
"Tuan muda beginilah kondisi warga setelah mengkonsumsi ikan ikan di laut, mereka menjadi tidak sadarkan diri" ucap pria sepuh itu ketika mereka sampai di salah satu rumah yang dekat dengan pantai.
Long Tian langsung mengangkat tangan kanannya ke atas perut nenek tua yang sedang terbaring lemah di depannya itu.
"Hukum penciptaan, regenerasi" ucapnya pelan nyaris tak terdengar dan keluar cahaya emas memenangkan siapapun yang melihatnya, bahkan pria sepuh itu sampai tidak berkedip.
Cahaya emas regenerasi itu langsung membungkus dan mengangkat tubuh tak berdaya nenek tua itu dan terlihat jika vitalitas nenek tua itu mulai membaik dan bahkan kerutan kerutan di kulit dan wajahnya menghilang perlahan, detak jantung nenek tua mulai stabil kembali dan terlihat jika nenek tua itu mulai membuka matanya dan melihat seorang pria tampan yang sedang mengobatinya.
Long Tian kemudian menurunkan nenek tua itu dan menghilangkan cahaya emas regenerasi, dia langsung membantu nenek tua itu untuk duduk sambil mengeluarkan satu butir Pil Penyembuh tingkat dewa miliknya.
"Nek, minumlah Pil ini agar kondisi kesehatan nenek semakin membaik" ucap Long Tian dengan ramah sambil memberikan sebutir Pil Penyembuh.
"Terima kasih Tuan muda" jawab nenek tua itu dengan berlinang air mata dan menerima sebutir Pil Penyembuh lalu menelannya.
Pria sepuh itu bergegas memberikan Air minum untuk nenek tua itu agar mudah menelan pil buatan Long Tian.
"Kepala desa terima kasih" ucap Nenek tua itu sambil menerima gelas air minum dari pria sepuh.
"Nek, beristirahatlah dahulu, saya akan melanjutkan membantu warga desa lainnya" ucap Long Tian dengan ramah dan kemudian dia melangkah keluar dari rumah itu di ikuti oleh pria sepuh yang panggil kepala desa itu.
Satu persatu rumah warga di masuki oleh Long Tian dan ada 320 orang yang telah ditolong oleh Long Tian.
"Tuan kepala desa kenapa anda membiarkan saya menolong anak dan istri anda terakhir tidak dari pertama kalinya" ucap Long Tian yang kini sedang duduk di pasir pantai sambil melihat lautan.
"Tuan muda maaf bukan hamba tidak percaya dengan tuan muda tetapi karena hamba sangat yakin dengan tuan yang dapat menyembuhkan maka saya mendahulukan para penduduk, saya mempunyai keyakinan jika meski mendapatkan bagian terakhir namun nyawa istri dan anak saya dapat di tolong" ucap pria sepuh itu yang duduk di samping Long Tian dengan ramah dan penuh dengan kegembiraan karena kini anak istri dan warga desanya sudah sembuh dan dapat beraktivitas kembali.
"Tuan kepala desa, apakah ada sekte di sekitar sini dan apakah anda mengetahui kira kira penyebab matinya ikan ikan ini" ucap Long Tian.
"Tuan muda, saya hanya tau jika kami selama ini tidak bisa diperbolehkan memasuki areal pulau pulau kecil di sebelah sana" ucap kepala desa sambil menunjuk ke arah salah satu bagian lautan.
"Tuan kepala desa saya akan melanjutkan perjalanan bisakah saya meminta bantuan anda untuk menyimpan beberapa Pil Penyembuh untuk keperluan warga desa ini dan juga saya ada beberapa koin keping emas dan dapat digunakan oleh warga desa untuk membeli bahan makanan di desa lain atau di kota terdekat sampai kondisi lautan menjadi normal kembali" ucap Long Tian sambil tersenyum dan memberikan satu cincin dimensi yang berisi 1000 pil penyembuh dan 5 juta keping koin emas.
"Tuan kepala desa nama saya Long Tian" ucapnya ramah dan tersenyum sambil berdiri dan melangkah ke atas air laut namun dengan kekuatan 100 galaksi, alasan Long Tian karena ia ingin mengetahui mengenai lautan itu dan lokasi tetap dari pulau pulau yang di maksud kepala desa itu.
"Penguasa 100 Galaksi, Dewa Naga Emas Long Tian terima kasih, ternyata anda, anda mengabulkan doa kami semua dengan hadir di desa kami dan menjawab doa kami" ucap Kepala desa itu yang melihat Long Tian berjalan di atas lautan dengan kekuatan 100 galaksi sambil bersujud dan menangis.
"Tuan kepala desa anda dan penduduk adalah orang yang berjiwa baik dan teruslah berbuat baik, saya pamit" ucap Long Tian sambil tersenyum dan terbang melayang pelan ke atas langit
Kepala desa itu kemudian melihat ke arah Long Tian yang sedang terbang melayang ke atas itu dan langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian.
Demikian juga para penduduk desa yang diam diam melihat Long Tian mereka juga berlutut dan bersujud tiga kali dengan berlinang air mata berterima kasih dan mendoakan Long Tian.
Semua warga mendekati Kepala desa itu yang masih berlutut di pantai sambil kepalanya melihat ke atas padahal Long Tian sudah tidak terlihat sama sekali.
"Kepala desa apakah anda baik baik saja" ucap seorang warga yang kemudian membantu kepala desa itu untuk berdiri.
Kepala desa itu tersadar lalu tersenyum ramah dan mulai berdiri dia melihat ke arah cincin pemberian Long Tian dan memeriksa isinya yang ternyata berisi 1000 pil penyembuh dan 5 juta keping koin emas.
"Kalian semua tolong duduklah semua" ucap kepala desa itu dengan sedikit keras dan diikuti dengan duduknya semua warga yang ada disana.
"Penolong kita bernama Long Tian, dialah naga emas sang Penguasa 100 galaksi, yang selalu ada dalam doa kita semua, Penguasa tadi sebelum pergi menitipkan sebuah cincin dimensi yang berisi 1000 pil penyembuh dan 5 juta keping koin emas, ini semua akan saya bagikan untuk kalian namun untuk Pil Penyembuh akan menjadi harta desa yang akan dikeluarkan jika ada dari kalian yang membutuhkan, penguasa juga berpesan agar kita selalu berbuat kebajikan" ucap Pria sepuh itu sambil kembali menghadap ke laut dan berlutut kembali.
Semua penduduk juga berlutut dan kembali berdoa untuk Long Tian, mereka tidak mengira jika yang datang menolong mereka adalah Long Tian sosok yang selalu mereka sebut dalam doa mereka semua bahkan sampai memberikan banyak koin emas dan Pil Penyembuh untuk mereka.
"Inilah jawaban doa kita Nak, akhirnya kita bisa membelikan pakaian di kota yang selama ini kau inginkan" ucap seorang ibu kepada anak perempuannya.
"Terima kasih Penguasa akhirnya hamba bisa membetulkan rumah hamba yang sudah mulai rusak" ucap seorang pria tua
"Terima kasih Penguasa akhirnya hamba memiliki modal untuk menikahi wanita idaman hamba dan bisa membeli rumah untuk kami tempati nantinya" ucap seorang pemuda.
Mereka semua mengucapkan hal hal yang selama ini mereka panjatkan dalam doa mereka, dan semua tidak menyangka saat mereka hampir kehilangan nyawa mereka malah mereka bisa bertemu dengan Long Tian.