
"Aku kira aku di suruh tidur tidak taunya ada sesuatu di puncak gunung ini dan pergerakan batu ini juga segaris ini adalah sebuah mekanisme" ucap Long Tian dalam hatinya sambil melihat jika tanah di tengah tengah pucak itu mulai membelah.
Long Tian melihat jika kini terlihat sebuah lorong besar dan memiliki anak tangga menuju bagian bawah gunung itu dan terlihat cahaya di bagian bawahnya atau di dalam lorong itu.
"Jadi ini pintu masuk, coba ku tunggu siapa yang keluar dari sini" ucap Long Tian sambil duduk dan melihat ke dalam lorong itu dari batu datar yang masih terpasang segel pertahanan dan segel ilusi.
Lima menit berlalu dan kini cahaya di lorong bertangga itu mulai mendekat, Long Tian melihat ratusan orang dengan masing masing membawa drum kayu di pundak mereka semua.
"Jadi ini alasan aku di teleportasikan ke sini karena ini adalah markas mereka, baiklah sebagai bonus kalian menjadi abu saja disini" ucap Long Tian dalam hatinya sambil membuat gerakan tangan dengan cepat.
"Segel penghapus jiwa" ucap Long Tian sambil mengangkat tangannya ke atas kepalanya dan cahaya emas melesat ke atas dengan cepat menembus segel pertahanan dan segel ilusinya.
Long Tian tidak diam tapi kembali membuat gerakan tangan dengan cepat.
"Kutukan darah" ucap Long Tian sambil menunjuk ke orang orang yang sedang menaiki tangga hendak keluar dari lorong itu dan ratusan bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman kembali keluar dari telunjuknya.
Bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman itu melesat menembus segel buatannya dan memasuki tubuh setiap orang yang masih berjalan menaiki tangga dengan drum kayu di bahu mereka.
Ratusan bahkan ada yang jutaan bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman yang keluar dari tubuh mereka dan melesat ke seluruh pelosok dunia ini.
Tubuh mereka menjadi merah dan kemudian mereka menjadi abu termasuk drum kayu yang mereka bawa mereka semua bahkan tidak bisa berteriak atau bersuara karena terlalu cepat prosesnya.
"Baiklah jika demikian coba kita lihat apa yang ada di dalam puncak gunung ini" ucap Long Tian sambil menghilangkan segel pertahanan dan segel ilusi.
Long Tian melangkah menuruni tangga itu dan dia terus menuruni tangga itu bahkan sudah 200 meter di menuruni tangga itu dan ketika mencapai 500 meter dia melihat cahaya semakin terang.
"Jadi ini markas kalian semua" ucap Long Tian yang melihat sebuah ruangan besar dengan luas kira kira lima ratus meter persegi.
Long Tian melihat ada banyak orang disana dan ada salah satu yang melihat kedatangan Long Tian.
"Penyusuuuuuuuuuuuup" ucap pria tersebut sambil menarik pedang yang ada di pinggangnya dan langsung menyerangnya.
Semua yang ada disana juga sama langsung mengeluarkan senjata mereka dan langsung menyerang Long Tian.
Long Tian yang melihat ratusan orang menyerang nya hanya menggelengkan kepalanya saja sambil tersenyum.
Dia kemudian mengeluarkan aura naga dan menekan mereka semua, mereka semua yang berlari ke arah Long Tian kini berlutut dan tidak bisa sama sekali menggerakkan tubuh mereka bahkan mengedipkan mata pun mereka tidak bisa.
Long Tian melihat sekelilingnya dan melihat ribuan drum drum kayu yang berisi racun menumpuk di salah satu sudut dan ada ratusan herbal disana tapi itu tidak menarik perhatiannya, dia menggunakan api lava suci abadinya dan menghanguskan semua yang ada disana merubah ruangan itu menjadi ruangan kosong.
"Tangga ini menuju ke bawah coba kulihat apa yang ada di bawah ini" ucap Long Tian sambil melangkah ke lorong yang ada di sebelah kanannya.
Hanya 100 anak tangga dia lewati dan kini dia melihat ruangan yang lebih luas dan jumlah orang disana juga lebih banyak.
Long Tian tidak membuang waktu kembali dia mengeluarkan aura naga untuk menekan mereka dan menghapus mereka berikut garis keturunan mereka semua dengan segel kutukan darah dan api lava suci abadi, demikian juga semua barang disana juga hanguskan menjadi abu.
Kini sudah sepuluh ruangan yang dia bersihkan dan sudah jutaan pembuat dan penebar racun di hulu hulu sungai dia musnahkan berikut semua garis darahnya.
setiap ruangan itu semakin ke bawah semakin membesar dan semakin banyak juga orang yang terhapus dari dunia ini selamanya.
Kini Long Tian memasuki ruangan terakhir karena tidak ada long untuk kebagian bawah dia melihat bahwa ruangan terakhir ini adalah sebuah Goa yang sangat luas dan besar dan dipenuhi oleh koin emas dan tael emas serta aneka perhiasan.
"Jadi ini adalah harta kalian baiklah karena kalian semua tidak lagi memerlukan nya maka aku saja yang menyimpannya" ucap Long Tian sambil memindahkan semua harta itu ke ruang hartanya di istana dunia jiwa.
"Ini adalah ruangan terakhir tapi tidak ada perkampungan disini atau tempat untuk mereka tidur" ucap Long Tian sambil melihat sekitarnya.
"Pasti ada yang kulewatkan karena mekanisme pintu di puncak gunung ini hanya ada di ruangan pertama dan tidak ada di luar" ucap Long Tian sambil berjalan mengitari Goa itu dan berhenti kembali di depan lorong menuju ke atas.
Dia kemudian memeriksa dengan mata emasnya dan tidak menemukan apapun.
Long Tian kini berlutut dan tanganya menyentuh tanah, dia menggunakan kekuatan semesta dan kontrak dunia untuk mengetahui lebih detail dari gunung ini.
"Jadi di ruangan atas juga merupakan sebuah Goa yang ditutup seolah olah adalah ruangan" ucap Long Tian sambil berjalan menaiki tangga menuju atas dan dia kemudian berdiri di salah satu sisi dinding disana dan tangan kanannya menyentuh dinding itu.
"Jadi disini Goa yang tadi aku temukan dan aku terlalu malas mencari mekanisme untuk menggeser dinding ini" ucap Long Tian yang kemudian menurunkan tangan kanannya ditangan kirinya meninju dinding itu.
Boooooooom
Suara ledakan terdengar dan debu memenuhi ruangan itu, Long Tian bergeming dan tetap berdiri melihat kedepannya dan terlihat sebuah ruangan dengan memiliki gerbang dimensi kuno.
"Sesuai dugaanku, ada perkemahan mereka karena tidak mungkin mereka tidur di tempat mereka membuat racun" ucap Long Tian sambil melangkah mendekati gerbang dimensi tersebut.
"Gerbang dimensi ini adalah gerbang dimensi kuno dan gerbang ini tidak bisa untuk pindah dunia, hanya bisa digunakan di dunia yang sama, jadi ini bukan ke sebuah dunia kecil" ucap Long Tian sambil mempelajari gerbang dimensi karena ini gerbang yang sangat kuno yang baru pertama kali dia temukan.