Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 50 part 10 end


"Hujan turunlah" ucap Long Tian pelan sambil tersenyum dan fokus berkomunikasi dengan semesta.


Langit di luar paviliun giok merak mulai menjadi gelap bahkan di seluruh dunia itu menjadi sangat gelap, petir bersahut sahutan dan hujan pun turun dengan derasnya membasahi seluruh daratan dunia itu dengan tanpa terkecuali.


"Penguasa terima kasih" ucap Raja itu dengan sangat sopan dan hormat bahkan sampai bersujud di hadapan Long Tian.


"Bangunlah dan duduk kembali" ucap Long Tian dengan ramah.


"Hujan akan selalu turun setiap tengah malam di dunia ini jadi jangan khawatir dengan kondisi dunia ini kedepannya" ucap Long Tian dengan santai setelah raja itu duduk kembali.


"Terima kasih Penguasa" jawab raja itu dengan hormat.


Sementara itu harga dari ketiga Pil Fusi Roh tingkat Pencipta milik Long Tian sudah mencapai angka dua belas juta keping koin emas dan terus naik sampai senilai lima belas juta keping koin emas dan di beli oleh salah seorang penonton di ruangan bawah.


"Baiklah barang selanjutnya adalah lima buah pedang kembar yang merupakan pusaka tingkat Pencipta yang khusus untuk wanita, harga di buka senilai lima ratus ribu keping koin emas" ucap Kin Boji dengan lantang.


"Lima belas juta keping koin emas" ucap Long Tian dengan santai dan membuat semuanya kaget karena Long Tian menawar setinggi itu.


"Penguasa maaf itu pedang pedang hamba jika saya tahu anda membutuhkannya maka saya tidak akan melelangnya tapi akan memberikan untuk anda langsung" ucap Raja itu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Sudah tidak apa apa, saya hanya ingin memberi hadiah untuk istri istri saya" ucap Long Tian dengan santai dan membuat Raja itu terdiam.


"Lima belas juta keping koin emas oleh Ruangan khusus nomor satu yaitu sekte naga emas apakah ada lagi yang ingin menawar" ucap Kin Boji dengan lantang namun tidak terlihat siapapun yang hendak menaikan harga lagi.


Satu


Dua


Tiga


"Baiklah jika demikian maka kelima pedang kembar ini menjadi milik sekte naga emas dan barang akan segera kami antarkan" ucap Kin Boji dengan lantang.


"Untuk barang selanjutnya adalah sebuah dunia kecil yang berada di dalam gelang Giok ini, dan harga yang kami tawarkan senilai lima juta tael emas" ucap Kin Boji dengan lantang.


"Sepuluh Juta tael emas" ucap seorang di ruangan bawah.


"Penguasa maaf ini juga milik saya, kemarin saya menitipkan pedang kembar dan gelang Giok ini, karena penduduk banyak yang membutuhkan persediaan makanan akibat kemarau panjang jadi saya menjual kedua jenis barang itu" ucap Raja itu dengan hormat dan di balas anggukan kepala oleh Long Tian


"Lima puluh juta tael emas" ucap seorang pria sepuh dari kursi nomor tujuh belas.


"Raja berapa yang kau butuhkan" ucap Long Tian dengan ramah.


"Penguasa yang saya butuhkan untuk kepentingan penduduk dunia ini hanya lima juta tael emas saja" ucap raja itu dengan hormat dan di balas anggukan kepala oleh Long Tian.


"Dua ratus lima puluh juta tael emas" ucap Long Tian dengan santai dan kembali membuat area pelelangan itu menjadi hening.


"Penguasa terima kasih" ucap Raja itu dengan hormat dan kembali dijawab oleh Long Tian dengan anggukan kepala.


Satu


Dua


Tiga


"Baiklah gelang dengan dunia kecil ini menjadi milik sekte naga emas dan akan segera kami antarkan, untuk penutup pelelangan ini adalah tiga butir pil mutiara tingkat pencipta dengan kemurnian di atas seratus persen namun sesuai permintaan dari kalian maka ketiga pil ini akan kami jual terpisah" ucap Kin Boji dengan lantang.


Tok tok tok


Tetua Gu Lam kembali ke ruangan itu dan bersama dengan Kin Boji dan wanita muda yang di titipkan cincin dimensi oleh Long Tian.


"Hormat kepada Raja" ucap mereka berdua kompak karena kaget ada Raja mereka di ruangan Long Tian.


"Kalian berdua kesinilah, sudah jangan berisik' ucap Raja itu dengan ramah.


"Tuan muda terimakasih sudah mengikuti lelang kami dan ini saya kembalikan sisa uang anda dan di cincin ini adalah uang hasil lelang anda, sedangkan untuk barang barang anda sudah ada di Tetua Gu Lam" ucap Kin Boji dengan ramah.


"Terima kasih juga terimalah ini dan tolong bagikan untuk semua yang bekerja di paviliun giok merak ini" ucap Long Tian sambil menerima dua cincin dimensi dan memberikan satu cincin dimensi yang berisi seratus ribu keping koin emas.


"Tuan muda terima kasih dan ijin kami mohon diri" ucap Kin Boji dengan ramah dan memberikan penghormatan kepada Long Tian dan Raja lalu meninggalkan ruangan Long Tian.


"Penguasa ini barang barang anda" ucap Tetua Gu Lam sambil memberikan satu cincin dimensi.


Long Tian kemudian mengeluarkan pisau pisau terbang itu dan memberikannya ke Tetua Gu Lam dan menyimpan cincin dimensi itu yang masih berisi barang lainnya di dalam cincin dimensinya.


Tok


Tok


Pintu ruangan di ketuk dan langsung di buka oleh tetua Gu Lam.


Seorang Jenderal tampak di pintu itu dan langsung di temui oleh Raja itu lalu kembali ke kursinya di samping kiri Long Tian.


"Penguasa, informasi dari Jenderal saya jika sekte tombak kematian adalah satu satunya yang bergegas pergi dan langsung kembali ke sekte mereka, jenderal saya takut jika sekte naga emas akan di serang" ucap raja itu dengan hormat.


Long Tian hanya tersenyum dan kemudian berjalan ke arah jendela dan membuka jendela ruangan itu, terlihat jelas jika hujan masih sangat lebat.


Long Tian menunjuk ke arah langit dan cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman melesat ke arah langit.


Air hujan kini bukan hanya air hujan melainkan berlapis cahaya emas dengan memiliki lapisan cahaya merah kehitaman yang merupakan segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa, kedua segel ini selain turun dengan hujan juga melapisi semua tanah dan lantai bangunan di dunia itu.


Long Tian kemudian duduk kembali ke kursinya dengan santai.


"Kalian sudah tidak perlu khawatir, siapapun orang yang berhati jahat maka akan menjadi abu termasuk garis darah mereka jadi kalian tidak perlu khawatir lagi dengan adanya peperangan apapun, selama mereka menginjak atau terkena air hujan ini maka mereka akan binasa seutuhnya" ucap Long Tian dengan santai dan kembali meminum teh di gelasnya.


"Penguasa terima kasih, atas bantuan anda" ucap Raja itu yang kemudian berlutut sambil membuka pertahanan jiwanya demikian juga Gu Lam.


Long Tian kemudian memberikan kontrak jiwa kepada mereka berdua dan juga memberikan masing masing satu cincin dimensi yang berisi barang barang yang disiapkan untuk semua bawahannya.


"Semua bawahan ku memiliki pedang emas yang ada di dalam cincin itu jadi hanya gunakan pedang emas saja, dan kalian berdua gunakan semua yang ada didalamnya untuk kepentingan masyarakat, semua hal juga sudah saya tulis di dalam kitab yang ada di dalam cincin itu jadi pelajari dengan benar, aku akan melanjutkan perjalanan ke galaksi lainnya ku harap kalian tidak membuat aku kecewa, Raja bantu Tetua Gu Lam untuk menjadi pemimpin Sekte Naga Emas karena pemimpin sekte saat ini sudah menjadi abu" ucap Long Tian dengan ramah.


"Baik Penguasa" ucap keduanya kompak dan langsung berdiri, mereka berdua melihat Long Tian tersenyum dan menghilang dari pandangan mereka.


"Baginda Raja kita sungguh beruntung bisa bertemu dengan Penguasa" ucap Tetua Gu Lam dengan hormat.


"Tetua Gu Lam kita sudah menjadi saudara angkat jadi berhentilah sekaku itu, ya kita adalah yang paling beruntung bisa mendapatkan kepercayaan dari penguasa" ucap Raja itu sambil tersenyum.


Sementara itu Long Tian sudah kembali ke kapal dunia naga dan duduk di dek kapal dunia naga bersiap untuk kembali melanjutkan perjalanannya.