
"Kubah ini hanya bisa dilewati oleh orang yang berhati baik seperti kalian saja, jadi jika seandainya Manusia gunung sekalipun bisa melewati kubah ini berarti hati mereka baik, akan tetapi untuk yang berhati jahat akan menjadi abu beserta garis darah mereka, semoga hidup kalian semua bisa lebih tenang di desa ini, menurut saya jangan hari ini kalian membersihkan jalanan, tapi besok saja setelah saya meninggalkan desa ini, karena nanti saya akan melanjutkan perjalanan melalui jalanan itu, jadi bisa sekalian membersihkan apabila ada yang membahayakan untuk keselamatan kalian semua" ucap Long Tian dengan ramah dan terdengar oleh semuanya.
"Tuan muda terima kasih, mungkin hanya anda satu satunya bangsawan yang baik, yang mau membantu kami warga desa" ucap kepala desa itu dengan ramah sambil membungkuk untuk menghormati Long Tian.
"Kepala desa, mari kita kembali ke desa, dan sampaikan agar tidak ada yang menyeberang dahulu" ucap Long Tian dengan ramah.
"Kita semua kembali desa, kalian berlima berjaga di atas jembatan, segera laporkan kepadaku jika ada masalah, ingat jangan menyeberang dahulu sebelum tuan muda meninggalkan desa kita" ucap kepala desa itu dengan lantang.
Mereka semua kembali ke desa kecuali lima orang yang berada di atas jembatan tetap berjaga disana.
"Tuan muda apakah ada kendala saat anda melintasi hutan ke desa kami" ucap kepala desa itu dengan ramah.
"Saya tidak berjalan di dalam hutan melainkan di atas hutan jadi tidak ada kendala apapun, oh iya kepala desa apakah desa anda memiliki kendala lain selain jembatan itu" ucap Long Tian sambil tersenyum dan tetap melangkah berdampingan dengan kepala desa dan di belakangnya ada pria sepuh pemilik rumah makan itu bersama warga lainnya.
"Jika boleh saya tahu bagaimana tuan muda bisa menggerakkan tanah dan batuan itu sehingga menjadi sebuah jembatan saya baru tahu ada ilmu tentang ini" ucap Kepala desa itu dengan ramah.
"Tuan kepala desa susah jika aku harus menjelaskannya yang penting saat ini masalah kalian sudah selesai" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.
Mereka terus berjalan memasuki desa itu dan Long Tian di ajak kepala desa ke sebuah bangunan besar di belakang desa sedangkan warga lainnya di ajak pemilik rumah makan untuk makan gratis di rumah makannya.
Di bangunan besar belakang desa Long Tian melihat jika banyak sekali pucuk teh kering dan biji kopi yang sudah kering menumpuk memenuhi bangunan besar itu.
"Tuan muda ini semua yang kami miliki, karena kami hanya panen tanpa bisa menjualnya akibat kereta kuda kami yang biasanya melewati jembatan itu tidak bisa jika harus melewati jalanan di dalam hutan" ucap kepala desa itu dengan ramah.
"Tua kepala desa, jika saya membeli ini semua berapa saya harus membayarnya" ucap Long Tian dengan ramah.
"Tuan muda karena anda sudah membantu kami dengan membuat jembatan itu maka ambillah semuanya gratis, anda tidak perlu membayar sedikit pun" ucap kepala desa itu dengan ramah.
Long Tian hanya tersenyum dan kemudian dia mengirim semua pucuk teh kering dan biji kopi itu ke salah satu ruangan tempat dia menyimpan bahan bahan herbal nya di ruangan alkemis miliknya di istana dunia jiwa.
Dan hal ini membuat kepala desa itu menjadi terkejut karena tiba tiba semuanya menghilang dari hadapannya.
"Tuan muda semuanya ada lima ratus keluarga di desa kami ini, desa kami ini hanya desa di pedalaman jadi banyak yang setelah dewasa memilih hidup merantau di kota.
"Tuan kepala desa kalian semua orang baik saya ada sedikit oleh oleh untuk kalian semua" ucap Long Tian dengan ramah sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi seribu cincin dimensi kosong dengan dimensi lima ratus meter persegi dan lima juta keping koin emas.
"Tuan muda ini sangat berharga, kami tidak pantas menerima kebaikan ini, justru Kamilah seharusnya yang memberi untuk anda karena anda sudah membantu membuat jembatan yang kami sangat perlukan, bahkan kami yakin jika jembatan buatan anda bisa bertahan sampai ratusan juta tahun" ucap kepala desa itu dengan ramah sambil mencoba mengembalikan cincin dimensi yang diberikan oleh Long Tian namun ditolak oleh Long Tian.
"Tuan kepala desa, saya hanya memberi oleh oleh saja untuk warga anda, dengan cincin dimensi yang ada di dalam maka kalian tidak perlu lagi menggunakan kereta kuda jika ingin menjual hasil pertanian kalian, semuanya bisa di bawa di dalam cincin dimensi itu, dan kepingan emas itu juga bisa kalian gunakan untuk modal kalian, baiklah urusan saya di desa ini sudah selesai saya ada sesuatu khusus untuk anda simpan dan gunakan jika ada saat darurat" ucap Long Tian sambil tersenyum dan memberikan satu cincin dimensi lagi yang berisi 5000 butir Pil Penyembuh tingkat dewa.
"Tuan muda anda sungguh dermawan dan saya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anda, bolehkan saya mengetahui nama anda" ucap kepala desa itu dengan sangat sopan.
"Nama saya Long Tian, dan bukankah kehadiran saya kalian semua di desa ini inginkan" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.
"Dewa naga emas apakah ini anda" ucap kepala desa itu dengan ramah sambil memegang kedua bahu Long Tian.
Long Tian hanya tersenyum saja dan kemudian dia menggunakan kekuatan 100 galaksi nya, sehingga membuat kepala desa itu tambah kaget lalu berlutut di hadapan Long Tian sambil kemudian bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian.
"Tuan kepala desa bangunlah, saya permisi karena masih ada yang meminta kehadiran saya, ingat kalian besok saja jika ingin menyeberang jembatan itu" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menghentikan menggunakan kekuatan 100 galaksinya.
"Penguasa ku, Dewa naga emas, maaf kan saya dewa bisakah anda tetap menggunakan mahkota dan jubah cahaya anda, banyak sekali warga yang ingin bisa berjumpa dengan anda, saya mohon" ucap Kepala desa itu dengan sangat sopan dan hormat.
Long Tian kemudian mengaktifkan kembali kekuatan 100 galaksi di depan kepala desa itu.
"Tuan kepala desa baiklah saya mohon diri, apakah anda mau menemani saya keluar dari desa anda ini" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat.
"Mari penguasa saya akan mengantar anda sampai ujung jembatan" ucap kepala desa itu dengan hormat.
Mereka berdua keluar dari bangunan besar itu dan melangkah di jalanan desa bedanya kaki Long Tian tidak menginjak tanah melainkan menginjak lingkaran cahaya nya.
Semua warga desa yang melihat Long Tian dengan menggunakan kekuatan 100 galaksi langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian dan Long Tian juga selalu menyapa mereka semua dengan sangat ramah.