Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 83 part 15


Semua penduduk kota yang melihat kuil naga emas terlihat terpesona dengan kuil naga emas yang sangat megah dan juga mendominasi melayang di atas mereka.


Long Tian kemudian mengaktifkan kekuatan 100 galaksi dan melayang turun ke atas panggung besar tempat peresmian Kyung sebagai pemimpin kota.


semua penduduk kota yang memang sedang melihat ke arah kuil naga emas melihat jika Long Tian melayang turun dengan kekuatan 100 galaksi persis dengan apa yang di ceritakan oleh para leluhur mereka secara turun temurun dan langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian.


Para penduduk kota itu tetap dalam posisi bersujud menunggu Long Tian sampai ke atas panggung hanya sepuluh bawahannya saja yang sudah dalam posisi berlutut.


"Hormat kalian aku terima kalian semua duduklah kembali" ucap Long Tian yang melayang di atas lingkaran cahaya miliknya di atas panggung peresmian itu dengan menggunakan kekuatan semesta yang terdengar sangat mendominasi dan hanya oleh penduduk kota itu saja.


"Hormat kami kepada penguasa" ucap sepuluh orang bawahan nya dengan hormat.


"Kalian berdirilah" ucap Long Tian dengan ramah ke semua bawahannya itu.


Semua penduduk kota langsung duduk sedangkan semua bawahan Long Tian langsung berdiri di depan Long Tian akan tetapi Jenderal Jee mendekati Long Tian sambil menyerahkan sebuah token tanda sebagai pemimpin kota itu lalu kembali berdiri di depan Long Tian sejajar dengan semua rekannya.


"Kyung maju dan berlututlah" ucap Long Tian dengan ramah dan menggunakan kekuatan semesta sehingga penduduk kota mendengar ucapannya itu.


Kyung pun langsung mendekati Long Tian dan berlutut satu meter di depan Long Tian dengan sangat hormat.


"Namaku Long Tian, Penguasa 100 Galaksi dengan ini aku mengangkat Kyung bawahanku sebagai pemimpin kota ini dan kota ini nantinya akan menjadi pusat peradaban dunia ini" ucap Long Tian sambil tersenyum hangat dan menyerahkan Token pemimpin kota kepada Kyung.


"Terima kasih Penguasa, hamba akan berusaha keras untuk memakmurkan kota ini dan menjadikan kota ini sebagai pusat peradaban dunia ini" ucap Kyung sambil menerima Token pemimpin kota itu dan menggunakan kekuatan Qi mendalamnya sehingga terdengar oleh semua penduduk kota.


"Ingatlah jika kita ada untuk semua penduduk yang berhati baik dan kemakmuran mereka ada di tangan mu sekarang, tugas mu bukan hanya memimpin namun juga menjadi ayah dari semua yang ada di kota ini, jangan sampai ada satupun penduduk kota yang kelaparan atau kesusahan kedepannya" ucap Long Tian yang masih menggunakan kekuatan semesta agar penduduk mendengar suara nya.


"Baik Penguasa" jawan Tuan Kota Kyung dengan sangat hormat dan sopan.


"Berdirilah" ucap Long Tian singkat sambil membantu Tuan Kota Kyung itu untuk kembali berdiri.


Tuan kota Kyung kemudian kembali mundur dan sejajar dengan semua bawahan Long Tian yang lainnya.


"Baik Penguasa, hamba akan memimpin sekte pilar naga emas dan menjadi pasukan anda untuk menjaga dunia ini juga dunia lain jika dibutuhkan kedepannya" ucap Fibu dengan hormat dan menggunakan Qi mendalamnya sehingga terdengar oleh semua penduduk kota.


"Kalian semua adalah orang baik dan kalian semua tetaplah berbuat baik, aku hanya berpesan kepada kalian semua jika kalian adalah harapan ku untuk menjadikan dunia ini sebagai dunia yang aman dan tentram tanpa adanya persaingan persaingan yang merugikan, kalian semua bantulah Tuan Kota Kyung dan ingatkan dia jika dia memiliki keraguan dalam keputusannya" ucap Long Tian sambil melihat ke arah para penduduk kota itu dengan ramah dan tetap menggunakan kekuatan semesta agar para penduduk mendengar suara nya.


"Baik Penguasa" ucap semua penduduk kota itu dengan kompak.


"Baiklah kalian lanjutkan saja, aku masih ada yang harus aku kerjakan jadi aku akan meninggalkan kota ini sementara" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke semuanya dan dia masih tetap menggunakan kekuatan semesta dalam ucapannya itu.


Long Tian kemudian terbang melayang kembali ke kuil naga emas.


Para penduduk kota dan semua bawahannya langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian dan juga mereka semua mendoakan Long Tian.


Long Tian yang sudah kembali ke dalam kuil naga emas kemudian mengarahkan kuil naga emas ke gunung naga karena dia sebelumnya sudah melacak keberadaan gunung naga itu.


Long Tian tidak membuat kuil naga emas melesat dengan cepat melainkan hanya melayang perlahan ke atas lalu meninggalkan kota itu dengan perlahan sambil mengawasi semua yang ada di bawahnya, dia sengaja melakukan hal ini agar para penduduk kota lain dan juga desa desa yang di lintasinya melihat kuil naga emas miliknya.


Long Tian hanya duduk sambil menikmati Teh Herbal buatannya sendiri dan kesadaran jiwanya tetap mengawasi semua yang ada di bawahnya, sudah lima desa dan dua kota yang dia lintasi dan semua penduduk desa maupun kota itu melihat kuil naga emas namun tidak melihat adanya Long Tian.


Banyak penduduk desa dan kota yang langsung berlutut dan bersujud karena mereka tahu tidak ada kekuatan besar selain kekuatan dewa naga emas yang bisa melayangkan kuil sebesar itu, dan juga patung patung naga emas yang mengelilingi kuil naga emas juga terlihat oleh mereka sehingga berkeyakinan jika kuil yang melayang di atas mereka semua adalah Kuil milik dewa naga emas Long Tian sang penguasa 100 galaksi.


"Ternyata masih banyak yang memiliki hati yang jahat, biarlah mereka menikmati hidup mereka dahulu nanti mereka akan aku hanguskan semuanya" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil terus mengedarkan kesadaran jiwanya.


Satu jam berlalu dan kini kuil naga emas sudah melayang di atas puncak gunung naga dan Long Tian melihat jika ada kuil kuno di sana, dia juga merasakan aura naga yang cukup kuat di puncak gunung itu.


Long Tian tidak mendekatkan kuil naga emas melainkan hanya membiarkan kuil naga emas melayang seratus meter dari puncak gunung itu lalu dia berteleportasi ke depan kuil kuno di puncak gunung itu.


Kuil kuno tersebut tidak memiliki dinding hanya memiliki delapan tiang di tiap sisi nya karena bangunan kuil itu memang segi delapan dan di tengah tengah kuil kuno tampak sebuah kotak batu yang sudah sangat tua usianya.