
"Jadi kau manusia pilihan sang pencipta untuk memusnahkan kami semua, aku Jenderal Mo lui tidak akan melepaskanmu" ucap iblis darah bertanduk dua itu.
"Aku Long Tian juta tidak akan melepaskanmu" ucap Long Tian yang kini sudah memegang kembali pedang naga emas.
Long Tian melesat ke arah Mo lui demikian juga Mo Lui yang melesat ke arah Long Tian dengan pedang di tangannya.
Traaaaaang
Traaaaaang
Traaaaaang
Suara kedua pedang beradu dengan keras, keduanya tidak memberikan waktu untuk bernafas dan terus beradu serangan pedang namun kini mata Long Tian sudah putih semuanya demikian juga rambutnya juga memutih.
Suhu daerah itu kini menjadi sangat dingin dan tanah sudah berubah menjadi es.
Melihat ada kesempatan Long Tian langsung mundur kebelakang sambil menendang dada Mo Lui dan telak mengenainya membuat Mo Lui terlempar lima meter
"Domain cahaya" ucap Long Tian dan semua area itu kini sangat menyilaukan seakan akan matahari hanya menyorot daerah itu saja di tambah dengan sekelilingnya yang menjadi es membuat semakin menyilaukan.
Mo Lui menutup matanya dengan tangannya namun cahaya menyilaukan masih tembus.
"Jarum cahaya" ucap Long Tian sambil menebaskan pedangnya ke Mo Lui dan dari tebasan pedang naga emas terlihat keluar ribuan jarum jarum cahaya berwarna warni mengarah ke Mo Lui
Jleb
Jleb
Jleb
Terdengar jelas saat jarum jarum cahaya itu menembus jubah perang Mo Lui dan mengenai tubuh Mo Lui.
"Bekukan" ucap Long Tian.
Mo Lui yang kini berlutut dan menahan tubuhnya terjatuh dengan memegang pedangnya kini merasakan rasa dingin menjalar di seluruh tubuhnya.
Es mulai menutup Mo Lui dengan cepat dan hanya menyisakan bagian kepala Mo Lui.
Long Tian kembali menyimpan pedang naga emas dan langsung menggerakkan tangannya dengan cepat membuat segel kutukan darah dan mengirimnya ke Mo Lui.
Bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman itu melesat dengan cepat dan mengenai kening Mo Lui dan keluar jutaan bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman menyebar ke seluruh dunia kecil bahkan sampai keluar.
Tubuh Mo Lui memerah akibat panas dari api lava suci abadi bahkan es yang menutupi tubuh Mo Lui sampai mencair dan kini Tubuh Mo Lui berubah menjadi abu termasuk jubah perang dan pedangnya.
Long Tian menghilangkan domain cahaya dan matanya kembali menghitam.
Uhuuuuuk
Dia kembali memuntahkan darah segar ke depannya.
Long Tian memang tidak terlihat terluka namun beberapa bagian dalam tubuhnya terluka akibat serangan Qi pedang tunggal Mo Lui.
Long Tian langsung mengeluarkan sebutir Pil penyembuh tingkat penguasa dan meminumnya sambil melesat ke udara dalam sikap duduk Lotus.
Long Tian masih duduk dalam sikap lotus di atas lingkaran cahaya namun posisi dia kini berada di atas awan sehingga tidak terlihat dari daratan.
Satu jam berlalu dan Long Tian membuka matanya di mengeluarkan satu poci kecil teh herbal buatannya dan langsung meminumnya sampai poci kecil itu habis dan menyimpan kembali poci teh kecil itu ke dalam cincin dimensi nya.
"Mo Lui, yang hanya jenderal bertanduk dua saja sudah sekuat itu, benar benar banyak yang berubah, berarti ada tingkatan di atas Dao" ucap Long Tian sambil mengaktifkan mata emasnya dan melihat ke seluruh dunia itu.
"Jadi masih ada satu lagi jenderal iblis darah di dunia kecil ini, tapi aku sebaiknya menghabisinya sekaligus" ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya lalu menunjuk ke bawahnya.
"Segel penghapus jiwa" ucapnya dan dari jari telunjuknya keluar cahaya emas dan langsung melebar dan terus melebar ke seluruh dunia kecil itu dan membentuk lingkaran di bawan Awan yang Long Tian saat ini berada.
Lingkaran cahaya emas yang merupakan segel penghapus jiwa itu mulai mengecil dan terus mengecil bahkan burung yang lagi terbang pun langsung mati dan tubuhnya jatuh ketanah.
Dengan mata emasnya dia fokus memperhatikan Jenderal iblis bertanduk dua itu kini melesat ke arah dia menghabisi Mo Lui dan Long Tian menahan pergerakan pengecilan segel penghapus jiwa.
Long Tian ingin jenderal iblis bertanduk dua itu berada di lokasi kematian Mo Lui.
Tepat saat Jenderal iblis bertanduk dua itu mendarat di tanah segel penghapus jiwa langsung mengecil dan menghapus jiwa semua yang ada di atas tanah dan di dalam tanah, bahkan cacing pun ikut binasa.
Tubuh Jenderal iblis bertanduk dua itu tergeletak tak bernyawa didepan abu Mo Lui dan dia sama sekali tidak akan tau apa yang membuatnya terbunuh karena jiwanya tidak bisa bereinkarnasi.
Long Tian sudah menghentikan segel penghapus jiwa dan kini dia kembali memeriksa dengan mata emasnya mencari apakah ada yang selamat atau tidak dan di dunia kecil itu hanya dia seorang yang masih hidup.
Long Tian kemudian berdiri dan menghentikan kekuatan 100 galaksi nya dia langsung melesat turun ke tubuh jenderal iblis bertanduk dua itu.
"Jadi kau baru memiliki tanduk ke dua karena tanduk kedua mu ini masih sangat kecil" ucap Long Tian sambil berjongkok di dekat kepala tubuh tak bernyawa Jenderal iblis bertanduk dua itu.
Long Tian mengeluarkan bola kristal kenangan dan bola kristal kenangan menghisap paksa ingatan Jenderal iblis darah bertanduk dua itu karena otak masih menyimpan ingatan setelah jiwa menghilang selama beberapa saat.
Bola kristal kenangan itu membesar dan Long Tian melihat jika tokoh di belakang layar untuk meracuni lautan adalah mayat yang ada didepannya.
Tidak ada lagi ingatan yang bermanfaat bagi Long Tian jadi dia kembali menyimpan bola kristal kenangan kedalam cincin dimensinya.
Long tian kemudian mengeluarkan segel kutukan darah tapi tanpa api lava suci abadi dan memberikannya ke tubuh di depannya, karena sistem kutukan darah adalah ke darah bukan ke jiwa jadi mayat pun bisa diberikan.
Jutaan bola kecil berwarna merah keluar dari tubuh jenderal iblis bertanduk dua itu dan melesat ke seluruh dunia itu dan juga keluar dari dunia kecil itu.
Bahkan banyak sekali kini bola cahaya kecil berwarna merah yang melesat keluar dari dunia kecil itu sama seperti waktu dia memberikannya kepada Mo Lui.
Inilah hebatnya segel kutukan darah akan tetap mengejar garis keturunan darah dimanapun dan menghancurkan tubuh pemilik darah itu.
"Semoga hadiah kecilku untuk keluarga kalian bisa berkesan baik di kalian berdua" ucap Long Tian sambil kemudian dia melepaskan cincin dimensi milik Jenderal iblis darah tanduk dua itu.
"Ternyata kau sangat kaya, banyak juga hasil rampasan mu selama jutaan tahun kau di dunia ini" ucap Long Tian yang melihat isi cincin itu menggunung koin emas, senjata dan artefak, Bahkan ada 100 artefak menara iblis di dalamnya.