Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Kota 100 Galaksi part 2


"Nama yang bagus untuk kota yang megah ini" ucap Long Tian dengan ramah.


"Tuan Muda, ini pada jaman dahulu merupakan satu satunya kota yang di bangun di wilayah netral dan tidak berada di wilayah kekuasaan kerajaan atau kekaisaran,....


namun hampir satu tahun ini pihak kerajaan mengklaim bahwa kota ini masuk ke wilayah mereka dan meminta pajak kepada kota ini, akhirnya kami sepakat dengan pajak 5 persen dan sudah berjalan beberapa bulan namun beberapa hari lalu pihak kerajaan meminta pajak menjadi 10 persen dan para pemuda disini menjadi prajurit kerajaan, dan ditolak oleh Tuan Kota……


Alhasil tiga hari lalu ada sepuluh orang berpakaian hitam mencoba membunuh tuan kota namun berhasil di gagalkan oleh prajurit kota ini meski sampai sekarang ada lima orang yang masih terluka parah, karena tabib kota kami tidak memiliki penawar racun nya." Ucap Pria sepuh pemilik kedai itu menjelaskan situasinya kepada Long Tian.


"Tuan, bisakah anda membawa saya ke tempat para prajurit yang terluka itu, kebetulan saya seorang alkemis" ucap Long Tian dengan ramah


"Mari saya antarkan, sebentar saya tutup kedai saya dahulu" ucap pria sepuh itu yang bergegas menutup kedainya.


"Benar benar warga yang peduli sesama, sampai rela menutup kedainya" ucap Long Tian dalam hatinya.


"Tuan muda mari ikuti saya, mereka tidak jauh dari sini" ucap pria sepuh itu usai menutup jendela jendela kedainya dan berdiri di dekat pintu kedai.


"Mari Tuan" ucap Long Tian sambil melangkah keluar kedai dan pria sepuh itu langsung menutup pintu kedainya dan berjalan di depan Long Tian dengan tergesa gesa.


Mereka sampai di sebuah rumah besar dan langsung memasuki nya dan terlihat puluhan orang yang terluka dan memang ada 3 orang yang tubuhnya menghitam dan sudah tidak sadarkan diri.


"Tabib Rang, Tuan Muda ini seorang alkemis dan ingin melihat mereka bertiga" Ucap pria sepuh itu kepada seorang pria sepuh yang berpakaian tabib.


"Kakek Gi tentu saja boleh, Tuan Muda silahkan mungkin anda bisa mengetahui jenis racun ini dan bisa membuat penawarannya dan jika memerlukan bahannya maka akan kami carikan." Ucap Tabib Rang dengan sangat sopan.


"Terima kasih Tabib, ini Racun kalajengking gurun, apakah ada gurun pasir di dekat sini" ucap Long Tian sambil memperhatikan luka sabetan pedang yang menghitam


"Di benua ini tidak ada, tapi ada di benua lain untuk gurun pasir, apakah Tuan muda bisa membuat penawarannya karena saya tidak mengetahuinya" ucap Tabib itu dengan sopan.


"Tabib bisa bantu saya memberikan Pil ini untuk mereka dan karena mereka tidak sadarkan diri anda bantu dengan Qi anda penyerapannya" ucap Long Tian sambil memberikan 3 butir Pil Penyembuh tingkat dewa miliknya.


"Tuan muda anda sangat dermawan, Pil ini senilai 1000 koin emas satunya bahkan bisa lebih jika di pelelangan" ucap tabib itu dan membuat pria sepuh itu melihat Long Tian dengan takjub.


"Itu saya buat sendiri, jadi tidak semahal itu buat saya, tolong anda berikan untuk mereka bertiga" ucap Long Tian dia meminta ini karena ingin menghargai tabib tersebut.


"Baik Tuan Muda, kakek Gi bantu saya membuat mereka duduk" ucap Tabib Rang yang mencoba membangunkan seorang prajurit yang terluka dan tidak sadarkan diri itu.


Satu persatu mereka berikan Pil Penyembuh tingkat dewa pemberian Long Tian dan di bantu penyerapannya, Pil penyembuh itu bekerja instan dan sangat cepat terlihat hasilnya saat semua kulit yang menghitam kembali seperti semula dan vitalitas prajurit itu membaik di akhiri dengan memuntahkan darah hitam pekat yang merupakan bagian darah yang terkena racun.


Ketiga prajurit itu kini sudah sembuh namun masih lemas dan Long Tian sengaja tidak menggunakan hukum penciptaan regenerasi karena menghargai tabib itu yang sudah bekerja keras.


"Tuan muda obat anda berhasil menyembuhkan mereka semua" ucap pria sepuh pemilik kedai Teh.


Pria sepuh itu kemudian menuang Teh itu dan memberikan ke ketiga orang yang sempat terluka parah dan terlihat jelas semua luka mereka menghilang dan bahkan kerutan kerutan di wajah juga menghilang dan para prajurit itu benar benar telah kembali sehat sepenuhnya.


"Tuan muda bolehkan saya mencicipi teh anda ini" ucap pria sepuh itu.


"Tuan tentu saja boleh" ucap Long Tian


"Terima kasih Tuan muda dan Tabib anda kenapa hanya mematung" ucap pria sepuh itu sambil memukul pelan punggung Tabib Rang.


"Kakek Gi, liat ini, Tuan muda memberikan ini untuk menolong semua warga kota ini" ucap Tabib Rang


Kakek Gi melihat isi cincin dimensi itu dan langsung berlutut di depan Long Tian dengan Poci teh besar masih di tangan kanannya.


"Tuan muda anda sangat dermawan, satu juta pil itu senilai satu miliar koin emas, terima kasih" ucap pria sepuh itu sambil berlutut.


"Kakek bangunlah sudah, itu tidak semahal itu buat saya" ucap Long Tian sambil membantu pria sepuh itu untuk bangun.


"Tuan muda saya akan menggunakan Pil Penyembuh tingkat dewa ini sebaik baiknya, terimakasih" ucap Tabib itu dengan sangat hormat sambil berlutut.


"Satu berdiri satu berlutut, bangunlah dan segera obati mereka semua" ucap Long Tian.


Ketiga prajurit yang awalnya bingung dengan sosok Long Tian kini mengetahui jika mereka sembuh berkat Long Tian dan mereka langsung berlutut di depan Long Tian.


"Tuan muda terima kasih sudah menyelamatkan nyawa kami bertiga" ucap salah satu prajurit sambil bersujud.


"Kalian ini bangunlah, bantu Tabib Rang" ucap Long Tian dengan ramah.


Mereka bertiga kemudian bangkit dan membantu Tabib Rang.


"Tuan muda pantas saja mereka semua sesenang itu setelah meminum teh anda, selain mengembalikan vitalitas secara instan Teh ini juga sangat membantu untuk regenerasi tubuh" ucap pria sepuh itu.


"Tuan yang lain yang telah mendapatkan Pil Penyembuh tolong anda beri juga satu gelas atau minimal setengah gelas dan sisanya anda habiskan saja" ucap Long Tian sambil tersenyum


"Terima kasih Tuan muda, anda sangat sangat dermawan" ucap pria sepuh itu dengan bersemangat.


"Pantas kakek Yu kalau ketemu langsung meminta Teh herbal jumlah banyak" ucap Long Tian dalam hatinya.


"Semoga dengan tabib ini memiliki cukup Pil Penyembuh ini bisa memberi banyak manfaat untuk penduduk di kota ini" ucap Long Tian lagi dalam hatinya.