Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 83 part 21


"Jenderal saya secara pribadi mendukung anda menjadi pemimpin dunia ini, dan apakah anda tahu jika jenderal lain sudah menjadi abu kemarin" ucap komandan prajurit itu dengan sangat hormat dan sopan.


"Saya tahu hal itu karena mereka merupakan bagian dari klan penghianat dan ingat lah jika apapun yang terjadi nanti semuanya hanya untuk kemakmuran penduduk saja, bahkan penguasa sudah mengajarkan kepada kami para bawahannya jika nyawa penduduk adalah nomor satu, lebih kami semua yang kelaparan dari pada penduduk atau bawahan kami kelaparan" jawab Jenderal Jee dengan ramah sambil kembali melihat ke arah Long Tian yang kini sudah hampir sampai di puncak bukit terlarang.


Waktu berlalu dan kini Long Tian sudah sampai di depan sebuah Goa persis lima puluh meter dari puncak bukit terlarang.


Long Tian berjalan memasuki Goa itu dan dia kini sudah menggunakan cangkang cahaya emas miliknya.


"Tekanan aura iblis darah ini sangat kuat sekali" ucap Long Tian yang baru berjalan lima meter dari mulut Goa dan dia yang berada di dalam cangkang cahaya emas merasakan jika cangkang cahaya emas miliknya itu tertembus oleh aura iblis.


Long Tian kemudian mengaktifkan kekuatan 100 galaksi untuk menganulir aura iblis darah itu dan dia kini sudah merasakan jika aura iblis darah itu tidak lagi menekannya lalu kembali berjalan memasuki bagian dalam Goa.


Booooooooooom


Kraaaaaaaaaak booooooooooom


Long Tian terlempar mundur sampai menabrak dinding Goa dan cangkang cahaya emas nya hancur berantakan namun langsung dia aktifkan kembali dengan lebih kuat lagi.


Suara ledakan ini juga terdengar oleh semua orang yang ada di ibukota kekaisaran termasuk oleh Jenderal Jee dan para prajurit.


Mereka semua hanya bisa berdoa tidak ada hal buruk yang menimpa Long Tian dan berharap Long Tian bisa menyelesaikan masalah itu.


Long Tian mencoba melihat dengan mata emasnya dan melihat ada raja iblis darah yang sedang melayang lima puluh meter dari tempatnya berada, dia juga melihat mulut Goa kini sudah terpasang segel kuno yang menahannya agar tidak keluar dari dalam Goa.


Long Tian kemudian mengeluarkan pedang naga emas dan melemparnya ke arah raja iblis darah itu yang memiliki empat tanduk berwarna merah di atas kepala nya.


Wusssssssss


Pedang Naga Emas melesat dengan cepat ke arah raja iblis darah itu dan Long Tian juga langsung melesat ke arah raja iblis darah.


Traaaaaang


Traaaaaang


Traaaaaang


Terdengar suara suara saat pedang naga emas beradu dengan pedang milik raja iblis bertanduk empat.


Long Tian kini melayang sepuluh meter dari raja iblis darah dan dia mempelajari raja iblis darah itu agar bisa mengalahkannya.


"Ternyata ada juga raja iblis darah yang memiliki kultivasi tingkat pencipta illahi tahap awal, meskipun masih jauh dari ku namun aku tidak bisa menganggap remeh dia ini" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil terus mempelajari raja iblis darah bertanduk empat.


"Jika satu pedang sudah membuat mu kerepotan bagaimana jika seratus pedang" ucap Long Tian dalam hatinya sambil mengeluarkan seratus pedang tingkat pencipta dan dengan hukum pengendalian senjata nya dia mengarahkan pedang pedang itu untuk menjadi bola yang mengurung raja iblis darah bertanduk empat.


Seratus pedang langsung merespon dan langsung membentuk formasi bola yang menyerang raja iblis darah bertanduk empat dari semua arah.


Booooooooooom


Pedang naga emas tidak terpengaruh dan terus berusaha memotong leher raja iblis darah bertanduk empat itu.


Booooooooooom kraaaaaaaaaak booooooooooom


Serangan raja iblis darah kembali mengenai cangkang cahaya emas Long Tian dan kembali mengirim Long Tian menabrak dinding Goa. Terlihat jika pakaian Long Tian kini sudah banyak yang rusak terbakar.


"Jadi kau pengguna elemen api, baiklah kita lihat api siapa yang lebih panas" ucap Long Tian sambil tersenyum dan berdiri kembali.


"Domain api" ucap Long Tian dengan lantang dan seluruh bagian dalam goa itu kini mengeluarkan api lava suci abadi milik Long Tian.


Long Tian kemudian menarik kembali pedang naga emas dan menyimpannya kembali karena dia tau pedang naga emas tidak akan kuat menahan panasnya api lava suci abadinya kecuali jika dia memegang nya.


"Tinju neraka" ucap raja iblis darah bertanduk empat sambil melesat ke arah Long Tian dan meninju Long Tian.


"Tinju Naga" ucap Long Tian sambil tersenyum dan meninju telapak tangan raja iblis darah bertanduk empat yang mengarah ke arahnya.


Booooooooooom


Ledakan sangat keras terdengar dan Goa itu hancur demikian juga dengan puncak bukit terlarang.


Long Tian dan raja iblis darah itu kini melayang di atas bukit terlarang dan kedua nya terlihat mengeluarkan sedikit darah dari mulutnya, domain api Long Tian juga sudah tidak terlihat lagi.


Semua penduduk ibukota juga terlihat berada di luar tembok istana melihat ke arah Long Tian dan raja iblis darah bertanduk empat yang melayang di atas bukit terlarang namun masih dalam kubah perlindungan buatan Long Tian.


"Long Tian aku dari dulu mencarimu dan ingin sekali bisa membunuhmu seperti nya keberuntungan ku sudah datang dan kau akan mati hari ini" ucap Raja Iblis darah bertanduk empat sambil menyeka darah yang keluar dari bibirnya.


"Lakukanlah jika kau mampu, semut tetap semut dan jika hanya satu ekor apakah bisa membunuhku" ucap Long Tian sambil menekan raja iblis darah itu dengan kekuatan penuh aura naga dan aura kematian miliknya.


…..


"Komandan perintahkan semua prajurit mu untuk menghalau warga menjauh satu kilometer dari tembok istana terutama bukit terlarang ini" ucap Jenderal Jee dengan mendominasi yang mendapatkan laporan dari seorang prajurit jika banyak penduduk ibukota kekaisaran yang memenuhi jalanan sekitar tembok istana itu.


"Baik Jenderal" ucap komandan prajurit itu sambil bergegas menjalankan perintah jenderal Jee.


….


"Pedang neraka" ucap Raja Iblis darah bertanduk empat sambil mengayunkan pedangnya ke arah Long Tian.


Ratusan qi pedang berwarna merah terlihat keluar dari ujung pedang itu dan langsung mengarah ke Long Tian.


"Lubang pelahap" ucap Long Tian dengan tenang sambil menggerakkan tangannya dan tangan kanannya kemudian terangkat kedepan lurus dengan bahunya dengan telapak tangan menghadap ke arah raja iblis.


Lubang hitam pelahap itu terlihat keluar dari telapak tangan Long Tian dan langsung membesar melahap semua serangan qi pedang neraka raja iblis darah bertanduk empat.


Long Tian kemudian mengeluarkan tongkat tingkat pencipta miliknya dan langsung memegangnya dengan tangan kanannya.