
"Apakah siluman serigala itu tidak menyerang desa kalian dan saat kalian berburu di hutan ini" ucap Long Tian sambil terus mengimbangi langkah kaki pria sepuh itu yang kadang pelan kadang cepat.
"Tidak Tuan muda, siluman serigala itu hanya di menempati gunung yang itu saja, mereka tidak akan menyebrang ke gunung lain ataupun memasuki desa kami" ucap pria sepuh itu dengan ramah sambil menunjuk ke arah belakang mereka memperlihatkan sebuah gunung yang cukup besar dan tinggi.
"Maaf apakah masih jauh kesana, karena bukankah sebaiknya kita terbang melayang saja" ucap Long Tian sambil tersenyum dan melayang lima puluh sentimeter dari atas tanah
"Tuan muda maaf saya tidak pernah memikirkan hal ini" ucap pria sepuh itu sambil ikut melayang lima puluh sentimeter dari atas tanah dan langsung melesat mengikuti jalan itu di ikuti oleh Long Tian di samping kiri nya.
Long Tian dengan mata emasnya melihat jika ada segel kuno transparan yang membatasi langit desa dan hutan itu dan inilah yang menyebabkan jika orang orang yang ada di desa itu tidak dapat terbang tinggi.
"Tuan sejak kapan kalian semua tidak dapat terbang" ucap Long Tian dengan ramah sambil melihat sekelilingnya.
"Sejak kami kecil para leluhur kami juga sama daerah sini tidak dapat di terbangi bahkan jika dari luar memasuki area pegunungan ini maka akan seperti menabrak dinding yang tidak terlihat" ucap pria sepuh itu dengan ramah.
"Pantas saya tidak melihat satu pun burung yang terbang di sini" ucap Long Tian lagi sambil mengimbangi kecepatan Pria sepuh itu.
Mereka terus melesat dengan cepat dan kini keduanya sudah berada di lembah yang tertutup oleh Longsor.
"Tuan muda inilah jalanan yang tertutup oleh longsor, mereka semua adalah para penduduk desa yang setiap hari berusaha membersihkan tanah longsor ini agar kembali bisa kami lintasi, karena melintasi pegunungan ini terlalu curam dan berbahaya" ucap pria sepuh itu dengan ramah dan memang tebing tinggi itu sangat curam akan berbahaya jika ada yang memanjatnya.
Ada sekira lima puluh orang tua dan muda yang sedang berusaha menggali tanah longsor itu namun dapat Long Tian lihat jika meski mereka memakan waktu sepuluh tahun lagi juga tidak akan tembus karena panjang lembah yang tertutup oleh longsor itu saja sepanjang lima kilometer dan tinggi tanah itu saja sudah hampir dua ratus meter serta belum tentu tidak terjadi longsor susulan.
"Tuan Tuan semua bisakah kalian beristirahat sebentar saja, saya akan menggantikan kalian sementara kalian beristirahat untuk membuka jalan ini kembali" ucap Long Tian dengan ramah sambil mendekati mereka semua yang terlihat sudah sangat lelah.
Mereka semua menengok ke Long Tian dan melihat pria sepuh yang bersama nya lalu langsung mendekati Long Tian.
"Kepala desa anda sudah kembali lagi saja, dan siapa tuan muda ini" ucap pria sepuh yang sebelumnya sedang membersihkan jalanan itu.
"Tuan muda ini tamu desa kita dan aku kesini mengantarkannya karena mungkin dia bisa membersihkan semua Longsoran ini" ucap pria sepuh yang bersama dengan Long Tian yang ternyata seorang kepala desa.
"Baiklah semuanya kita beristirahat dahulu sebentar, dan Tuan muda maaf sebaiknya nanti setelah saya selesai beristirahat kita bersama sama saja membersihkan longsoran tanah ini" ucap pria sepuh itu dengan ramah.
"Tuan, kalian semua sudah bekerja keras maka ijin saya yang muda ini yang membantu kalian semua, Alam bukakan jalan kembali dan perkuat tebing tebing gunung ini" ucap Long Tian dengan ramah sambil fokus berkomunikasi dengan semesta dan kemudian menghentakkan kakinya pelan.
"Kepala desa mari kita kembali kedesa" ucap pria sepuh itu dengan tergesa gesa ingin pergi
"Tuan muda mari kita kembali ke desa" ucap Kepala desa itu dengan ramah.
"Kalian semua mau kemana, kalian disini saja cukup melayang saja seperti Ku" ucap Long Tian dengan santai dan memang dari awal dia tidak menginjak tanah sama sekali.
Semua orang melihat kepadanya dan memperhatikan jika Long Tian kini melayang tiga puluh sentimeter di atas tanah dan tidak terdampak oleh getaran tanah itu.
Semuanya langsung melakukan apa yang Long Tian lakukan yaitu sama sama melayang tiga puluh sentimeter di atas tanah.
Tanah longsor yang di depan mereka terlihat perlahan masuk kedalam tanah dan terus masuk hingga jalanan terlihat kembali namun tidak berhenti sampai di sana saja karena tebing tinggi yang ada di kiri dan kanan jalan juga terlihat berbeda dengan banyaknya batu batu besar yang menempel membentuk dinding yang sangat kokok.
Fenomena alam itu tidak berhenti sampai di situ saja karena batuan alam perlahan keluar dari dalam tanah dan membentuk jalanan itu menjadi sangat mulus dan bagus bahkan bukan hanya jalanan di lembah itu saja melainkan seluruh jalanan desa itu juga bahkan yang melewati hutan siluman serigala.
Satu jam berlalu dengan cepat dan tanah tidak lagi bergetar, kini mereka semua melihat jika jalanan penghubung desa mereka itu menjadi jalan yang sangat bagus laksana jalanan jalanan di istana atau ibukota.
Long Tian kemudian turun dan menginjakkan kakinya ke tanah di ikuti oleh semuanya.
"Tuan muda, mujizat ini bukanlah yang dapat manusia biasa lakukan semudah ini, dari awal kedatangan anda saya sudah curiga jika anda adalah seorang dewa, dapatkah kami semua mengetahui siapa dewa yang menolong kami ini" ucap kepala desa itu dengan ramah sambil sedikit membungkuk untuk menghormati Long Tian demikian juga dengan semua yang ada di sana.
"Nama saya Long Tian, dan kehadiran saya ke desa anda karena ada yang berdoa meminta saya untuk datang membantu kalian semua" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke semuanya yang ada disana.
"Maafkan pria tua ini jika tidak sopan, namun apakah anda Penguasa 100 galaksi, dewa naga emas Long Tian" ucap kepala desa itu dengan sangat hormat dan terlihat jika dia sangat takut menyinggung perasaan Long Tian.
"Itu benar" ucap Long Tian dengan ramah sambil menggunakan kekuatan 100 galaksinya.
Semua nya tanpa terkecuali langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian bahkan terlihat jika air mata gembira menetes dari mata mereka semua termasuk kepala desa itu.
"Kalian bangunlah dan berdirilah kembali, satu masalah kalian sudah selesai dan hanya ada dua masalah lagi yang akan aku bereskan untuk kalian namun kalian harus berjanji kepada ku untuk selalu berbuat baik dan mau membantu penduduk dunia ini dalam menghapus ras iblis darah dan juga para pengikutnya" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke mereka semua.