Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke sepuluh, Hu Qiu


Pagi hari menyinari dunia Bulan dan Long Tian pun sudah berkumpul dengan keluarga nya menikmati sarapan yang di buat oleh Zan Lie dan seperti sebelumnya di ruang makan itu tidak ada yang berbicara sampai semua hidangan itu habis.


"Ling-er,  ayah dan ibu hari ini kita akan melanjutkan perjalanan" ucap Long Tian.


" Gege berhati hatilah" jawab Hao Ling


" Tian-er kami akan ke istana merah apakah boleh" ucap Hao Yui


" Ayah dan Ibu, semua yang aku miliki adalah milik ayah dan ibu jadi silahkan jangan sungkan, baik semuanya saya permisi dahulu" ucap Long Tian sambil menyerahkan Long Chen dari pangkuannya.


Long Tian kemudian berteleportasi ke kapal dunia Naga dan menemui Shi Ju yang ada di buritan kapal.


" Penguasa, apakah kita akan ke semesta kedua?" Ucap Shi Ju yang melihat Long Tian duduk di sebelahnya.


" Jenderal Shi Ju, Panggilan itu cocok untukmu, kita akan ke Galaksi berikutnya yaitu galaksi ke sepuluh, untuk semesta yang lain sudah saya selesaikan" jawab Long Tian sambil tersenyum.


" Baik Penguasa, apakah disana mereka jauh lebih kuat dari kami semua" ucap Shi Ju


" Jenderal Shi Ju jawabannya adalah Iya dan tidak, disana mereka banyak yang lebih kuat dari kalian semua dan ada yang setara, dunia kultivasi ini sangat luas dan tiada batasannya bahkan di beberapa galaksi ternyata ada yang sama seperti ku" jawab Long Tian menjelaskan.


" Baik Penguasa jika demikian kami sementara akan ke dunia Jiwa anda dahulu untuk fokus berlatih" ucap Shi Ju


" Jenderal Shi Ju, berlatihlah dengan tenang dan ada beban, fokuskan tujuan kalian semua dan ingatlah jika di luar sana ada banyak tantangan untuk kita" ucap Long Tian.


"Baik Penguasa, saya akan menyisakan satu prajurit per harinya di dunia naga dan secara bergilir akan berlatih di dunia jiwa" 


" Jenderal Shi Ju pergilah dan ingat pesanku serta saya minta tolong perintahkan semua kapal yang berjaga itu untuk masuk ke dunia naga" Ucap Long Tian sambil tersenyum.


" Baik Penguasa, hamba pamit" ucap Shi Ju sambil memberikan hormatnya dan meninggalkan Long Tian


Long Tian kemudian kembali menikmati kesendiriannya dengan menikmati teh herbal nya.


"Entah apa yang selama ini terjadi sampai banyak sekali kekuatan yang ingin membuat kehancuran" ucap Long Tian dalam hatinya.


Sepuluh menit berlalu dan Long Tian melihat jika semua kapal perang sudah semuanya masuk ke dunia Naga.


Long Tian kemudian mengarahkan kapal dunia Naga menuju Poros langit dan melesat dengan sangat cepat.


Hanya membutuhkan waktu yang sebentar untuk kapal dunia naga sampai di poros langit dan melayang di poros langit, Long Tian mengarahkan kapal dunia naga untuk melesat menuju bagian tengah dari kedua Gerbang yang ada dan melesat dengan kecepatan penuhnya, jutaan cahaya terlihat meski hanya sebentar karena kini kapal dunia naga sudah melayang kembali di angkasa dan terlihat poros langit yang berbeda jauh di belakang kapal dunia naga.


"Galaksi ke Sepuluh, Galaksi terakhir di urutan bawah dan juga semoga ini menjadi galaksi terakhir yang sedang berperang melawan para pengikut ras iblis darah" ucap Long Tian pelan sambil meminum teh nya.


"Jenderal tolong perintahkan agar penjagaan kapal dunia naga di adakan kembali" ucap Long Tian ke Jenderal muda yang berdiri di dekatnya.


" Baik Penguasa" ucap Jenderal muda tersebut.


" Ling-er kita sudah sampai di Galaksi ke sepuluh dan Gege akan mengunjungi ke tiga dunia di semesta pertama disini jadi mungkin selama beberapa hari Gege tidak pulang" Ucap Long Tian melalui telepati ke Hao Ling.


" Iya Gege, selalu berhati hatilah kami semua sementara akan di istana merah" jawab Hao Ling melalui telepati juga.


" Baik Penguasa" jawab Jenderal muda tersebut dan dia melihat jika Long Tian sudah menghilang dari pandangannya.


Long Tian berteleportasi ke sebuah dunia di semesta pertama di galaksi ke sepuluh ini dan dia kini ada di sebuah gunung yang sangat lebat dan tinggi.


"Gunung ini yang paling tinggi yang pernah ku datangi, disini alamnya masih sangat bagus, bahkan Harimau pun bisa sangat sehat dan besar" ucap Long Tian sambil melihat seekor harimau yang duduk di depannya.


Long Tian yang bisa mengendalikan semua hewan kemudian mendekati harimau yang besarnya sampai hampir dua meter dan tinggi hampir lima meter itu sambil tersenyum.


Long Tian kemudian memegang kepala harimau tersebut dan menjadikannya sebagai hewan kontraknya.


"Penguasa Terima Kasih" ucap harimau itu bertelepati ke Long Tian.


"Siapa namamu" ucap Long Tian


"Saya tidak memiliki nama, tapi di hutan ini semua memanggil saya Raja Lao Hu" jawab harimau tersebut melalui telepati


Long Tian ingin tertawa tapi tidak jadi karena Laohu memang berarti harimau dan memang wajar karena hewan rata rata tidak memiliki nama.


"Mulai sekarang Namamu Hu Qiu dan Hu Qiu namaku Long Tian" Ucap Long Tian sambil memainkan kepala Hu Qiu


"Baik Penguasa terimakasih, akhirnya hamba memiliki nama" ucap Hu Qiu melalui telepati.


Long Tian kemudian membawa Hu Qiu ke halaman istana dunia jiwa karena Shi Ju sedang ada disana hendak memasuki menara ilmu.


"Jenderal Shi Ju ini Hu Qiu teman baruku" Ucap Long Tian yang berdiri di samping Hu Qiu


"Penguasa ini Harimau Selatan, dan dia seharusnya sudah bisa berubah menjadi manusia juga" ucap Shi Ju sambil tersenyum melihat Hu Qiu.


"Hu Qiu apakah kau bisa berubah menjadi manusia" ucap Long Tian.


Hu Qiu tidak menjawabnya namun langsung merubah bentuknya dan menjadi seorang pemuda.


"Penguasa maafkan saya" ucap Hu Qiu


"Tidak apa apa, tingkat kultivasi mu saat ini sudah Dao Galaksi tahap awal dan aku mengajakmu kesini agar jika nanti aku memindahkanmu kesini kau tidak kaget, Jenderal Shi Ju tolong siapkan satu rumah untuk Hu Qiu" ucap Long Tian


"Baik Penguasa nanti biar Hu Qiu tinggal dekat kediaman saya saja" ucap Shi Ju


"Baiklah, terimakasih kami pergi lagi" ucap Long Tian sambil tersenyum dan langsung berteleportasi ke hutan sebelumnya dengan membawa Hu Qiu yang masih dalam bentuk manusia.


"Hu Qiu kenapa kau dari awal tidak berubah menjadi manusia" ucap Long Tian yang kini duduk di sebuah batu besar 


"Penguasa itu karena hamba tidak tau caranya, tadi Jenderal Shi Ju mengajarkan hamba melalui telepati" ucap Hu Qiu.


"Hu Qiu apakah ada yang sekuat dirimu di hutan ini" Ucap Long Tian


"Tidak ada Penguasa, disini hanya hamba saja selain hamba hanya binatang biasa saja" jawab Hu Qiu