Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Hao Jia


Bola kristal kenangan tersebut menyerap semua ingatan milik Jenderal Hao Tu secara paksa, teriakan teredam terdengar dari Jenderal Hao Tu dan setelah selesai menyerap ingatan Jenderal Hao Tu tersebut bola kristal kenangan kembali ke Long Tian.


Jenderal hao Tu sendiri sudah tidak sadarkan diri meski masih bernyawa tapi kondisinya jauh dari kata baik karena kerusakan jiwanya.


"Kita masih membutuhkannya usahakan jangan sampai dia mati dahulu sampai aku melihat ingatannya" ucap Long Tian kepada Prajurit yang menjaga Jenderal Hao Tu tersebut.


"Baik Penguasa" jawab prajurit tersebut dengan sopan.


Long Tian dan Jenderal Long Pang kembali ke ruang kerjanya, long tian sudah bertelepati dengan Hao ling, Hao wenji dan Long Yu agar menemuinya di ruang kerjanya.


Di ruang kerja Long Tian….


Tampak Hao Ling, Hao Wenji, Long Yu dan Jenderal Long Pang duduk di depan Long Tian.


Long Tian kemudian mengeluarkan Bola Kristal kenangan dan beberapa Giok perekam ingatan.


Bola kristal kenangan kemudian membesar dan memperlihatkan Semua ingatan dari Jenderal Hao Tu yang penuh dengan keburukan keburukan dan semua kejahatan dari Jenderal Hao Tu tersebut.


Terlihat bahwa Hao Tu bekerja sama dengan Seorang Kasim istana dan Jenderal Hao Tu memberikan sebuah botol giok yang berisi racun kepada kasim tersebut dan memastikan bahwa kasim tersebut meracuni Kaisar Bulan.


Kemudian sampai di bagian bahwa Jenderal Hao Tu berteleportasi ke salah satu kamar istana dan  membunuh Hao Fi dengan sadis menggunakan pedangnya.


Jenderal Hao Tu terlihat mengambil seorang bayi kecil di kamar istana tersebut dan kemudian Jenderal Hao Tu merobek ruang dan memasukan bayi tersebut melalui sobekan ruang tersebut.


Waktu berjalan dan terlihat bahwa Hao Tu memberikan Kasim tersebut botol giok yang sama untuk meracuni pangeran pertama dan Istrinya.


Semua tindakannya ini sesuai dengan perintah dari Pangeran Kedua.


Long Tian kemudian merekam beberapa  kejahatan Jenderal Hao Tu tersebut ke beberapa Giok Perekam ingatan.


Bola Kristal kenangan mengecil dan kembali di simpan oleh Long Tian.


Hao Ling dan Hao Yu tampak menahan kesedihan mereka.


"Ling-er jangan khawatir Gege akan menolong orang tuamu, dan bibi Wenji apa yang akan bibi lakukan kepada Hao Tu itu" ucap Long Tian


"Baik Gege, Ling-er percara sama Gege" jawab Hao Ling.


"Tuan muda jika diperkenankan hamba ingin membalas senyum kematian Hao Tu" jawab Hao Wenji


"Jenderal Long Pang bawa Bibi Wenji ke Hao Tu, dan temani Bibi Wenji" ucap Long Tian.


Hao Wenji dan Jenderal Long Pang kemudian berpamitan kepada Long Tian.


"Paman Yu kirimkan pesan ke Prajurit perang kita untuk bersiap dan perintahkan mereka untuk terbang di atas angkasa tepat di atas ibukota ini, dan saat aku perintahkan langsung melayang satu kilometer di atas ibukota ini nantinya" ucap Long Tian kembali.


" Baik Penguasa" Ucap Long Tian.


"Perintahkan kepada 25 orang dari pasukan mata mata untuk mengawasi pergerakan Pangeran kedua, apabila ada pergerakan yang mencurigakan segera Laporkan, untuk 25 lainnya bertugas mengamankan kediaman kita" long Tian menambahkan kembali.


" Baik, hamba pamit" ucap Long Yu sambil meninggalkan Long Tian dan Hao Ling.


"Ling-er dari ingatan Hao Tu seperti nya kakek dan orang tuamu mendapatkan Racun yang bersifat melemahkan jiwa" ucap Long Tian


"Gege, apakah Gege bisa membuat penawar racun tersebut" jawab Hao Ling


"Ling-er tidak perlu khawatir gege memiliki penawar semua Racun dan ditambah Pil Fusi Roh maka kakek dan orang tuamu akan selamat dan Pulih, tapi kita harus menunggu saat yang tepat agar semua penghianat dapat kita cabut sampai akarnya" ucap Long Tian 


Satu minggu kemudian……


"Lapor Penguasa, saat ini Pangeran Kedua mulai melakukan Kudeta, Pangeran kedua menyerang ibukota dan saat ini terjadi peperangan di luar tembok ibukota ini" ucap Seorang mata mata yang di kirim mengawasi Pangeran kedua.


"Tarik semua pasukan mata mata, dan lindungi pangeran pertama dan Istrinya" ucap Long Tian.


"Baik Penguasa" jawab mata mata tersebut yang langsung menghilang dari pandangan Long Tian.


"Paman Yu jaga kediaman ini, dan Jenderal Long Pang ikut denganku" ucao Long Tian


"Baik Penguasa" ucap Long Yu.


Long Tian bertelepati kepada Hao Ling agar tidak meninggalkan rumah nya, kemudian dia keluar dari rumahnya bersama dengan Jenderal Long Pang.


" Penguasa semua kapal perang kita sudah ada di atas ibukota ini" ucap Jenderal Long Pang.


" Perintahkan mereka untuk terbang satu kilometer diatas ibukota dan fokuskan pengamanan istana dan kediaman kita cukup diamankan oleh Prajurit yang ada di kediaman" Ucap Long Tian sambil terbang melayang ke atas langit, dia kemudian mengeluarkan kapal kerajaannya dan memasuki kapal tersebut di ikuti oleh Jenderal Long Pang.


Kapal Kerajaan Long Tian melesat ke arah Gerbang ibukota dan melihat bahwa terjadi peperangan dan situasinya menyedihkan. 


Pasukan istana kalah jumlah dan kalah kekuatan dari Pasukan pangeran kedua.


Long Tian kemudian mengarahkan kapalnya ke atas Gerbang ibukota dan memerintahkan Jenderal Long Pang untuk turun melaporkan tentang dirinya dan pasukan nya kepada Jenderal istana di pihak pangeran pertama.


Jenderal Long Pang melesat turun dari kapal kerajaannya dan terbang ke atas Gerbang ibukota.


Lima menit kemudian jenderal Long Pang sudah kembali ke kapal kerajaannya.


"Penguasa, hamba sudah melaporkan tentang penguasa dan ternyata hanya satu Jenderal itu saja di pihak pangeran pertama" ucap Jenderal Long Pang.


" Perintahkan agar pasukan kita 100 kapal perang kita menjaga tembok ini dan hancurkan semua musuh kita" ucap Long Tian yang melihat 2000 kapal perangnya bermunculan dari angkasa dan terbang di atasnya.


" Baik penguasa" jawan Jenderal Long Pang dan menggunakan Giok Komunikasi memerintahkan 100 kapal untuk turun dan menjaga Gerbang ibukota.


Tidak memerlukan waktu lama untuk 100 kapal perang Long Tian sampai di gerbang ibukota kekaisaran Bulan, dan mereka langsung turun dan membersihkan pasukan Pangeran Kedua, yang hendak memasuki ibukota.


Long Tian melihat meski pasukannya hanya 100 ribu orang dan melawan jutaan orang tetap mendominasi dan satu persatu musuh menjadi kabut darah.


"Cari dan Tangkap Pangeran Kedua dan bawa dia kesini" ucap Long Tian kepada Jenderal Long Pang.


Jenderal Long Pang kemudian memerintahkan 25 orang pasukan mata mata nya untuk bergerak menangkap Pangeran kedua yang bersembunyi.


Waktu berlalu dan sudah semua prajurit perangnya sudah mencabut semua nyawa pasukan perang pangeran kedua. 


100 Kapal perang nya sudah melayang di atas nya kembali.


"Yang Mulia Dewa Naga Emas, Terimakasih atas bantuan anda, berkenan anda untuk singgah di Istana kami" ucap Pangeran pertama yang telah mendapatkan laporan dari Jenderal nya bahwa yang membantunya adalah Dewa Naga Emas, dan Pangeran Pertama melayang di depan kapal Long Tian yang berada 500 meter di atas tanah Ibukota.


"Pangeran pertama naiklah ke kapal saya" Ucap Long Tian.


Pangeran pertama atau ayah mertuanya kemudian mendarat di buritan kapal  kerajaan Long Tian.


"Perkenalkan saya Hao Jia, Putra pertama dari kaisar Bukan Hao Mo" Pangeran pertama mengenalkan dirinya saat berada di depan Long Tian.