
Kepala desa itu kemudian menerima cincin dimensi itu dan melihat jika isinya adalah lima ratus ribu keping koin emas dan sebuah gulungan.
Kepala desa itu mengambil gulungan tersebut dan membacanya dengan keras.
"Hidup tidak selamanya indah, dan tidak selamanya menyedihkan, selama masih ada keyakinan dan kebaikan di hati maka semua masalah akan selesai seiring waktu berjalan.
Namaku Long Tian aku Penguasa 100 galaksi,
Tetaplah menjadi orang baik dan manfaatkan hadiah dariku untuk masa depan kalian,
Berhati hatilah jangan sampai gara gara hadiahku jadi ada pihak yang menjadi jahat dan menyakiti kalian semua"
Kepala desa itu tangannya sampai gemetar membaca gulungan itu dan bahkan dia sampai terjatuh duduk di kursinya karena di membaca gulungan itu sambil berdiri.
"Seperti apa wajahnya yang memberikan mu cincin dimensi ini" ucap kepala desa itu.
"Dia masih seumuran ku, tapi kulitnya seperti Giok, dan pakaiannya sangat bagus, di tambah lagi dia sangat tampan, aku bahkan sempat mengira dia dia dewa yang turun dari langit" ucap pemuda itu dengan jujur.
Kepala desa itu kemudian berdiri dan melangkah ke halaman rumahnya dan langsung berlutut sambil melihat keatas dan kedua tangannya kini terbuka di depan dadanya.
"Dewa naga emas Long Tian sang Penguasa 100 Galaksi terima kasih anda sudah datang menjawab doa kami, maafkan kami jika kami tidak menyambut kedatangan mu" ucap kepala desa itu yang di dengar oleh kedua tamunya dan dia kemudian bersujud tiga kali untuk memberikan penghormatan kepada Long Tian.
"Apakah kalian berdua tidak akan melakukan penghormatan kepada Penguasa 100 galaksi" ucap kepala desa itu sambil duduk kembali di kursinya.
Kedua orang yang merupakan ayah dan anak itu bergegas keluar dari teras, mereka berlutut di halaman rumah kepala desa.
"Dewa maafkan aku yang tidak sopan kepadamu" ucap pemuda itu
"Dewa maafkan anakku yang tidak sopan saat bertemu dengan anda" ucap pria sepuh itu
Long Tian yang saat ini berdiri di atas awan tidak tau sama sekali hal ini karena dia saat ini sedang mengawasi perahu besar yang membawa banyak wanita terikat di dalam nya.
"Jika aku lihat dari arah Perahu itu maka dia akan bersandar di pulau gurita itu, coba kita lihat apa tebakanku benar, dan ternyata pemuda itu benar, gugusan pulau itu memang mirip gurita tapi tidak ada satupun Perahu di tengah lautan yang ada semua Perahu nelayan itu disandarkan di pulau pulau kecil itu." Ucap Long Tian berbicara sendiri.
"Aku penasaran jika ada hujan lebat kalian akan berteduh dimana ya tapi jika aku membuat hujan, ombak akan naik dan membahayakan wanita wanita itu" ucap
Long Tian yang masih berbicara sendiri.
Tiga puluh menit berlalu dan kini perahu besar itu benar benar bersandar di pulau gurita dan terlihat jika banyak prajurit yang membawa turun wanita yang tangan nya terikat dan nampak jika pakaian wanita wanita itu banyak yang sobek.
"Aku harus bersabar karena aku harus tau apa yang mereka lakukan dengan semua wanita muda itu" ucap Long Tian karena dia melihat banyak wanita yang kondisinya tidak baik sama sekali.
Petir bersahut sahutan dan mendadak hujan dengan derasnya turun ke gugusan pulau gurita namun jika ada yang melihat ke atas ada satu awan yang tetap biru, dan itulah lokasi Long Tian.
Dikarenakan hujan yang turun dengan derasnya maka Para prajurit itu langsung menggendong wanita wanita itu memasuki sebuah bangunan kecil dan dengan mata emasnya Long Tian tetap mengikuti arah para wanita itu dibawa.
"Jadi itu adalah penjara bawah tanah, baiklah aku akan membuat kalian berolahraga setelah ini". Ucap Long Tian berbicara sendiri sambil mengawasi semua wanita itu.
"Kakek Yu, coba tanyakan ke pasukan bayangan tentang Pulau Gurita" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi.
Sepuluh menit Long Tian menunggu Jawaban dan kini cincin komunikasi mulai bersinar.
" Penguasa maaf lama, jadi berdasarkan informasi dari jika pulau gurita adalah pusat aliran hitam di benua selatan, dan ada empat benua disana, semuanya menjadi Pulau Gurita sebagai pusat nya, namun pasukan bayangan tidak bisa kesana karena tidak ada perahu nelayan di semua benua, jadi mereka hanya bisa memantau dari jauh, bahkan kedatangan anda ke desa nelayan juga mereka ketahui, namun mereka sekarang tidak tahu anda dimana" ucao Long Yu melalui cincin komunikasi.
"Suruh mereka siaga dan siap siap menyerang pulau gurita, tanyakan ada berapa kapal perang yang mereka miliki" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi.
"Sesuai data yang saya miliki ada 1000 orang disana, dan mereka memiliki empat kapal perang" jawab Long Yu melalui cincin komunikasi
"Sampaikan bersiap ke pulau gurita, dan tunggu aba aba dari ku" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi.
"Baik Penguasa" jawab Long Yu.
"Akhirnya mereka semua keluar dari bangunan penjara bawah tanah itu dan berjaga di luar bagunan kecil itu." Ucap Long Tian yang berbicara sendiri sambil menunjuk ke bangunan kecil yang menjadi akses memasuki penjara bawah tanah.
Cahaya berwarna emas berlapis cahaya berwarna merah kehitaman melesat keluar dari jari telunjuknya dan terus melesat mengenai bangunan itu lalu menyatu dengan bangunan itu seolah olah tidak ada yang terjadi.
Karena Long Tian tidak menyegel bangunan itu melainkan lantai bangunan dan semua anak tangga di lorong yang menuju ke ruang penjara bawah tanah.
"Kita coba dulu apakah perangkap ku berhasil" ucap Long Tian sambil tersenyum.
"Hujan badai, perbesar" ucap Long Tian pelan.
Hujan dan angin kini semakin menjadi, dan kini semua mencari perlindungan termasuk lima orang prajurit yang berjaga di luar bangunan tahanan bawah tanah itu.
Mereka berlima memasuki bagunan itu dan menutup pintunya namun tiba tiba merasakan jika tubuh mereka semakin panas dan keluar ratusan bahkan ada yang sampai ribuan bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman melesat ke seluruh pulau bahkan keseluruhan dunia itu.
"Baguslah jika pesta bola cahaya sudah di mulai" ucap Long Tian sambil tersenyum.
"Kakek Yu, perintahkan mereka semua menyerang pulau gurita, dan usahakan jangan sampai tersisa satupun ada satu bangunan kecil yang didalamnya banyak wanita, yang disekap jadi tugas pasukan bayangan selain menghapus dan membersihkan maka tugas mereka juga menyelamatkan semua wanita itu" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi.
"Baik Penguasa, akan saya segera perintahkan mereka semua untuk menyelamatkan semua wanita itu" ucap Long Yu melalui cincin komunikasi.