Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Semesta kedua galaksi kesepuluh.


"Gege jika Geg menghadapi kesulitan berbagilah kepada Ling-er,  Ling-er akan selalu ada untuk Gege" ucap Hao Ling sambil tersenyum.


"Iya Ling-er, hari ini sudah larut lebih baik kita beristirahat karena besok Gege akan menyelesaikan urusan Gege di Galaksi ini" ucap Long Tian sambil berdiri dan mengajak Hao Ling beristirahat.


Malam kini telah hilang digantikan matahari pagi yang bersinar terang, Long Tian sendiri saat ini sudah berada di buritan kapal dunia naga dan hanya ditemani oleh Jenderal muda dan 100 Prajuritnya.


"Jenderal apakah selama aku pergi ada masalah terjadi" Ucap Long Tian kepada Jenderal muda itu dengan ramah.


" Tidak ada Penguasa, semua tenang dan tidak ada gangguan apapun" jawab Jenderal muda itu dengan sopan.


" Baguslah jika demikian, kalian semua beristirahatlah dahulu di dunia naga dan ajak semua kapal yang ada di luar untuk semua masuk ke dunia Naga karena kita akan berpindah semesta" ucap Long Tian sambil duduk di kursinya.


" Baik Penguasa, dan mohon maaf menyampaikan pesan dari Pemimpin Long Yu, Jenderal Long Pang dan Jenderal Huo Zhen bahwa mereka sementara berkultivasi dahulu termasuk juga semua pasukan perang" ucap Jenderal muda tersebut.


Long Tian tidak menjawabnya tetapi dia tersenyum kepada Jenderal muda tersebut dan menganggukan kepalanya dan kembali melihat angkasa yang luas di depannya.


Jenderal muda itu langsung membungkuk dan mengajak semua prajurit untuk ke Dunia Naga sekaligus menarik semua pasukan yang ada di kapal perang di luar kapal Dunia Naga.


"Aku hanya bisa merasakan dimana lokasi planet planet di semesta ini tapi dengan pagoda 100 galaksi aku bahkan bisa melihatnya dengan jelas, sebaiknya setelah aku membereskan semua urusan dunia di galaksi ini aku harus berkultivasi agar aku bisa mendengar apa yang aku lihat di bola cahaya dunia* ucap Long Tian dalam hatinya.


Lima belas menit kemudian dia mengetahui jika semua kapal perang nya sudah kembali semua ke dunia naga.


Long Tian kembali menggerakkan kapal dunia naga melesat ke poros langit dan langsung masuk ke gerbang keluar dari Semesta itu menuju ke Semesta kedua.


Hanya membutuhkan lima menit untuknya sampai di semesta kedua dengan kecepatan kapal dunia naga dan kini seperti biasa kapal dunia naga sudah melayang di Angkasa di dekat poros langit semesta kedua galaksi ke Sepuluh.


Long Tian kemudian mengaktifkan semua segel yang di miliki kapal dunia naga yaitu segel pertahanan, segel pembalik serangan, segel penyerangan dan segel ilusi.


Long Tian juga mematikan pintu dimensi dan gerbang keluar dari kapal dunia naga,


 "Disini hanya satu dunia jadi tidak akan lama, biarlah mereka semua beristirahatlah dan berkultivasi dahulu" ucap Long Tian yang kemudian berteleportasi ke satu satunya planet yang memiliki kehidupan disana dan dia kini sampai langsung di atas ibukota dunia itu.


Long Tian yang di muncul di atas ibukota itu mengetahui jika tidak ada yang membuatnya harus menjelajah di dunia ini jadi dia memilih untuk langsung menyelesaikan masalah sekte aliran hitam di dunia ini.


Long Tian perlahan turun dari langit dan sudah menggunakan kekuatan 100 galaksi nya, membuat penduduk ibukota langsung berlutut dan bersujud saat melihatnya.


Long Tian melesat menuju areal di depan gerbang ibukota yang di gunakan oleh mereka semua untuk melawan pasukan sekte aliran hitam. 


"Kalian semua prajurit dan juga yang membantu peperangan ini masuklah kedalam ibukota, biar aku saja yang menghapus mereka" ucap Long Tian sambil melayang di atas prajurit prajurit itu.


Semua melihat ke atas kepala mereka dan melihat sosok Penguasa 100 Galaksi terbang melayang di atas mereka.


Semua nya langsung menghentikan sementara peperangan itu dan bergerak mundur termasuk pihak sekte aliran hitam yang langsung melarikan diri dari medan Perang. 


Long Tian tersenyum melihat musuhnya melarikan diri, dia Langsung menggerakkan tangannya dan membuat segel penghapus Jiwa, cahaya emas melesat ke angkasa dan menyebar di angkasa menutup dunia itu.


"Kalian semua tidak ikut pergi" ucap Long Tian sambil melepas aura naganya menekan semua musuhnya untuk berlutut.


"Maafkan kami Penguasa" ucap salah satu mereka yang merupakan salah satu pemimpin pasukan sekte aliran hitam.


"Pengikut Ras Iblis darah seperti kalian semua tidak pantas ada di dunia kekuasaanku" ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya dengan cepat.


" Pengendalian alam, tanah telanlah mereka semua" ucap Long Tian pelan


Tanah mulai bergetar dan menarik semua pasukan sekte aliran hitam meski mereka semua sudah berlari menjauh tampak ribuan yang berhasil terbang dan melayang dan melesat menjauhi Long Tian.


"Kalian ini masih berani pergi dari hadapanku" ucap Long Tian melihat ribuan yang berhasil meloloskan diri itu.


"Pengendalian alam, petir hanguskan mereka" ucapnya lagi sambil menunjuk semua yang kabur menjauh darinya.


Langit tiba tiba gelap dan petir berwarna emas tiba tiba banyak bermunculan menyambar semua yang sedang terbang dan mengubah mereka menjadi abu.


Jiwa jiwa mulai beterbangan saat mereka hangus menjadi abu saat terkena petir emas itu dan demikian juga dari dalam tanah juga keluar jiwa jiwa yang melesat ke angkasa dan menabrak segep penghapus jiwa dan langsung menjadi Abu.


"Siapa pemimpin dunia ini kemarilah" ucap Long Tian yang sudah membalikan badannya menghadap ke Ibukota 


Seorang pria sepuh melesat ke arahnya dan berlutut lalu Memberi sujud tiga kali "Hormat kepada Penguasa 100 galaksi" ucap pria tersebut sambil membuka pertahanan jiwanya.


Long Tian langsung memeriksa jiwa pria sepuh tersebut dan mengetahui jika jiwanya bersih langsung memberikan kontrak jiwa kepada pria sepuh tersebut dan mengeluarkan sebuah cincin dimensi.


"Namaku Long Tian, kau Bangunlah, terima ini dan baca serta pelajari kitab tulisanku di dalamnya dan gunakan semua yang ada didalamnya untuk kemajuan dunia ini serta penduduk dunia ini dan lupa hapus semua pengikut ras iblis darah didunia ini" ucap Long Tian sambil tersenyum dan memberikan sebuah cincin dimensi


" Terimakasih Penguasa hamba akan menjalankan tugas yang diberikan" ucap Pria sepuh tersebut sambil menerima cincin dimensi dan melihat Long Tian sudah tidak ada lagi di hadapannya.


Pria paruh baya tersebut langsung berlutut dan bersujud tiga kali di Ikuti semua yang melihat Long Tian menghilang untuk menghormati Long Tian


"Haiyaaaa saking gugupnya aku sampai tidak menyebutkan namaku" ucap pria sepuh tersebut sambil memukul keningnya sendiri.


"Semoga Penguasa memahaminya" ucapnya lagi sambil terbang melesat kembali ke istananya.


Long Tian sebenarnya belum pergi dari sana tapi dia menggunakan segel ilusi yang membuatnya tidak terlihat, dia ingin tertawa melihat sikap pria sepuh itu tapi menahannya.


"Ada ada saja, baiklah waktunya kembali melanjutkan perjalanan" ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya menghapus segel penghapus Jiwa lalu kemudian dia berteleportasi kembali ke kapal dunia naga.