
Long Tian tidak langsung mengarahkan kapal dunia naga ke poros langit melainkan dia memasuki ruang kerjanya di dunia jiwa untuk mempelajari kertas array yang selama ini menahan bisa menahan segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa buatannya.
"Array ini sungguh kuno, semoga aku bisa mempelajarinya dan menemukan kelemahannya saat array ini aktif." Ucap Long Tian sambil duduk di kursinya dan mulai memeriksa kertas array tersebut yang berisi tulisan tulisan kuno dan ada banyak gambar simbol kuno itu.
Waktu terus berlalu di dunia jiwa yang memiliki perbedaan waktu 1000 tahun itu dan sudah satu tahun lamanya Long Tian duduk di ruang kerjanya itu hanya untuk mempelajari array kuno tersebut.
"Akhirnya aku bisa mengetahui kelemahan array ini" ucap Long Tian sambil melangkah keluar dari ruang kerjanya dan menuju ke halaman istana untuk membereskan semua harta yang menumpuk di halaman depan istana nya itu.
Long Tian fokus dengan merapikan semua hartanya dan dia juga tidak ingin adapun yang masih tersisa di halaman itu.
Satu tahun lagi berlalu di dunia jiwa dan Long Tian tidak berencana keluar karena belum ada panggilan untuknya dari dunia dunia kekuasaan nya dalam 100 galaksi ini.
Long Tian saat ini sedang bermeditasi di halaman belakang mencoba untuk menaikan tingkat kultivasi nya dan dia pun sudah memberikan kabar ke istri istri nya.
….
Dua ribu tahun sudah berlalu dan Long Tian pun sudah mengakhiri meditasi karena kini tingkat tertinggi di Tingkat Pencipta Ilahi tahap akhir sudah di kuasai nya.
"Baiklah waktunya untukku melanjutkan perjalanan entah apa yang terjadi di dunia ke 58 ini sampai sampai panggilan nya sangat kuat" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil berdiri dan keluar dari dunia jiwa ke kapal dunia naga.
Long Tian yang muncul di dek kapal dunia naga dalam keadaan berdiri itu langsung mengangkat kedua tangannya ke depan dengan kedua punggung tangannya bersentuhan lalu dia lebarkan untuk menyobek ruang dan mengarahkan kapal dunia naga untuk memasuki sobekan ruang yang sangat tenang dan juga sangat besar itu.
Kapal dunia naga melesat dengan kecepatan penuhnya memasuki sobekan ruang itu dan sobekan ruang itu pun langsung menutup seolah olah tidak pernah ada apapun yang terjadi.
Kapal dunia naga kini melesat di dalam ruang hampa dengan kecepatan penuh nya dan keluar di dekat Poros langit galaksi ke lima puluh delapan.
"Hanya satu dunia saja namun entah kenapa dunia ini sangat kacau" ucap Long Tian sambil tersenyum dan berteleportasi secara acak dengan menyerahkan keberadaannya kepada semesta, dia meninggalkan kapal dunia naga melayang dengan semua segel yang telah aktif.
"Sebuah kota, baiklah kita lihat ada apakah di kota ini dan hari ini juga mulai sore, kota ini bisa untuk ku beristirahatlah" ucap Long Tian berbicara sambil melangkah menuju ke gerbang kota.
"Tembok ini sangat tinggi dan gerbang kota ini juga sangat besar" ucap Long Tian berbicara sendiri, sambil tersenyum dan terus mendekati Gerbang kota.
"Tuan muda bisa perlihatkan medali klan anda atau sekte anda karena jika anda tidak memperlihatkan, anda harus membayar senilai sepuluh keping emas" ucap seorang prajurit yang berjaga di gerbang kota itu dan ada sepuluh orang disana yang berjaga.
"Saya kehilangan medali saya saat di perjalanan dan saya akan membayar saja, ambil saja lebihnya untuk kalian semua" ucap Long Tian dengan ramah sambil memberikan 100 keping koin emas.
"Tuan muda anda sangat dermawan, jika anda ingin kami bisa mengawal tuan muda di dalam kota" ucap seorang komandan yang memimpin prajurit penjaga gerbang kota dengan ramah.
"Tuan, saya rasa itu tidak perlu, jika boleh saya tahu dimanakah letak toko pakaian di kota ini, saya ingin mengganti pakaian saya dengan pakaian biasa seperti penduduk lainnya agar tidak mencolok seperti ini" ucap Long Tian yang melihat jika hanya dia yang berpakaian serba mewah.
"Tuan muda bisa lurus saja sejauh 500 meter ke depan ada toko pakaian disana" ucap komandan prajurit itu dengan ramah.
"Terima kasih, saya mohon diri" ucap Long Tian dengan ramah sambil melangkah memasuki kota itu.
"Silahkan Tuan muda dan jika anda memerlukan bantuan kabari saja kami" ucap komandan prajurit itu dengan ramah dan di balas senyuman ramah oleh Long Tian.
"Benar benar kota yang nyaman, dan sepertinya ini toko yang dimaksud olehnya" ucap Long Tian pelan yang kini berdiri di depan sebuah toko pakaian yang sangat besar.
"Tuan muda ada yang bisa saya bantu" ucap seorang wanita muda yang berdiri di depan pintu masuk toko pakaian itu.
"Nona saya ingin membeli pakaian untuk saya gunakan, di sebelah mana ya" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.
"Tuan muda untuk pakaian laki laki seusia anda, ada dilantai dua dan saya akan mendampingi anda, mari ikuti saya" ucap wanita muda itu dengan ramah dan melangkah memasuki bagian dalam toko itu.
Long Tian mengikuti wanita muda itu kedalam toko dan mereka kemudian menaiki tangga ke lantai dua toko itu.
"Tuan muda ini semua pakaian untuk seusia anda, dan pakaian pakaian ini juga memiliki kualitas bahan terbaik di kota ini meski memang tidak se mewah yang anda gunakan tapi kualitas nya tidak terlalu kalah" ucap wanita muda itu sambil menunjuk deretan pakaian dan jubah yang mewah namun tidak semewah yang digunakan oleh Long Tian.
"Nona saya akan membeli semuanya saja, dan adakah pakaian yang biasa lengkap dengan jubahnya" ucap Long Tian dengan ramah dan memberikan satu cincin dimensi yang berisi satu juta keping koin emas.
"Tuan muda baik, saya akan segera menyiapkannya dan untuk pakaian yang biasa ada di sebelah sana mari ikuti saya" ucap wanita muda itu setelah memeriksa cincin dimensi yang diberikan oleh Long Tian lalu berjalan menuju bagian lain di ruangan lantai dua itu dan di ikuti oleh Long Tian di belakangnya.
"Tuan muda ini area pakaian biasa, apakah anda yakin ingin pakaian ini karena bahannya sangat berbeda jauh dengan yang anda gunakan" ucap wanita muda itu dengan ramah dan dibalas senyuman ramah oleh Long Tian.
Long Tian kemudian mendekati satu pasang pakaian berwarna biru muda lengkap dengan jubah yang berwarna sama dan mengambilnya.
"Nona dimana ruang untuk berganti pakaian, saya ingin berganti pakaian dengan yang ini, saya tidak ingin mencolok selama di kota ini jadi sebaiknya kan saya menggunakan pakaian seperti ini" ucap Long Tian dengan ramah dan tersenyum hangat.
"Tuan muda disebelah sana anda bisa berganti pakaian, silahkan, saya akan meminta para pekerja toko untuk menyiapkan pesanan anda sebelumnya" ucap wanita muda itu dengan ramah dan menunjuk ke pojok kanannya.
"Baik Nona" ucap Long Tian dengan ramah dan tersenyum sangat manis yang membuat wanita muda itu salah tingkah.
"Tuan muda ini sangat tampan dan juga sangat ramah, selama ini baru dia saja yang aku lihat seperti ini" ucap wanita muda itu dalam hatinya sambil tersenyum ramah ke Long Tian.
Long Tian membawa pakaian yang dipilihnya lalu memasuki kamar ganti tersebut dan berganti pakaian, dia menyimpan pakaian mewahnya di cincin dimensinya.
Long Tian yang sudah menggunakan pakaian barunya kemudian keluar dari kamar ganti tersebut dan melihat wanita muda itu berdiri di depan kamar ganti lalu tersenyum kepadanya.
"Nona bagaimana menurut anda pakaian ini, apakah cocok untuk saya" ucap Long Tian dengan ramah
"Tuan muda, sebuah permata meski di bungkus dengan daun pisang tetap saja permata" ucap wanita muda itu dengan sangat ramah.
"Terima kasih nona, jika demikian saya juga akan membeli semua pakaian di sebelah sini, jika masih ada yang lainnya maka saya juga akan membelinya, apabila uangnya kurang anda jangan khawatir karena saya akan menambahnya.
"Baik Tuan muda, jika demikian anda bisa menunggu di ruang tunggu sebelah sana" ucap wanita muda itu dengan sangat sopan dan terlihat jika matanya tidak lepas dari wajah tampan Long Tian.
Long Tian berjalan ke ruang tunggu dan duduk di salah satu kursi di sana dengan santai.
Satu jam berlalu dan kini wanita muda itu sudah kembali ke hadapan nya dan duduk di sebelah kiri Long Tian.