Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Huo Zhen


Long Tian sengaja tidak terbang karena ia ingin menikmati dunia ini, dan di dunia ini juga tidak ada malam atau siang, tetap pagi hari, dan sinar matahari tetap terasa sejuk.


"Dari semua perjalananku hanya dunia ini saja yang selalu pagi hari tanpa memiliki siang dan malam" Ucap Long Tian sambil berjalan dan melihat matahari di langit dunia itu.


Sudah satu minggu dia berjalan dan kini dia melihat sebuah desa disana dan ada hampir 1000 orang di desa itu.


"Tuan maaf apakah ada kedai makan di desa ini" ucap Long Tian dengan ramah mendekati seorang pria tua yang hendak memasuki desa itu.


Pria tua tersebut menengok ke arahnya dan menghentikan langkah kakinya.


"Ikutlah dengan ku" ucap Pria Tua tersebut sambil tersenyum ramah dan melangkah kembali memasuki desa tersebut, Long Tian pun mengikuti pria tua tersebut dan tidak bertanya apapun.


Mereka berjalan memasuki desa dan semua orang yang ada di desa itu semuanya memandangi Long Tian dengan siaga tapi tetap tersenyum ramah saat Long Tian tersenyum ramah kepada mereka.


Dua menit Long Tian berjalan mengikuti pria tua tersebut dan kini mereka ada di sebuah kediaman terbesar di desa itu.


"Duduklah" ucap pria tua tersebut yang sudah duduk di kursi teras kediaman itu.


"Baik Tuan, terimakasih" jawab Long Tian.


"Nak aku tau kau sudah memiliki kontrak dengan dunia ini tapi kami tidak bisa berlutut kepada siapapun" ucap pria tua tersebut.


"Tuan bisa mengetahui jika saya sudah memiliki kontrak dengan dunia ini adalah hal yang sangat luar biasa, dan saya sendiri tidak meminta siapapun berlutut kepada saya" jawab Long Tian dengan ramah.


" Dunia ini dahulu adalah sebuah dunia jiwa milik tuan kami semua, tetapi karena tuan kami saat itu terluka parah maka tuan kami dengan kekuatannya memindahkan dunia jiwa ini dan menyatukan dengan dunia atas, air terjun tempat mu datang lah penyatunya" ucap pria tua tersebut.


" Dapatkah saya bertemu dengan tuan anda siapa tau saya bisa membantu mengobati tuan anda" ucap Long Tian dengan tetap ramah.


Pria Tua tersebut kemudian berdiri dan menyobek ruang dan memasuki robekan ruang itu serta meminta Long Tian mengikuti nya.


Long Tian keluar di depan air terjun tempat ia pertama datang dan pria tua itu melayang di depan air terjun itu dan membuat gerakan tangan dan aliran air terjun itu terbelah memperlihatkan sebuah Goa besar dan tertutup segel kuno.


"Nak kami hanya tau tuan kami ada didalamnya sedang berjuang mengobati dirinya sudah ratusan juta tahun ini, tapi sendiri tidak dapat memasuki nya" ucap pria tua tersebut.


"Tuan saya bahkan tidak mengetahui Goa ini jika anda tidak membelah air terjun ini, sungguh kekuatan Tuan anda sangat besar" Ucap Long Tian yang kemudian membuat gerakan tangan dan sebuah cahaya emas keluar dari telunjuknya dan mengenai segel kuno yang menutup mulut Goa itu.


Jutaan hurup kuno berwarna emas terlihat jelas dan perlahan cahaya semakin terang dan langsung menghilang dan terlihat bahwa segel kuno yang menutup mulut Goa itu sudah menghilang.


Long Tian tidak menunggu pria tua itu tapi dia langsung masuk ke dalam Goa itu dan dia melihat seekor Qilin Api sedang dalam posisi terduduk dan menahan sakit akibat luka dalam yang sangat serius.


"Qilin Api, aku datang untuk membantumu" ucap Long Tian sambil mendekati Qilin Api tersebut.


Long Tian mengeluarkan Pil Penyembuh tingkat Penguasa buatannya dan memasukan kedalam mulut Qilin tersebut dan membantu Qilin itu menyerap nya dengan menggunakan kekuatan Qi emasnya.


Pria Tua itu hanya diam di belakang Long Tian melihat apa yang di lakukan oleh Long Tian.


Long Tian dan pria tua itu duduk di depan Qilin api yang masih menutup matanya itu dan menikmati teh herbal racikannya. 


"Huo Zhen jika kau masih pura pura tidur maka aku akan menyegel tempat ini agar kau benar benar tidur" Ucap Long Tian sambil menikmati Teh nya.


Pria Tua tersebut berdiri didepan Long Tian dan terlihat marah atas ucapan Long Tian yang tanpa dia sadari Qilin api itu sudah membuka matanya dan berdiri.


"Penguasa Agung Long Tian akhirnya anda datang juga dan menolong Hamba" ucap Qilin Api tersebut.


……


Long Tian yang memiliki ingatan masa lalunya saat pertama kali melihat Qilin api itu mengetahui jika Qilin Api itu adalah Huo Zhen yang merupakan salah satu bawahannya di masa lalu.


……


Pria Tua yang mendengar suara Huo Zhen Langsung membalikan badannya dan melihat tuannya sudah pulih kembali langsung berlutut kepada Huo Zhen.


"Penguasa akhirnya anda sembuh kembali" ucap pria tua tersebut sambil berlutut dan bersujud tiga kali kepada Huo Zhen, dan kemudian berkata lagi "Penguasa Agung Long Tian terimakasih dan hukumlah hamba karena tidak mengenali anda" ucapnya sambil bersujud di depan Long Tian.


" Bangunlah dan duduklah kembali" ucap Long Tian ke pria tua tersebut.


Huo Zhen sudah merubah bentuknya dan menjadi seorang pria paruh baya.


" Huo Zhen kau masih saja suka dengan bentuk tua itu" ucap Long Tian.


" Penguasa hamba bukan dirimu yang akan selalu muda" ucap Hao Zhen sambil duduk di samping Long Tian.


" Lama tidak bertemu, dan Takdir langit yang mempertemukan kita kembali" ucap Long Tian sambil memberikannya segelas Teh Herbal untuk Huo Zhen.


" Penguasa, sejak anda dan Permaisuri meninggal dunia kami semua keluar dari galaksi surgawi dan membalaskan kematian anda, semua dari ras iblis darah kami bantai, termasuk sang penghianat yaitu adik angkat dari Permaisuri juga telah mati di tanganku ini tapi hasilnya luka dalam ku terima" ucap Huo Zhen sambil kemudian meminum Teh herbal nya.


"Huo Zhen apakah masih ada yang hidup selain kamu" Ucap Long Tian


" Penguasa hanya saya saja yang tersisa, dan untung saya berhibernasi jadi bisa menunggu penguasa bereinkarnasi dan datang kesini menolong hamba" ucap Huo Zhen.


" Eh Pak Tua kumpulkan semuanya, sudah terlalu lama kalian semua bersantai, kita akan berpetualang kembali bersama Penguasa kita yang sekarang sudah seperti cucu kita ini" Ucap Huo Zhen sambil tertawa lepas


" baik Penguasa" ucap pria tua tersebut.


Long Tian hanya menggelengkan kepalanya mendengar candaan Huo Zhen itu.


"Qilin Tua apakah mau masih kuat bertarung?" Tanya Long Tian.


"Penguasa berikanlah hamba kontrak jiwa dan hamba akan bertarung lagi untukmu" ucap Huo Zhen sambil tersenyum.