
"Penguasa Terima kasih kini sungai naga kembali akan dinikmati oleh semua penduduk dunia ini" ucap Ren Tu dengan sopan sambil memegang Tombak dengan ukiran naga emas di kedua gagangnya.
"Ren Tu apa yang kau tentang tombak itu" ucap Long Tian sambil tersenyum dan melihat danau di depannya.
"Hamba pernah mendengar cerita para leluhur jika awal mula adanya danau ini dan Sungai Naga adalah karena tombak ini jatuh dari langit dan mengakibatkan adanya danau ini namun saat para leluhur hendak mengambil tombak ini air langsung deras menutupi nya" ucap Ren Tu sambil menyerahkan kembali tombak naga emas itu dan langsung diterima dengan tangan kanan oleh Long Tian.
"Maafkan aku, ini sebenarnya tombakku yang lempar waktu salah satu raja iblis melarikan diri, dan pantas dia tidak kembali karena berbeda galaksi" ucap Long Tian sambil mengalirkan Qi nya ke tombak Naga Emas di tangannya dan tombak itu langsung bersinar terang di kedua ukiran naga emas di kedua ujungnya.
Long Tian melempar tombak itu ke udara dan tombak itu melesat ke atas lalu berubah menjadi seekor naga emas yang memiliki panjang hampir sepuluh kilometer dengan badan yang sangat besar dengan empat sayap yang sangat besar dengan panjang sayap hampir sepuluh kilometer.
Ren Tu yang melihat kejadian itu langsung diam terpana melihat naga emas itu yang meliuk liuk sambil mengepakkan sayapnya di atas kepala mereka berdua.
Long Tian tersenyum dengan puas melihat naga emas itu dan langsung melesat ke atas dan bertransformasi menjadi naga emas yang ukurannya jauh lebih besar dari naga emas transformasi tombak naga emas.
Mereka berdua meliuk liuk di langit dunia itu dengan sangat mendominasi dan tiba tiba ratusan juta naga perak melesat mendekati mereka berdua dengan ukuran lebih kecil dari naga emas transformasi dari tombak naga emas.
Langit dunia itu kini dipenuhi oleh dua naga emas dan ratusan juta naga perak dan ini terlihat oleh semua penduduk dunia itu.
Ada takjub dan senang namun ada juga yang ketakutan dengan fenomena para naga yang mengisi langit mereka semua.
"Arrrrrrrgggggggggg" suara Long Tian yang masih dalam wujud naga emas menggelegar terdengar sangat kencang oleh seluruh penduduk dunia itu diikuti oleh jutaaan suara yang sama dari para naga.
Long Tian melesat menuju Ren Tu dan saat beberapa meter lagi langsung berubah kembali menjadi manusia dan berdiri sepuluh meter di depan Ren Tu.
Semua naga perak dan naga emas transformasi tombak naga emas itu kini melesat ke arah Long Tian dengan sangat cepat dan mereka semua berubah menjadi manusia berdiri di belakang Long Tian namun ada satu pria muda yang berdiri di depan mereka semua persis lima meter di belakang Long Tian.
Mereka semua kemudian berlutut dan menundukan kepalanya.
Jutaan orang jelmaan naga emas dan naga perak yang berlutut itu benar benar membuat suasana menjadi canggung untuk Ren Tu, dan Ren Tu juga ikut berlutut.
Long Tian membalikan badannya menghadap ke pria muda dan jutaan orang di belakangnya dengan tersenyum.
"Long Bo lama tidak bertemu denganmu, enak sekali tidurmu itu dan kalian semua enak sekali bisa tidur selama ratusan juta tahun bahkan lebih" ucap Long Tian dengan menggema dan sangat mendominasi bahkan membuat jantung Ren Tu berdetak sangat kencang.
"Hormat kepada Dewa Naga Emas Long Tian, Penguasa Abadi 100 Galaksi" ucap pria di depan Long Tian dan di depan pasukan naga perak itu.
"Penguasa, Maaf kan kami semua yang terlalu lama memulihkan diri didunia ini" ucap Long Bo dengan sangat hormat dan juga mendominasi.
"Long Bo dan kalian semua berdirilah, aku bangga dengan kalian yang meski hanya bisa tidur saja selama ini tapi kultivasi kalian kini sudah di tingkat Pencipta semesta tahap akhir dan Kau Long Bo sudah di tingkat pencipta galaksi tahap akhir" ucap Long Tian dengan bangga bertemu dengan pasukan masa lalunya.
Long Tian Kemudian memberikan kontrak jiwa kepada mereka semua yang ada di depannya.
"Terima kasih Penguasa" ucap mereka semua kompak dan langsung duduk dengan sikap lotus di posisi mereka semua menutupi semua areal datar yang ada di sekitar danau itu bahkan sebagian sampai kedalam hutan saking banyaknya mereka semua.
"Jenderal Long Bo ini Ren Tu dialah yang selalu menjagamu jadi jadikan pasukannya sebagai bagian dari pasukanmu saja" ucap Long Tian dengan ramah.
"Siap Penguasa, Ren Tu kemarilah" ucap Long Bo dengan ramah.
Ribuan kapal perang melesat mendekati mereka semua dan terlihat seorang pria sepuh melesat dari atas kapal perang terbesar yang ada disana.
Pria sepuh itu berlutut di depan Long Tian membelakangi Long Bo yang sedang duduk dengan sikap lotus.
"Hormat kepada penguasa" ucap Long Yu dengan ramah.
"Kakek Yu di belakang mu itu adalah Jenderal Long Bo dan itu adalah Ren Tu lalu mereka semua adalah pasukan milik Jenderal Long Bo, semuanya naga perak namun kau jangan berlatih tanding dengan mereka semua, meski tampang mereka muda namun mereka semua adalah leluhur mu" ucap Long Tian sambil tersenyum dan mengenalkan semuanya.
"Baik Penguasa" ucap Long Yu yang kaget mendengar hal ini.
"Kalian bisa memanggilnya Pemimpin Yu, meski dia bagian dari keturunan kalian namun dia adalah pemimpin dunia naga tempat ku sekarang" ucap Long Tian dengan mendominasi.
"Baik Penguasa, Hormat kepada Pemimpin Yu" ucap mereka semua dengan ramah dan tersenyum.
"Kakek Yu segera bereskan penghapusan dunia ini, dan jika telah selesai segera kembali ke dunia naga, siapkan rumah rumah untuk mereka semuanya gunakan saja rumah yang telah dikosongkan oleh para prajurit yang pindah ke dunia kecil para jenderal." Ucap Long Tian dengan ramah.
"Baik Penguasa, hamba mohon pamit" ucap Long Yu sambil melesat kembali ke kapal perangnya dan langsung menyebar ke seluruh dunia ini.
"Kalian semua jemput semua keluarga kalian dan besok pagi aku tunggu di desa yang ada di bawah" ucap Long Tian dengan mendominasi namun tetap ramah.
"Baik Penguasa" ucap semua prajurit naga perak Jenderal Long Bo dan langsung berlutut memberikan penghormatan lalu melesat meninggalkan tempat itu.
Danau itu kembali sepi hanya ada tiga orang yang berdiri disana yaitu Long Tian Long Bo dan Ren Tu.
"Jenderal Long Bo sudah jutaan tahun aku merubahmu jadi tongkat dan melemparmu untuk mengejar raja iblis, sungguh tidak aku kira bisa bertemu dengan mu disini" ucap Long Tian sambil memeluk jenderal Long Bo dan melepasnya lagi.
"Penguasa hamba berhasil membunuhnya namun hamba terluka dan para pasukan hamba juga, sehingga kami terdampar di dunia ini semuanya" jawab Long Bo dengan ramah.