
"Jadi ini sungai yang mengering yang di bicarakan tadi' ucap Long Tian sambil tersenyum dan duduk di pinggir sungai tersebut yang memang tidak lagi memiliki air sama sekali dengan tangan kanannya menyentuh tanah agar mengetahui apa yang terjadi dengan sungai itu.
"Baiklah jika demikian jadi ini ulah manusia bukan karena faktor alam" ucap Long Tian sambil melesat ke atas awan dan dia kini berdiri di awan.
"Awan ikuti aliran sungai yang kering itu" ucap Long Tian pelan dan langsung diikuti permintaannya oleh awan, awan pun langsung bergerak mengikuti alur dari sungai tersebut.
"Ketemu, awan berhentilah, jadi putusnya di lembah yang tadi orang orang aliran hitam itu bersembunyi ternyata" ucap Long Tian sambil melihat jika sungai yang kering itu hanyalah anak sungai yang cabangnya di tutup dengan batu batu jadi hanya mengalir ke satu cabang saja.
Long Tian melesat dari atas awan dan turun persis di persimpangan sungai itu.
"Sungai utama saja masih deras, jika bukan ulah manusia maka kedua sungai ini seharusnya tetap sama sama deras, tanah telan semua penghalang ini" ucap Long Tian sambil menghentakkan kakinya ke tanah.
Tanah mulai bergetar lalu mulai terbelah dan batu batu besar yang menutupi anak sungai itu mulai bergerak perlahan masuk kembali kedalam tanah semuanya namun air sungai itu belum juga mengalir ke sungai yang kering.
"Trik murahan" ucap Long Tian sambil tersenyum dan kemudian mengambil sebuah batu kerikil lalu melemparkannya ke dinding sungai kering di seberang nya.
"Booooooooooom"
Ledakan keras terdengar saat batu kerikil yang dilemparkan oleh Long Tian mengenai dinding sungai di seberang nya itu.
Air sungai yang sebelumnya tertahan langsung deras mengalir ke anak sungai yang sempat kering itu.
"Pintar juga siapapun kau yang memasang array pertahanan untuk menahan air sungai ini lalu menutupi pusat array dengan batu batu besar seolah olah akibat alam" ucap Long Tian sambil melihat sungai yang sebelumnya kering kini langsung deras kembali airnya.
"Yang jadi pertanyaan adalah apa maksud utama penutupan anak sungai ini, karena sampai menggunakan kekuatan besar dan array nya pun bukan array rendah melainkan array tingkat tinggi" ucap Long Tian sambil kemudian duduk dengan sikap lotus di atas rerumputan di pinggir sungai itu lalu fokus berkomunikasi dengan semesta.
Belum lima menit berlalu Long Tian sudah berteleportasi kembali ke atas awan dan masih dalam sikap duduk lotusnya.
"Siapa kalian kenapa kalian sampai tergesa gesa mendatangi tempat itu" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil melihat ke bawah tepatnya ke lokasi dia duduk sebelumnya kini terlihat ada seratus orang yang berdiri di sana dengan melihat ke arah anak sungai tepatnya ke lokasi array yang tertutup oleh batu batu besar tadi.
"Mereka semua cepat sekali datangnya berarti markas mereka berada dekat simpang anak sungai itu" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil terus mengawasi orang orang itu.
Orang orang itu tampak kebingungan dan mereka bahkan berusaha untuk menutup kembali aliran sungai itu dengan memasukkan batu batu besar yang ada di sekitar mereka.
Melihat hal ini Long Tian tidak tinggal diam dia kemudian menunjuk ke bawahnya dan cahaya transparan melesat ke bawah membuat kubah yang menutup semua orang orang itu.
"Aku susah payah membukanya kalian malah kembali ingin menutupnya, apa tujuan kalian sebenarnya" ucap Long Tian sambil tetap melayang di atas sungai.
"Tuan muda, Jadi anda yang sudah merusak tanggul yang kami buat, apakah anda tahu jika aliran sungai ini berujung di sekte aliran hitam, kami memutus aliran sungai ini karena kami tidak mau mereka hidup dengan tenang, mohon anda memikirkannya lagi" ucap salah seorang dari mereka yang memiliki kultivasi tingkat pencipta semesta tahap akhir yang merupakan yang terkuat dari mereka semua.
"Lalu apakah kalian tahu jika banyak desa dan kota juga memerlukan aliran sungai ini" jawab Long Tian dengan santai dan memeriksa jiwa mereka semua yang ada di depannya yang ternyata berjiwa baik tidak sama sekali terlihat kejahatan di hati mereka.
Mereka semua menundukan kepalanya dan mereka melihat satu sama lain karena menyadari jika apa yang Long Tian katakan adalah kebenaran dan kenyataan.
"Jika kalian semua hendak membuat sekte aliran hitam itu punah kenapa tidak langsung menyerang mereka saja malah kalian membuat hidup penduduk desa dan kota yang tidak bersalah menanggung kesalahan kalian" ucap Long Tian lagi namun kali ini menggunakan kekuatan semesta yang sangat mendominasi dan menekan mereka semua.
Mereka semua berlutut dan tampak penyesalan di wajah mereka semua.
"Tuan muda kami tidak memikirkan sejauh itu, dendam kami ke sekte aliran hitam terlalu membara sehingga menutup mata dan telinga kami" ucap salah seorang pria sepuh disana dengan tampak penyesalan di wajah mereka.
Long Tian kemudian menggerakkan tangannya dan dia menghilangkan kubah transparan yang menahan mereka semua lalu melayang dan duduk dalam sikap lotus tiga puluh sentimeter di atas rumput tepat di depan mereka semua.
"Katakan padaku apa yang sebenarnya terjadi sehingga kalian menutup aliran sungai ini dan siapa kalian sebenarnya" ucap Long Tian dengan ramah.
"Tuan muda, kami semua sisa sisa sekte aliran putih dan kami semua bergabung satu dengan yang lainnya, kami tidak memiliki kekuatan apapun untuk menghancurkan sekte aliran hitam, kami tahu anda orang baik karena jika anda bagian dari sekte aliran hitam anda pasti sudah membunuh kami semua" ucap pria sepuh yang terkuat di antara mereka semua dengan ramah.
"Apakah kalian kenal dengan tetua Jima" ucap Long Tian dengan ramah.
"Saya mengenalnya, beliau adalah tetua sekte saya namun saya sudah lama tidak berjumpa dengan Tetua Jima" ucap seorang pemuda dengan kultivasi tingkat pencipta bumi tahap akhir.
"Lalu kalian selama ini bersembunyi dimana" ucap Long Tian yang memang tidak dapat mengetahui dari mana mereka berasal karena dia tidak melihat mereka saat dia di atas awan sebelum membuka tanggul yang menutupi aliran sungai itu.
"Tuan muda kami menemukan sebuah Goa yang sangat besar dan kami menutupnya dengan sebuah array" ucap seorang pria sepuh lainnya dengan ramah.
"Apakah masih ada yang lainnya disana" ucap Long Tian dengan ramah.
"Tuan Muda, Kami bersama dengan anak dan istri kami juga beberapa murid sekte kami yang selamat" jawab pria sepuh itu dengan ramah dan di angguki oleh yang lainnya.