
"Leiji tentu saja" ucap Long Tian yang duduk dengan nafas memburu setelah memakaikan Leiji pakaian.
"Saya selalu melihat wanita wanita di desa itu dan saya selalu ingin seperti mereka, akhirnya saya bertemu penguasa" ucap Leiji sambil berputar putar memainkan gaun yang dipakainya seperti anak kecil yang memiliki pakaian idamannya.
"Leiji bisakah kamu membantu saudarimu yang lain untuk memakai pakaian" ucap Long Tian sambil tersenyum hangat.
"Baik Penguasa, segera saya rubah mereka semua" ucap Leiji sambil melangkah keluar dan tidak menutup pintu kamar itu.
"Aku harus bisa menahannya" ucap Long Tian sambil menarik nafas dalam dalam berusaha agar tombaknya bisa lemas kembali.
Long Tian kemudian berdiri dan berencana keluar dari kamarnya agar mereka bisa berganti pakaian di kamarnya.
"Haissssss anak anak ini malah berganti pakaian di teras" ucap Long Tian yang melihat semuanya sudah dalam bentuk manusia sebagai wanita wanita muda yang sangat cantik dengan postur tubuh yang mirip dengan Li Lian.
Long Tian tidak jadi keluar kamarnya dan memilih menutup pintu kamarnya lalu berendam di bak mandinya.
Satu jam berlalu dan long Tian sudah duduk kembali di kursi dalam ruang tamu kamarnya.
"Leiji apakah semuanya sudah berpakaian" ucap Long Tian melalui telepati.
"Penguasa kesinilah" jawab Leiji yang berbicara di depan pintu kamarnya.
Long Tian langsung berdiri dan berjalan ke pintu itu dan membukanya lalu kembali ke teras kuil naga emas.
"Kalian semua sangat cantik, sudah kalian dalam bentuk ini saja lebih enak untuk ku lihat" ucap Long Tian sambil tersenyum hangat melihat seratus wanita yang sangat cantik dan bisa disandingkan dengan istri istrinya.
"Penguasa terima kasih" ucap mereka semua kompak.
"Leiji duduklah disini, Kalian semua juga duduklah dan makanlah apel emas itu" ucap Long Tian sambil tersenyum hangat dan duduk di kursinya.
Leiji langsung mendatanginya dan duduk di depan Long Tian dengan santai sambil mengunyah apel emas.
"Penguasa apel ini sangat enak, apakah masih ada lagi" ucap Leiji dengan mulut yang penuh gigitan apel emas.
Long Tian kemudian mengeluarkan 500 apel emasnya dan menumpuknya di meja samping nya.
"Kalian jika kurang ambillah lagi" ucap Long Tian dengan ramah.
"Penguasa memang yang terbaik" ucap Leiji sambil menyambar empat apel Emas dan langsung memakannya.
Long Tian kemudian mengarahkan kuil naga emas untuk ke dunia ke tiga namun tetap dengan segel terpasang.
"Leiji makannya pelan pelan, tidak akan ada yang mengambil apel Emas itu darimu, jika kurang aku masih punya lebih banyak.
"Baik Penguasa" ucap Leiji sambil mengunyah apel emas.
Cincin komunikasi Long Tian menyala dan langsung di berikan sedikit Qi olehnya.
"Penguasa maaf hamba baru melihat jika semua kuda terbang menghilang" ucap Long Yu melalui cincin komunikasi
"Kakek Yu, semuanya ada bersamaku" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi juga.
"Baik Penguasa saya kira hilang kemana" jawab Long Yu melalui cincin komunikasi.
"Kalian semua tunggu sebentar disini ada yang harus aku kerjakan" ucap Long Tian dengan ramah.
"Baik Penguasa kami akan menunggu di sini" ucap semua kuda terbang yang kini sudah menjadi wanita muda.
Long Tian kemudian memasuki dunia jiwa atau tepatnya ke ruang penempaan artefak miliknya.
"Aku sebaiknya membuat jubah khusus untuk pasukan wanita itu" ucap Long Tian sambil mulai menempa artefak.
Tiga tahun telah berlalu dan kini Long Tian sudah memiliki 500 jubah perang perempuan untuk pasukan wanitanya dan dia juga sudah membuat sebuah artefak pagoda khusus untuk pasukan wanita ini beristirahat juga sebuah kapal perang dengan memiliki 101 kamar yang lengkap dengan semua fasilitas nya.
Artefak Pagoda ini juga sudah dia masukan ke sebuah dunia kecil yang ada di artefak menara dan artefak pagoda ini merupakan tempat untuk pasukannya beristirahat yang sanggup menampung sampai 1000 orang karena memang memiliki 1001 kamar dengan semua fasilitasnya.
Artefak menara nya juga sudah di modifikasi oleh Long Tian menjadi sebuah liontin kalung.
"Akhirnya selesai, aku hanya tinggal memasukan semua kuda terbang itu ke dalam dunia kecil saja jadi mereka akan selalu bersamaku" ucap Long Tian sambil kembali ke teras kuil naga emas.
"Penguasa anda sudah kembali" ucap Leiji sambil tersenyum ramah.
"Kalian semua cobalah jubah perang ini" ucap Long Tian sambil mengeluarkan 100 jubah perang yang khusus untuk pasukan wanitanya itu.
"Baik Penguasa" ucap mereka kompak dan langsung mengambil satu jubah perang dan memakainya.
Jubah perang yang para wanitanya gunakan itu tidak seperti jubah perang prajurit perangnya karena jubah perang untuk para wanita itu bersifat transparan dan hanya dapat dilihat oleh para pengguna nya saja juga oleh Long Tian yang membuatnya.
"Kalian semua dengarkan aku, aku akan memasukkan kalian semua ke sebuah dunia kecil dan disana ada sebuah pagoda yang bisa kalian gunakan untuk beristirahat, namun ingat tetap gunakan pakaian dan jubah perang ini jadi sewaktu waktu aku membutuhkan kalian aku bisa menarik kalian semua" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.
"Penguasa apakah kami tidak bisa disini saja" ucap salah satu diantara para wanita itu.
"Ada banyak yang harus aku kerjakan, nanti ada waktunya kalian aku ajak bersama sama, oleh karena itu ingatlah untuk selalu menggunakan pakaian" ucap Long Tian dengan ramah.
"Ini adalah cincin dimensi, kalian semua ambil masing masing satu dam teteskan darah kalian jadi hanya kalian yang bisa menggunakannya" ucap Long Tian sambil mengeluarkan 100 cincin dimensi yang berisi 100 apel emas, 100 wortel emas, 100 pir emas, satu pedang emas dan kitab pedang khusus wanita serta 10 juta keping koin emas.
Mereka semua mengambil cincin dimensi itu dan meneteskan darah mereka, lalu memakainya.
"Fokuskan pikiran kalian untuk melihat isinya lalu fokuskan pikiran kalian untuk memasukan pakaian pakaian itu sesuai yang kalian inginkan" ucap Long Tian memberi arahan dan langsung diikuti oleh mereka semuanya.
Long Tian kemudian memasukkan semua wanita itu ke dunia kecil yang sudah memiliki artefak pagoda 1001 kamar dan muncul di depan artefak pagoda 1001 kamar.
Long Tian kemudian mengeluarkan satu menara ilmu dan memasangnya di samping pagoda 1001 kamar serta menjelaskannya kepada semua wanita muda itu agar mereka bisa lebih berperilaku seperti layaknya wanita.
Long Tian kemudian memasang satu pintu dimensi yang terhubung dengan teras kuil naga emas.
"Jika pintu ini bersinar maka itu tandanya pintu ini bisa kalian gunakan jika redup seperti ini kalian jangan menggunakannya, pintu ini terhubung dengan kuil naga emas" ucap Long Tian menjelaskannya.
"Baiklah aku akan meninggalkan kalian disini, ingat semua pesan pesanku" ucap Long Tian dengan ramah dan tersenyum hangat kepada semuanya.
"Baik Penguasa saya akan memastikan adik adik saya untuk benar benar belajar di menara ilmu ini" ucap Leiji sambil tersenyum hangat.
Long Tian hanya membalasnya dengan anggukan dan langsung kembali ke kuil naga emas.