Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Segel Cakram Langit


"Baguslah jika demikian, berarti kita sudah pada posisi siap apapun yang terjadi nantinya" ucap Long Tian yang langsung berdiri dan menggerakan tangannya, dia merobek ruang hampa dan sobekan ruang yang sangat besar terlihat.


Long Tian langsung mengarahkan kapal Dunia Naga kedalam sobekan ruang tersebut, perlahan kapal tersebut memasuki sobekan ruang dan setelah kapal besar itu masuk kedalam sobekan ruang perlahan menutup seolah olah tidak ada yang terjadi.


Menyisakan para Jenderal dan ribuan prajurit penjaga poros langit yang hanya dia tak percaya akan apa yang dilihat nya.


"Benar benar kekuatan Dewa, Kapal sebesar Dunia saja mereka miliki dan dia bisa merobek ruang seakan akan merobek daun kering" ucap salah satu Jenderal dan yang lainnya hanya mengangguk mengiyakan.


"Kau tidak lihat waktu Dewa Naga Emas menghancurkan Penguasa kegelapan semudah menginjak semut itu saja aku yang melihat sendiri nyaris tidak percaya, tapi semuanya melihatnya" ucap salah satu Jenderal lainnya.


Para prajurit penjaga poros langit hanya bisa menunduk dengan bicara di dalam hati mereka berucap senang mereka tidak di serang oleh Long Tian.


…..


Kapal Dunia Naga keluar dari sobekan Ruang dan sudah di semesta berbeda tapi mereka tidak mengetahui ada di dunia mana.


Long Tian menghentikan gerakan kapal Dunia Naga dan dengan kekuatan penglihatan nya yang bisa melihat jelas Ratusan kilometer dia tetap tidak melihat satu dunia pun.


"Aku benar benar tidak menemukan satu dunia pun di jarak ratusan kilometer dari tempat ini, dan yang membuatku bingung adalah karena kita sudah dua kali melintasi semesta dengan merobek ruang di poros langit tapi selalu keluar di tempat yang jauh dari poros Langit" ucap Long Tian.


"Penguasa  apakah kita perlu mengirim kapal kapal perang kita mencari dunia di semesta ini" ucap Jenderal Long Pang.


" Tidak perlu, sementara kita bertahan di semesta ini dahulu, istirahat kan pasukan perang dan informasikan ke penduduk bahwa kita sudah pindah semesta tapi Gerbang Dimensi jangan diaktifkan dahulu sebelum kita mengetahui kita ada dimana? Ucap Long Tian.


"Baik Penguasa, hamba pamit" ucap Jenderal Long Pang dengan hormat dan langsung melangkah pergi.


"Penguasa apakah ada yang mengganggu pikiran anda" ucap Long Yu yang melihat bahwa Long Tian membuat segel ilusi agar kapal Dunia Naga tidak terlihat dari luar.


"Paman Yu, saat ini kita tidak mengetahui dimana keberadaan kita, jadi sebaiknya kita lebih berhati hati, tetap sampaikan kepada prajurit yang berjaga di kapal ini untuk selalu melihat sekitar dan laporkan melalui telepati jika ada yang mencurigakan, saya akan mempelajari semesta ini dahulu baru membawa kalian semua pergi menjelajah" ucap Long Tian.


"Baik Penguasa" jawab Long Yu dan meninggalkan Long Tian.


Long Tian kemudian melangkah ke ruangannya dan memasuki pintu dimensi untuk ke kediamannya di Dunia Naga.


Di kediaman Long Tian….


Tampak Long Tian keluar dari pintu dimensi di ruang tamu kamarnya dan menemui Hao Ling yang sedang duduk di ruang itu.


"Ling-er kita sudah memasuki semesta lain, tapi gege tidak mengetahui kita ada di semesta mana." Ucap Long Tian yang sudah duduk di depan Hao Ling.


"Gege dimanapun kita berada selama kita bersama itu tetap lebih baik" ucap Hao Ling.


" Gege akan ke Dunia Jiwa dahulu memperlajari kitab kitab disana mungkin ada petunjuk mengenai keberadaan kita" ucao Long Tian.


" Baik Gege, Ling-er akan menunggu Gege disini" ucap Hao Ling sambil tersenyum.


Long Tian kemudian memasuki dunia jiwa dan langsung ke ruang kerjanya.


Long Tian kemudian mulai memeriksa satu persatu kitab kitab itu berharap ada petunjuk mengenai keberadaan mereka saat ini.


Waktu berjalan sangat cepat, kini sudah sepuluh tahun di habiskan Long Tian hanya mencari kitab yang dapat memberikan petunjuk, selama sepuluh tahun ini juga dia kembali merapikan ulang kitab kitab tersebut.


"Kitab Segel Cakram Langit" ucap Long Tian membaca tulisan sampul sebuah Kitab, Long Tian membuka kitab tersebut dan tulisannya merupakan tulisan kuno yang sangat Tua.


Perlahan namun pasti dia membaca agar tidak melewatkan satu pun.


Dikitab segel cakram langit dia melihat bahwa jenis cakram langit adalah jenis yang sama dengan segel di poros langit semesta semi dewa.


Segel cakram langit sendiri hanya dikuasai oleh dewa Segel dan dewa segel berasal dari Semesta ilahi, dewa segel juga merupakan yang bertugas menyegel sebuah galaksi atau semesta atau dunia yang memiliki kekacauan yang dapat berdampak kemusnahan semesta atau galaksi itu sendiri.


Dewa segel dan dewa dewa kuno lainnya bertempat di semesta ilahi.


Tidak ada satupun penjelasan lain atau cara membuat segel tersebut atau melemahkan segel, kitab itu hanya memberikan penjelasan tentang jenis segel cakram langit.


"Jadi semesta ini sempat memiliki era kekacauan jutaan tahun lalu." Ucap Long Tian dalam hatinya.


Long Tian yang merasa tidak ada petunjuk lain kini memilih untuk kembali ke Dunia Naga.


Long Tian muncul di ruang tamu di kamar nya dan dia tidak melihat Hao Ling. Dia juga mengetahui bahwa hari sudah siang.


Long Tian kemudian melangkah ke pintu dimensi dan kembali ke buritan Kapal Dunia.


Di Buritan kapal para prajurit yang berjaga masih siap siaga, sambil memandangi angkasa yang sangat luas. 


Long Tian duduk di kursi nya di buritan kapal tersebut dan dia mulai menggerakkan Kapal Dunia Naga kembali.


Kapal dunia naga bergerak dengan pelan karena Long Tian tidak mengetahui ke arah mana dia harus melangkah.


Waktu berlalu dan sudah lima tahun mereka di semesta kosong itu.


Long Tian mempercepat kapalnya yang biasanya ke arah depan kini dia mencoba ke arah bawah dari Semesta ini.


Waktu berjalan dengan cepat dan sudah 12 tahun mereka di semesta ini tanpa mengetahui dimana mereka.


Saat ini Long Tian berada di buritan kapal dan dia kemudian bertelepati dengan Jenderal Long Pang dan Long Yu agar menemuinya di Buritan Kapal.


Long Yu dan Jenderal Long Pang pun tiba tidak terlalu lama setelah Long Tian memanggil mereka.


"Jenderal Long Pang dan Paman Yu, sudah 12 tahun kita di semesta ini dan sudah jutaan kilometer kita tempuh tapi semesta ini Kosong apakah kalian mempunyai pendapat" ucap Long Tian.


" Penguasa kita juga disini tidak pernah melihat bulan, Bintang dan matahari" uca9 Jenderal Long Pang.


" Benar Penguasa disini mau pagi, siang malam tidak ada yang namanya matahari atau bulan atau bintang" ucap Long Yu.