Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 58 part 14


"Leiji, kenapa kau sisakan satu bangunan ini" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi sambil berdiri di depan bangunan Tua yang masih kokoh berdiri dan dalam keadaan terkunci.


"Suami maaf aku lupa bilang, bangunan tua itu tidak mau hancur, sepertinya ada segel yang menahan serangan serangan kami, apakah suami kira aku sisakan itu untuk kita berbulan madu ya" ucap Leiji melalui cincin komunikasi dan terdengar suara banyak wanita yang tertawa terbahak bahak.


"mereka ini benar benar senang sekali menggodaku" ucap Long Tian sambil mencoba melihat apa yang ada di dalam bangunan tua itu.


Long Tian kemudian menunjuk bangunan tua itu dan cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman melesat keluar dari jari telunjuknya mengenai dinding bangunan tua dan langsung melapisi seluruh bagian bangunan tua itu dengan sangat cepat.


"Leiji apakah tadi saat kalian berperang ada ras iblis darah di antara lawan kalian atau ada yang berpenampilan aneh" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi.


"Lho kirain suami dah tahu siapa lawan kami, semuanya wanita iblis darah bukan manusia tapi anehnya hanya ada Jenderal iblis darah wanita saja tidak ada tuch ratunya, apa ratu nya ada di bangunan tua itu, apa aku harus kembali kesana" ucap Leiji melalui cincin komunikasi dengan suaranya yang sangat mesra.


"Kau benar, ratunya ada di dalam bangunan tua ini, dan lain kali sampaikan jika ada masalah" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi.


"Baik suamiku, makasih sudah perhatian sama kami semua, oh iya aku lupa, kita menemukan banyak harta disana, tapi buat kami saja ya" ucap Leiji dengan suara mesranya melalui cincin komunikasi.


"Kau bagikan juga dengan yang lainnya jangan buat mu sendiri" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi.


"Baik suamiku yang tampan" ucap Leiji dengan merdunya melalui cincin komunikasi.


Booooooooooom


Ledakan keras terdengar dan bangunan tua itu hancur bahkan semua puing nya pun menjadi abu.


Hanya tersisa segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa serta segel pertahanan yang masih berbentuk seperti bangunan tua itu.


"Manusia kau sungguh biadab menghabisi semua anak buahku saat aku sedang pemulihan" ucap seorang wanita muda yang melayang di dalam segel buatan Long Tian itu.


"Ratu iblis, kau cantik juga, tapi sayang aku tidak tertarik dengan wanita ras iblis darah" ucap Long Tian dengan santai yang berjarak hanya sepuluh meter dari segel buatannya itu.


"Apa tujuanmu menghabisi semua anak buahku, dan lepaskan aku dari sini jika kau memang berani" ucap wanita iblis darah itu dengan lantang.


"Tujuan ku bukankah sudah jelas, menghabisi kalian semua ras iblis darah, tapi aku mau bertanya dulu dengan mu, apakah kau tidak kedinginan menggunakan pakaian seminim itu, lihat lah bukit giok kembar mu itu bahkan hampir keluar semua" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menunjuk ke arah dada wanita iblis darah itu.


Wanita muda yang merupakan ratu iblis darah itu tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Long Tian.


"Manusia jika kau melepaskan ku, maka pakaian ini juga akan aku bolehkan kau melepaskannya" ucap wanita muda itu dengan mesra sambil memajukan dada nya


"Meski pun Bukit Giok kembar mu itu sangat besar tapi maafkan aku karena aku benar benar tidak tertarik dengan wanita ras iblis darah yang sudah sangat tua, bukan kah kau sudah berusia ratusan juta tahun, kenapa kau menggunakan fisik seperti ini bukannya menggunakan fisik nenek tua yang bungkuk dan memiliki banyak keriput" ucap Long Tian sambil tertawa terbahak bahak.


Wanita muda itu tampak sangat marah dengan ucapan Long Tian dan langsung meninju ke arah Long Tian, dia berusaha mengirim serangan Qi jarak jauh ke Long Tian.


Booooooooooom


Siluet tinju berwarna merah itu mengenai segel buatan Long Tian yang masih berbentuk seperti bangunan tua yang transparan.


Long Tian tidak menggubris serangan itu karena segel buatannya mampu untuk menahan serangan ratu iblis darah.


Long Tian melihat ke sekelilingnya dan menemukan sebuah batu besar yang datar yang cocok untuk dia duduki dengan jarak 100 meter dari tempatnya dan dia kemudian menggunakan kekuatan aura naga nya untuk menaik batu besar itu ke depannya.


Batu besar itu bergerak dengan cepat seolah ada yang menarik nya dan dalam waktu singkat sudah ada di depan Long Tian yang langsung diduduki oleh Long Tian.


"Ratu apakah itu serangan terkuat mu, dan apakah kau tidak lelah melayang terus seperti itu" ucap Long Tian sambil tersenyum mesra ke wanita muda yang merupakan ratu iblis darah.


"Aku akan membuat mu kesal dan lelah" ucap Long Tian dalam hatinya.


"Kau pikir aku bodoh, aku tahu jika aku menyentuh segel mu ini aku pasti mati jadi cepat hilangkan segel ini agar kita bisa berkultivasi ganda" ucap wanita muda itu dengan mesra.


"Angin tiuplah untukku" ucap Long Tian dalam hatinya sambil fokus berkomunikasi dengan semesta.


Angin tiba tiba berhembus dengan kencang dan mengakibatkan pakaian ratu iblis darah itu terangkat dan pemandangan indah terlihat jelas oleh Long Tian, jurang merah yang tertutup rerumputan hitam itu jelas nampak di depan Long Tian.


"Ratu kau bahkan tidak membungkusnya Apakah itu dipersiapkan untukku" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum mesra.


"Jika kau benar benar menginginkan nya, kemarilah aku pastikan kau akan sangat puas" ucap ratu iblis darah itu dengan mesra.


"Hujan turunlah basahi iblis darah ini" ucap Long Tian dalam hatinya sambil fokus berkomunikasi dengan semesta.


Awan di atas ratu iblis darah itu menjadi hitam dan kemudian air hujan turun dengan lebatnya tapi hanya mengenai segel buatan Long Tian saja dan ratu iblis darah itu kini basah seutuhnya akibat air hujan yang deras itu.


"Jadi kau penguasa 100 galaksi, dewa naga emas Long Tian" ucap ratu iblis darah itu sambil menggeraikan rambutnya yang basah.


"Wah ternyata kau penggemarku, apakah aku begitu di inginkan oleh para wanita ras iblis darah" ucap Long Tian dengan ramah dan tersenyum mesra.


"Long Tian, kita memang tidak pernah bertemu tapi banyak rumor tentangmu diantara kami para ratu iblis darah" ucap ratu iblis darah itu dengan mesra sambil memainkan rambut yang basah terkena air hujan.


"Oh bolehkan aku tahu rumor apa yang kalian bicarakan tentangku" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah dan menikmati pemandangan indah di depannya.


"Long Tian, kami para wanita iblis darah mendengar jika kau sangat kuat saat berkultivasi ganda, jadi apakah aku bisa mencobanya" ucap ratu iblis darah itu dengan mesra dan tetap memainkan rambutnya sendiri.