Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Yang Mau istirahat ?


"Kalian tunggu disitu" ucap Long Tian melalui telepati.


"Xuan Li aku akan membantu Hu Qiu dan Shi Ju, segera bersihkan hutan ini" ucap Long Tian melalui telepati.


"Baik Penguasa" jawab Xuan Li yang juga melalui telepati.


Long Tian kemudian menggerakkan tangannya dan membuat segel penghapus jiwa dan cahaya emas melesat ke atas langit.


Dia tidak membuang waktu dan langsung berteleportasi ke Hu Qiu dan Shi Ju.


Long Tian muncul di depan Hu Qiu dan Shi Ju mengagetkan keduanya namun mereka tidak loncat seperti Xuan Li.


"Kalian membawa satu juta prajurit" ucap Long Tian sambil melihat ke sekelilingnya dan melihat para prajurit yang memiliki kultivasi tingkat Dao semesta tahap akhir.


"Jenderal Xuan Li yang memerintahkan mereka untuk selalu bersama kami karena katanya kami berdua melawan satu orang dari mereka juga pasti kalah" ucap Shi Ju dengan tersenyum.


"Kalian makanya jangan mau kalah, terus berlatih" ucap Long Tian karena memang benar keduanya akan kalah melawan prajurit Xuan Li yang kaya akan latihan perang.


"Baik Penguasa" ucap mereka kompak.


Long Tian kemudian melihat ke arah kota itu dan berjalan mendekati segel perlindungan berwarna merah transparan yang melindungi kota itu.


"Kalian semua bersiaplah" ucap Long Tian berteriak kencang agar para prajurit itu bersiaga karena dia melihat banyak prajurit yang sedang duduk duduk.


Mereka semua langsung berdiri dan membentuk formasi di beberapa titik yang akan mereka gunakan untuk menyerang kita itu bahkan kota itu kini sudah terkepung oleh prajurit prajurit itu.


Long Tian menggerakan tangannya lalu menunjuk ke arah kota itu sebuah cakram langit keluar dari jari telunjuknya dan melesat ke arah segel perlindungan kota itu.


Cakram langit itu kini menjadi banyak dan terus melebar menutupi kota itu sampai semua bagian luar segel perlindungan kota itu tertutup oleh segel langit.


Boooom


Suara ledakan terdengar dan segel langit langsung menghilang kini terlihat jika segel perlindungan kota itu sudah ikut menghilang.


Shi Ju dan Hu Qiu beserta semua prajurit langsung masuk dan Long Tian memilih terbang ke atas kota itu untuk mengawasi dan melihat bagaimana Hu Qiu bertarung.


"Hu Qiu ini hebat juga, dia bisa selincah ini dalam bentuk manusia dan bahkan dia sangat kejam terhadap lawannya" ucap Long Tian yang melihat jika Hu Qiu melesat mendekati lawannya dan langsung mencakar lawannya dengan tangan harimaunya.


"Tangannya masih bisa berubah menjadi tangan harimau dan fisik lain tidak terpengaruh, benar benar penuh kejutan harimau selatan ini" ucap Long Tian yang melihat jika satu serangan Hu Qiu pasti membunuh lawannya.


Sudah tiga puluh menit berlalu dan kini Long Tian melihat jutaan mayat dari ras iblis darah dan manusia pengikutnya tergeletak di semua bagian kota.


Semua prajurit termasuk Hu Qiu dan Shi Ju terlihat masih menyisir kota itu dan memeriksa semua bangunan yang ada.


Dia melihat jika Hu Qiu dan Shi Ju banyak belajar dari para prajurit itu mengenai kekompakan dan kebersamaan.


Semua mayat ras iblis dan manusia yang menjadi pengikutnya itu mereka angkat dan di tumpuk di lapangan kota sampai membuat bukit kecil namun terlihat jika mayat mayat itu sudah tidak memakai cincin dimensi karena semua yang berharga sudah dibersihkan.


Para prajurit itu membakar semua mayat disana dan bersorak gembira, dan mereka tidak berpuas diri namun langsung bergerak kembali, bahkan Hu Qiu dan Shi Ju yang sedang melihat mayat terbakar itu sampai di tarik oleh para prajurit.


"Benar benar hasil latihan dewa pedang, mereka bahkan tidak duduk santai dan beristirahat tapi langsung mencari musuh kembali" ucap Long Tian dalam hatinya melihat para prajurit itu berbaris dan kembali berjalan menyisir dunia itu.


Long Tian tidak mengikuti mereka namun memilih berteleportasi acak namun dia tidak berpindah kemana pun melainkan masih di tempatnya semua yang berarti dunia itu tidak ingin Long Tian membantunya.


Dia kemudian berteleportasi ke atas awan dan membuat singgasana awan.


"Tidak ada yang lebih nyaman dari mu" ucap Long Tian sambil duduk di singgasana yang terbuat dari awan itu.


Long Tian kemudian menggerakkan awan agar menutup bagian atas kepalanya karena sinar matahari benar benar mengganggunya.


"Dunia ini sangat besar, dan ternyata di dunia ini ras iblis darah sangat berkembang biak bahkan dengan manusia" ucap Long Tian sambil melihat dengan mata emasnya, jutaan iblis yang menghadang jalan yang dilalui oleh Hu Qiu dan yang lainnya.


Hu Qiu dan semua prajurit langsung menyerang mereka semua seakan seekor harimau lapar melihat ayam yang gemuk, mereka semua seakan tidak ada rasa lelah sama sekali.


Shi Ju dan Hu Qiu benar benar terpancing oleh para prajurit Xuan Li yang bersamanya, mereka berdua seakan berlomba menghapus ras iblis dan manusia pengikutnya.


Long Tian memang belum mau membantu mereka semua dia ingin tahu bagaimana mereka menyelesaikan pekerjaan mereka.


Satu persatu ras iblis darah dan pengikutnya terbujur kaku tidak bernyawa dan belum ada korban di pihak pasukan perang Long Tian.


"Mereka sangat kompak sepuluh menyerang maka sepuluh bertahan, benar benar tidak membuang waktu dan terus menyerang" ucap Long Tian yang baru pertama melihat pasukan dibawah Xuan Li berperang.


Satu jam berlalu dan kini mereka sudah berhasil menghapus semua ras iblis darah dan pengikutnya yang menahan perjalanan mereka.


"Mereka benar benar bekerja cepat dan tidak membuang waktu dengan beristirahat sepertinya mereka memang mengontrol Qi mereka dengan baik" ucap Long Tian yang melihat bahwa kini mereka semua bekerja sama untuk menumpuk dan membersihkan.


Sebuah bukit kecil yang terbentuk dari tubuh ras iblis darah dan pengikutnya sudah terlihat dan mulai terbakar tetapi prajurit perang itu tidak menunggu Bukit itu menjadi bukit abu, mereka memilih untuk meninggalkannya tempat itu dan mencari ras iblis darah atau pengikutnya.


"Jenderal Shi Ju jika anda capek anda bisa mengeluarkan kapal perang untuk beristirahat" ucap salah satu Jenderal muda yang berjalan di samping Shi Ju.


"Jika kalian masih kuat berjalan dan bertempur maka aku juga masih" ucap Shi Ju dengan bersemangat.


"Mungkin Jenderal Hu Qiu yang mau istirahat di kapal perang" ucap salah satu Jenderal muda yang berjalan di samping Hu Qiu.


"Aku ini bisa berjalan lebih jauh dari kalian semua, jadi jangan khawatir kan aku, tapi kalian semua tolong jaga Jenderal Shi Ju takutnya dia kecapean" jawah Hu Qiu yang di balas tawa oleh semua yang mendengarnya karena raut wajah Shi Ju yang ingin marah tapi tidak berani sehingga nampak lucu buat mereka semua.