
Kapal dunia naga melesat ke arah poros langitĀ memasuki gerbang dimensi yang tertutup segel ilusi dan melesat di dalamnya dengan kecepatan penuhnya.
Kapal dunia naga hanya membutuhkan sepuluh menit untuk sampai di galaksi ke sebelas dan kini sudah melayang di angkasa semesta pertama.
"Ling-er kita sudah berada di galaksi ke sebelas dan Gege masih harus melanjutkan perjalanan ke dunia disini jadi Gege belum bisa pulang" ucap Long Tian bertelepati.
"Gege lanjutkanlah dan selalu berhati hati" jawab Hao Ling melalui telepati.
Long Tian yang merasakan jika ada salah satu dunia di semesta itu yang memerlukan kehadirannya langsung berteleportasi dengan acak.
"Ini sebuah medan perang" ucap Long Tian yang kini melihat jika di depannya ada jutaan orang yang sedang berperang dan langsung melesat satu kilometer di atas mereka yang sedang berperang itu.
"Mereka semua bukan pengikut ras iblis darah, melainkan pasukan perang dua kerajaan yang berbeda baiklah jadi tugasku adalah menghentikan mereka" ucap Long Tian pelan sambil melesat turun dan kini melayang 200 meter di atas tanah dengan menggunakan kekuatan 100 galaksi nya.
"Kalian semua hentikan perang ini sekarang juga" ucap Long Tian dengan sangat tegas mendominasi.
Mereka semua melihat long tian dengan menggunakan kekuatan 100 galaksi dan langsung menghentikan kegiatan mereka, dua kubu yang berperang kini berlutut dan bersujud 3 kali menghormati Long Tian.
Long Tian melesat turun dan kini melayang 10 meter di atas tanah melihat mereka semua yang berlutut dan berhentiĀ berperang.
"Siapa pemimpin kekacauan ini" ucap Long Tian dengan tegas sambil perlahan turun ke atas tanah namun lingkaran cahaya di bawah kakinya menahannya untuk menyentuh tanah.
Dua orang pria sepuh melesat mendekati Long Tian dan langsung berlutut di depannya.
"Saya Raja Loi memberi hormat kepada penguasa" ucap seorang pria sepuh.
"Saya Raja Xio memberi Hormat kepada penguasa" ucao pria sepuh satunya.
"Hormat Kelian aku terima berdirilah dan bubarkan semuanya" ucap Long Tian dengan tegas membuat kedua pria sepuh itu menelan ludah mereka.
Keduanya langsung melesat ke atas pasukan mereka dan menarik semua pasukan mereka tanpa terkecuali dan kembali menghadap Long Tian.
"Kalian berdua kenapa berperang" ucap Long Tian dengan tegas sambil melihat kedua orang sepuh itu.
Keduanya terdiam dan saling melihat satu sama lain meminta lawannya untuk berbicara lebih dulu.
"Apa perlu aku memotong tangan kalian dahulu baru kalian mau berbicara" ucap Long Tian lagi
"Penguasa, Raja Loi yang menyerang kami dahulu" ucap Raja Xio sambil melihat Raja Loi dengan sorot mata tajam.
"Penguasa, Raja Xio membiarkan sekte aliran hitam di wilayah kerajaannya dan saya sudah meminta nya untuk menghapus mereka namun selalu di tolak jadi kami menyerang kerajaan nya" ucap Raja Loi sambil menunduk.
"Apa alasanmu membiarkan pengikut iblis darah tetap ada di kerajaan mu" ucap Long Tian dengan tegas dan menekan Raja Xio dengan aura naganya sampai Aja Xio berlutut dengan paksa dan merasakan beban yang sangat berat di pundaknya.
"Penguasa, saya selalu mengawasi mereka semua namun mereka tidak melakukan hal merugikan penduduk kerajaan hamba" ucap Raja Xio sambil menahan tekanan aura naga.
"Itu karena mereka masih belum cukup kekuatan untuk melawan mu, jika mereka lebih kuat dan lebih banyak apa yang akan terjadi" ucap Long Tian dengan tegas.
"Hamba mengakui kesalahan hamba, dan akan segera menghapus mereka, mohon penguasa memberi kesempatan" ucap Raja Xio tanpa ekspresi karena beban aura naga semakin terasa olehnya.
"Berdirilah" ucap Long Tian dengan tetap tegas dan menarik aura naganya.
"Terima kasih penguasa" ucap Raja Xio sambil berdiri.
"Kalian berdua lihat ulah kalian, prajurit tidak berdosa kini banyak yang terluka apa kalian berdua bahagia melihat ini" ucap Long Tian dengan tegas.
Mereka berdua hanya menundukkan kepalanya memahami kesalahan mereka berdua.
"Berikan Pil penyembuh didalam cincin ini kepada semua yang terluka dan segera kesini jika sudah selesai" ucap Long Tian sambil memberi masing masing satu juta Pil Penyembuh tingkat dewa miliknya.
"Baik Penguasa Terima kasih" ucap kedua raja itu sambil menerima cincin dimensi itu dan melesat ke arah prajurit masing masing.
Lima belas menit Long Tian menunggu mereka berdua kedua raja itu kini telah kembali berdiri di hadapan nya.
"Kalian simpan yang tersisa dan sekarang antar saya ke sekte aliran hitam itu" ucap Long Tian dengan ramah.
Mereka bertiga terbang melesat ke arah timur dan tiba di sebuah gunung yang sangat besar dan menunjukkan jika gunung itulah yang menjadi satu satunya sekte aliran hitam.
Mereka bertiga melayang satu kilometer dari gunung itu dan semuanya melihat kegiatan di gunung itu di isi oleh orang orang sekte yang sedang berlatih.
Namun berbeda dengan Long Tian dia melihat jauh kedalam bagunan bagunan dan bahkan kedalam tanah, dan melihat jika gunung itu memiliki banyak ruangan didalamnya dan di penuhi oleh orang orang aliran hitam itu.
"Penguasa hanya mereka itulah yang menjadi sekte aliran hitam di wilayah kerajaan" ucap raja Xio dengan sopan.
Long Tian hanya mengangguk dan membuat segel penghapus jiwa, cahay emas yang melesat ke atas langit membuat keduanya tertegun karena ini hal baru buat mereka berdua.
Long Tian kemudian membuat segel kutukan darah dan jutaan bola bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman keluar dari jari telunjuk Long Tian dan melesat kearah sekte tersebut.
Satu persatu dari mereka mendapatkan bola cahaya kecil itu dan dari tubuh mereka keluar puluhan bahkan ada yang ribuan bola cahaya kecil yang langsung melesat ke seluruh dunia menjadi suatu fenomena di dunia itu.
Kedua raja itu melihat setelah tubuh orang orang sekte aliran hitam mengeluarkan bola bola cahaya kecil tubuh mereka memerah dan kemudian mereka menjadi abu dalam hitungan detik.
Hanya membutuhkan waktu yang sangat sebentar sebuah gunung yang tadinya ramai oleh orang orang sekte aliran hitam itu kini menjadi sepi seperti gunung gunung lainnya meski masih memiliki banyak bangunan disana.
"Ikuti aku" ucap Long Tian sambil terbang pelan ke arah Goa Goa besar tersembunyi yang ada di gunung itu.
Satu persatu Goa dia masuki dan membuat Raja Xio terus menyadari kesalahannya.
Mereka kini sudah kembali melayang di atas sekte itu dan Raja Xio masih menundukkan kepalanya, dia tidak berani lagi mengangkat kepalanya di hadapan Long Tian maupun raja Loi.
"Kalian Sudah lihat bagaimana mereka menyembunyikan kekuatan mereka, jadi jangan sampai kalian memberikan mereka ruang" ucap Long Tian dengan tegas.
"Baik penguasa" ucap mereka berdua kompak namun Raja Xio masih menundukkan kepalanya.
"Kalian kembali ke pasukan kalian dan perintahkan mereka untuk kembali dan ingat jangan biarkan mereka bermusuhan, rukunkan mereka, jika sudah segera kembali kesini" ucap Long Tian dengan tegas.