
"Tuan muda terima kasih" ucap wanita muda pemilik toko dengan hormat dan menyimpan cincin dimensi yang diberikan Long Tian dan melihat jika Long Tian menghilang.
"Nona kemana tuan muda yang tampan itu" ucap pengunjung wanita dengan gunung besar.
"Nona aku juga tidak tahu tiba tiba dia menghilang dan lima pakaian anda juga sudah di bayar oleh tuan muda itu" ucap wanita muda pemilik toko pakaian.
Long Tian sendiri sebenarnya berteleportasi ke kapal dunia naga dan muncul di kursinya kembali dan kehebohan terjadi karena posisi duduk para wanita yang membuat semua hutan dan jurang terlihat jelas oleh Long Tian.
"Adik, di cincin dimensi ini ada pakaian untuk kalian semua" ucap Long Tian sambil tersenyum dan memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi pakaian yang baru di beli nya.
"Tuan muda maafkan kami jadi banyak merepotkan anda, tapi dimana kami berganti pakaian, kan tidak mungkin kami berganti pakaian disini" ucap wanita muda itu sambil tersenyum dan melihat sekelilingnya.
"Jangan, kalian jangan berganti pakaian di hadapanku, kalian semua ikuti aku" ucap Long Tian sambil tersenyum dan berdiri lalu melangkah menuju sebuah ruangan besar yang pernah dia siapkan untuk prajuritnya beristirahat dan di ruangan itu juga ada kamar mandinya.
"Kalian berganti pakaiannya disini saja, aku akan kembali ke dek kapal" ucap Long Tian dengan ramah dan tersenyum hangat saat mereka sampai di ruangan itu.
"Baik Tuan muda, terima kasih" ucap wanita muda yang memegang cincin dimensi itu dengan ramah dan tersenyum mesra.
Long Tian tidak menggubris senyuman itu dan dia langsung melangkah kembali ke dek kapal dan menggerakkan kembali kapal dunia naga untuk mengarah ke arah desa air biru.
Satu jam berlalu dan kini wanita muda yang berpostur seperti Li Lian itu juga sudah kembali dan langsung duduk di depannya.
"Adik siapa namamu" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.
"Tuan muda nama saya Yu Ki, dan saya kebetulan anak kepala desa" ucap wanita muda itu dengan sangat ramah.
"Adik Yu Ki namaku Long Tian, alasanku menolong kalian semua karena aku kebetulan lewat saja dan memang aku sangat membenci perbuatan buruk" ucap Long Tian dengan santai sambil melihat jika saat ini Yu Ki bahkan mirip dengan putri raja dengan pakaian barunya ini.
"Tuan muda Tian, sekali lagi terima kasih atas bantuan anda, dan maaf ini cincin dimensi anda saya kembalikan" ucap Yu Ki sambil tersenyum ramah dan memberikan cincin dimensi milik Long Tian yang berisi banyak pakaian wanita dan di tolak oleh Long Tian.
"Adik simpan saja, itu semua pakaian wanita yang sengaja aku beli untuk mu dan yang lainnya, apakah kalian menyukai nya" ucap Long Tian dengan tetap ramah sambil melihat jutaan bola bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman yang masih banyak melesat di langit dunia itu.
"Tuan muda Tian, kami sangat menyukainya dan pakaian ini
Juga sangat bagus bahan dan modelnya maaf jika pakaian kami sebelumnya membuat anda tidak nyaman karena kami juga sebenarnya tidak nyaman namun apa boleh buat" ucap Yu Ki sambil tersenyum dan memakai cincin dimensi itu.
"Tuan muda Tian, malam itu hujan deras dan kami semua tertidur pulas saat kami bangun tangan dan kaki kami sudah terikat dan pakaian kami juga seperti yang anda lihat sebelumnya, kami semua terbangun di kereta kuda dan kami Melihat jika para penjaga gerbang kota bahkan tidak memeriksa kereta kereta kuda yang membawa kami semua, bahkan membiarkan kereta kereta kuda itu masuk dengan lancar" ucap Yu Ki sambil merapikan rambutnya yang basah dan Long Tian melihat yang lainnya juga mulai datang dan duduk kembali di kursi kursi yang ada.
"Maafkan aku lupa membeli makanan untuk kalian, baiklah aku akan percepat kapal ini agar kita segera sampai" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menggerakkan kapal kerajaan nya agar melesat dengan cepat ke desa air biru.
"Tuan muda Tian itu desa kami tapi kenapa semuanya hancur" ucap Yu Ki menunjuk ke sebuah desa setelah mereka melintasi pegunungan yang sangat besar dan tinggi.
"Kalian semua dengarkan aku, kalian tunggu disini saja dulu, aku akan memeriksa desa kalian dulu" ucap Long Tian sambil berdiri dari duduknya.
"Tuan muda Tian berhati hatilah" ucap Yu Ki dengan ramah dan balas dengan anggukan kepala oleh Long Tian.
Long Tian langsung menghentikan kapal kerajaannya 500 meter sebelum desa itu dan melayang 500 meter di atas tanah.
Long Tian kemudian melayang dan dengan cepat di terbang ke atas desa itu lalu melayang 100 meter di atas desa itu dan dengan mata emasnya Long Tian melihat jika kondisi desa yang banyak mengalami kerusakan itu masih memiliki banyak orang namun mereka semua terbaring lemah nyaris kehilangan nyawa mereka dan semua orang itu ada di dalam sebuah rumah yang paling besar di desa itu.
"Mereka semua nyaris kehilangan nyawa mereka" ucap Long Tian sambil melayang turun dan berdiri di depan pintu rumah besar itu.
Benar apa yang dilihat oleh mata emasnya, ratusan orang terbaring lemah di dalam rumah itu tua muda bahkan anak kecil semuanya tergeletak di lantai dan memenuhi semua area rumah itu.
"Siapapun yang melukai mereka semua benar benar biadab" ucap Long Tian sambil menggunakan aura naga untuk memindahkan mereka semua ke halaman rumah besar itu karena di dalam ruangan itu terlalu sesak bahkan dia pun tidak bisa berjalan untuk masuk ke rumah itu.
Mereka semua Long Tian baringkan di halaman rumah dengan sangat hati hati dan rapi.
Pemandangan yang membuat hati Long Tian bersedih bahkan semua wanita yang ada di atas kapal kerajaan pun melihat hal ini mereka bahkan mengira jika semua keluarga mereka itu sudah meninggal dunia sehingga semuanya menangis tersedu sedu.
Long Tian melayang lima meter di atas orang orang yang terbaring tidak sadarkan diri itu dan dengan memiliki banyak luka sabetan pedang di tubuh mereka.
Long Tian kini sudah menggunakan kekuatan 100 Galaksi dan dia mengangkat kedua tangannya sejajar dengan bahunya dan telapak tangannya menghadap ke bawah.
"Hukum penciptaan, regenerasi" ucap Long Tian pelan dan cahaya emas kelihatan keluar dari telapak tangannya menyebar ke bawah lalu membungkus semua orang orang itu seperti sebuah cangkang.
Cangkang cahaya emas yang di dalamnya ada orang yang sedang terluka parah itu kini mulai naik ke atas dan melayang 30 sentimeter di atas tanah.