Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 82 part 13


"Ling-er kita membutuhkan banyak pasukan wanita untuk mengambil alih dunia bulan di galaksi surgawi, karena ling-er tahu sendiri jika hanya pasukan wanita saja yang bisa berperang disana di tambah lagi Gege berencana mengambil alih dunia peri agar Li Mei bisa kembali menjadi penguasa dunia Peri, oleh karena itu sebaiknya mereka bersiap saja dahulu, kita tidak tahu disana sudah sekuat apa, jika Lian-er dan mei-er hamil lalu siapa yang akan menjaga mu nantinya" ucap Long Tian sambil tersenyum hangat.


"Gege kan ada Qia Qia dia sangat kuat dan dia juga sangat baik ke kami semua meskipun kadang dia sangat tegas jika melatihku" ucap Hao Ling sambil tertawa ringan.


"Ling-er Qia Qia rencananya akan Gege berikan satu dunia di galaksi terkutuk itu demikian juga dengan Mo Fei karena jika dua dunia terbesar di pegang mereka galaksi terkutuk itu akan menjadi galaksi yang mudah dikendalikan oleh kita" ucap Long Tian sambil kembali mengunyah apel emasnya.


"Gege, apakah gege akan menetap di Galaksi ke 100 lagi dan tidak berpindah ke Galaksi surgawi saja" ucap Hao Ling sambil kembali juga mengunyah apel emasnya.


"Dunia Naga di galaksi surgawi itu akan gege ambil alih lagi dan untuk galaksi ke 100 yang merupakan galaksi Gege di masa lalu tetap akan gege kuasai seutuhnya untuk di pimpin oleh Chen-er jika dia sudah besar nanti" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke Hao Ling.


"Gege sudah mempersiapkan semuanya dengan sangat baik, tapi kenapa Gege terlihat masih menyimpan beban" ucap Hao Ling sambil tersenyum hangat.


"Ling-er Gege berencana nantinya akan mengambil alih kekuasaan galaksi surgawi dan galaksi terkutuk itu, namun jika bisa gege akan mengambil alih juga galaksi ilahi, sudah cukup lama para dewa tua itu enak enakan lepas tangan dari kehidupan manusia bahkan mereka tidak ikut campur dalam pemusnahan ras iblis darah" jawab Long Tian sambil tersenyum hangat dan menghabiskan minuman nya.


"Gege aku tau jika Qia Qia adalah salah satu Ratu iblis darah tapi apakah tidak akan menjadi masalah kedepannya jika dia memimpin satu dunia di galaksi terkutuk" ucap Hao Ling sambil tersenyum ramah.


"Ling-er kita tidak bisa menghapus semua ras iblis darah itu karena akan merusak tatanan kehidupan dari sang pencipta namun kita bisa memberikan garis yang baru dari semua bawahan Qia Qia dan juga Mo Fei nantinya" ucap Long Tian dengan santai.


"Ling-er memahami nya Gege, dan mengenai galaksi Ilahi bukankah gege mudah untuk kesana" ucap Hao Ling


"Ling-er untuk kesana saat ini pun Gege bisa namun tidak semudah itu membuat dewa dewa tua itu sadar, kecuali semua urusan kita di galaksi surgawi dan galaksi terkutuk selesai baru Gege yakin akan ada kubu disana, kubu yang memihak gege akan ada jadi tidak perlu Gege menyadarkan semuanya lagi" jawab Long Tian sambil tersenyum ramah dan menyadari jika ada banyak orang di luar gerbang sekte yang masih tertutup oleh kubah cahaya berwarna putih itu.


"Pesanku yang penting Gege selalu berhati hati dan mengenai galaksi surgawi kita masih memiliki banyak waktu jadi jangan terburu buru kesana, jangan sampai gara gara terburu buru akan membawa kerugian untuk Gege" ucap Hao Ling sambil tersenyum ramah.


"Ling-er, kehadiran Gege sudah ada yang menunggu jadi apakah Ling-er akan ikut untuk menyerahkan sekte pilar naga emas ini" ucap Long Tian dengan santai sambil berdiri dan diikuti oleh Hao Ling.


"Tidak Gege, ling-er hendak kembali saja ke Istana merah, takutnya mereka kebingungan mencari Ling-er" ucap Hao Ling sambil memeluk suaminya itu dan langsung di teleportasikan oleh Long Tian ke kamarnya di istana merah yang ada di dunia naga.


Long Tian kemudian menggerakkan tangannya dengan cepat untuk menghilangkan segel perlindungannya dan kini kubah berwarna putih itu mulai memudar dan menghilang seutuhnya.


Memperlihatkan tembok dan gerbang yang sangat kuat, megah serta mewah layaknya tembok dan gerbang istana kekaisaran.


Semuanya yang ada di luar gerbang masuk sekte pilar naga emas yang tiada lain rombongan Jima yang diminta oleh Long Tian untuk datang pagi hari terkejut karena tiba tiba melihat tembok besar dan megah itu, sedangkan sehari sebelumnya puncak gunung itu masih kosong.


Gerbang besar itu perlahan terbuka dan tampak jika Long Tian kini sedang melayang satu meter diatas tanah menyambut kedatangan mereka semua.


"Hormat kepada Penguasa" ucap semuanya kompak sambil berlutut di depan Long Tian.


"Bangunlah, seperti yang kalian sampaikan kemarin kepadaku bahwa kalian semua ingin membentuk sebuah sekte, jadi aku berikan sekte Pilar Naga Emas ini untuk kalian kembangkan dan Tetua Jima kau aku angkat sebagai master sektenya" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke anak perempuan yang merupakan cucu perempuannya Jima dan semuanya langsung berdiri kembali.


"Penguasa, ini sangat megah, bahkan istana kekaisaran kalah dengan kemegahan sekte kita ini" ucap Master sekte Jima dengan hormat.


"Baiklah ayo kita berkeliling dahulu agar kalian semua mengetahui bangunan apa dan semua yang ada di dalam area sekte Pilar naga emas ini" ucap Long Tian sambil melihat semua yang ada di depannya lalu membalikkan badannya dan melayang untuk berkeliling area sekte pilar naga emas di ikuti oleh semuanya.


Long Tian menjelaskan semua bagian dan bangunan yang ada di dalam area sekte Pilar Naga Emas bahkan dia pun menjelaskan tentang istana merah miliknya yang sekaligus meminta Jima untuk merawatnya agar suatu hari dia datang ke situ dia bisa beristirahat dengan nyaman.


Mereka kemudian berkumpul di halaman depan sekte kembali dan duduk di bangku bangku yang memang di siapkan disana, karena memang tempat itu akan digunakan sebagai tempat untuk pelatihan murid murid sekte nantinya.


"Master sekte Jima apakah ada yang ingin anda tanyakan" ucap Long Tian dengan ramah sambil melihat ke semuanya yang memang menghadap kepadanya.


"Penguasa apakah ada cara melihat jika yang mendaftar ke sekte kita ini benar benar berhati bersih dan tidak memiliki niat jahat apapun yang tersembunyi" ucap master sekte Jima dengan penuh hormat dan sangat sopan kepada Long Tian.


"Seluruh area pegunungan berikut kota dan desa disini sudah berada dalam kubah perlindungan buatanku dan nantinya akan aku siapkan juga kubah perlindungan yang bisa menjadi pembalik serangan dari orang orang yang berhati jahat." Ucap Long Tian dengan ramah dan tersenyum hangat ke semuanya.