Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 82 part 25


"Baiklah setelah kalian kehilangan senjata apakah kalian siap kehilangan harta kalian" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil tersenyum dan menunjuk ke depannya.


Jutaan Cahaya emas penariknya langsung melesat dan keluar dari jari telunjuknya itu yang menuju ke dalam kota darah.


Ribuan orang di seberang sungai juga tidak luput dari cahaya emas penarik milik Long Tian itu, cahaya emas penarik itu melepaskan semua cincin dimensi mereka dan juga semua yang berharga di badan mereka demikian juga yang ada di rumah serta lainnya di dalam kota darah itu.


Satu persatu cahaya emas penariknya kembali dan langsung menyimpan barang yang di bawanya di tanah kosong yang ada di belakang Long Tian lalu menghilang.


Satu jam berlalu dan kini semua cahaya penariknya itu sudah kembali dan terlihat gunungan harta hasil dari kota darah itu yang menggunung di belakang Long Tian sedangkan di seberangnya terlihat jutaan orang yang merupakan penduduk kota darah yang terlihat marah akibat harta mereka di ambil paksa oleh Long Tian.


Long Tian tidak sama sekali memperdulikan mereka melainkan langsung menyimpan gunungan harta itu ke halaman istana naga emas di dunia jiwanya.


Tidak ada seorang penduduk kota darah yang melakukan tindakan untuk menyerang Long Tian dengan serangan Qi jarak jauh karena mereka semua tahu apa yang akan menimpa mereka jika mereka sampai menyerang Long Tian itu.


Banyak sekali yang terlihat berdiskusi satu dan lainnya mencari solusi terbaik untuk melumpuhkan kubah cahaya yang di buat oleh Long Tian itu.


"Baiklah setelah kalian kehilangan harta bagaimana jika kalian kehilangan sumber makanan kalian juga" ucap Long Tian dengan menggunakan kekuatan semesta sambil tersenyum dan menunjuk ke arah kota darah itu.


Jutaan cahaya emas penariknya kembali melesat keluar dari jari telunjuknya dan langsung menuju ke semua area kota darah itu untuk mengambil semua persediaan makanan dan juga hewan hewan ternak milik penduduk kota darah.


Tidak memerlukan waktu terlalu lama untuk cahaya emas penariknya kembali dengan membawa semua persediaan makanan mereka dan juga hewan ternak milik penduduk kota darah itu.


Semua persediaan makanan itu dia langsung simpan di dalam cincin dimensinya sedangkan semua hewan ternak dia masukan ke dunia jiwa miliknya agar bisa menjadi banyak disana.


Terlihat jika para penduduk kota darah itu semakin marah ke Long Tian namun mereka belum menemukan satu pun cara untuk menyerang Long Tian.


"Sebaiknya aku mengambil menara iblis itu dan juga altar darah itu juga agar mereka semakin marah dengan ku dan menyerang kubah buatan ku." Ucap Long Tian berbicara sendiri sambil menggerakkan tangannya dan tampak cahaya emas penariknya keluar dari jari telunjuknya dan di lapisi oleh segel cakram langit yang langsung menuju ke dalam kota darah tepatnya ke para jenderal iblis darah yang sedang sibuk mengurus altar darah yang tertimbun oleh reruntuhan bangunan.


Long Tian tidak fokus melihat para penduduk melainkan fokus melihat ras iblis darah yang kebingungan karena menara iblis mereka dan altar altar darah mereka tiba tiba di terbungkus cahaya emas berlapis segel cakram langit yang sangat mereka kenali dan langsung melesat ke arah Long Tian.


Ras ras iblis darah dan para jenderal iblis darah itu berusaha menahannya namun mereka tidak berhasil, mereka semua mengejar cahaya emas penarik milik Long Tian dan berhenti tepat di depan kubah cahaya milik Long Tian melihat jika menara iblis dan altar altar darah mereka kini melayang di belakang Long Tian yang langsung disimpan oleh Long Tian ke dalam cincin dimensinya.


"Kenapa kalian kebingungan seperti itu, kesini saja ambil kembali milik kalian semua yang kini sudah ada di tanganku" ucap Long Tian dengan santai namun menggunakan kekuatan semesta.


"Manusia aku tidak tahu siapa kau tapi ku pastikan jika kau akan sangat menyesal ucap seorang jenderal iblis darah yang memiliki kultivasi tingkat pencipta semi abadi tahap akhir.


Jenderal iblis darah itu benar benar menyobek ruang namun sebelum dia sempat memasuki nya cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman keluar dari sobekan ruang itu lalu menembus ke dada jenderal iblis darah itu dan juga semua ras iblis dan pengikutnya yang ada di belakangnya.


Jutaan bola bola cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman melesat keluar dari tubuh mereka semua sesaat sebelum mereka berubah menjadi abu dan terlihat jika banyak juga bola bola cahaya kecil itu yang memasuki tubuh orang orang yang ada di seberang Long Tian itu.


"Benar benar tindakan yang bodoh, satu tindakan bodoh jenderal iblis darah itu membuat jutaan orang dan jutaan ras iblis darah kini menjadi abu" ucap Long Tian dalam hatinya sambil tersenyum ramah melihat mereka yang ada di seberangnya itu.


"Manusia kau akan sangat menyesal berurusan dengan kami" ucap salah satu Jenderal iblis darah yang memiliki kultivasi tingkat pencipta semi abadi tahap awal yang terlihat sangat marah dengan Long Tian.


"Berhenti membual, kemarilah jika kau bisa, kalian iblis darah pikir kalian yang terhebat di dunia ini, aku masih segan dengan yama dari pada dengan kalian anjing anjing kaisar iblis" ucap Long Tian dengan menggunakan kekuatan semesta yang sangat mendominasi yang mencoba untuk memprovokasi mereka semua.


Semua orang yang ada di dalam kota darah benar benar terpancing oleh ucapan Long Tian dan mereka semua langsung mengeluarkan serangan Qi jarak jauh terkuat mereka.


Booooooooooom


Booooooooooom


Booooooooooom


Ledakan demi ledakan terdengar keras namun tidak mengenai Long Tian melainkan mengenai mereka yang ada di dalam kota darah karena serangan mereka berbalik kepada mereka sendiri.


Long Tian yang melihat hal ini benar benar tertawa terbahak bahak menertawakan mereka semua karena tindakan bodoh mereka itu.


Ribuan orang kehilangan nyawa mereka oleh serangan serangan mereka sendiri dan tampak jika mereka tidak berhenti sama sekali masih berusaha untuk menghancurkan kubah cahaya buatan Long Tian itu meskipun nyawa mereka menghilang dan juga orang orang yang ada di sekitar mereka.


"Tanah telan semua bangunan dan mayat mayat itu untukku" ucap Long Tian sambil fokus berkomunikasi dengan semesta.


Tanah langsung merespon dengan bergetar hebat dan tampak jika gempa bumi terjadi di dalam kota itu saja tidak dengan tempat Long Tian berdiri.


Semua bangunan yang ada di kota darah itu runtuh akibat gempa bumi yang terjadi bahkan terlihat jika retakan retakan tanah banyak terlihat jelas di kota darah itu.


Semua orang langsung melayang dan menghindari retakan tanah namun tidak semua bisa terbang melayang banyak juga yang masuk kedalam tanah dengan mayat mayat dan reruntuhan bangunan.