajak Long Tian untuk menuju sebuah pintu yang di jaga oleh dua orang dan tidak ada antrian sama sekali disana berbeda dengan pintu satunya yang menyebabkan antrian sampai keluar.


"Li Yi kau belum pulang dan siapa Tuan muda ini" ucap pria yang berjaga di pintu itu dengan sangat sopan dan ramah.


"Aku diminta oleh Tuan muda Tian menemaninya selama pelelangan dan ini Token nya" ucap Li Yi sambil memberikan token masuk ruang VVIP ke pria itu.


"Ruang VVIP Nomor satu, ayo aku antarkan ke sana dan Tuan muda ini simpanlah sebagai bukti jika anda yang berhak di ruang VVIP Nomor 1" ucap pria itu dengan ramah sambil memberikan sebuah medali dengan gambar anggrek di satu sisi dan angka 1 di sisi lain.


"Li Yi kau saja yang membawa medali ini" ucap Long Tian dengan ramah.