Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Mempelajari Poros Langit


"Kita terlalu bersemangat sampai kita mengumpulkan jutaan hewan ternak" ucap Long Yu sambil tertawa dan melihat Long Tian pergi.


" Ya kita sampai tidak memperhatikan ucapan Penguasa sebelumnya, tapi tidak apa apa anggap saja liburan" ucap Jenderal Long Pang.


" Jadi mau kita ternakkan dimana hewan hewan ini" ucap Long Yu sambil menggaruk kepalanya.


" Bagaimana jika kita ternakkan di Hutan di dekat kota kita saja, jadi penduduk dan prajurit yang ingin beternak bisa berburu sendiri" Ucap Jenderal Long Pang.


Long Yu dan Jenderal Long Pang kemudian melangkah pergi untuk menuju satu satunya Hutan yang ada di dunia Naga yang letaknya berada di belakang Kota Mereka berdua.


Mereka menamai kota kota itu sesuai nama mereka dan yang dituakan di masing masing Kota.


Long Tian yang berjalan ke arah kediaman nya tertawa dalam hatinya mengingat Long Yu dan Jenderal Long Pang yang sangat bersemangat saat berburu hewan ternak.


Tidak memerlukan waktu lama untuk Long Tian sampai di kediamannya, hari yang sudah mulai sore dan terlihat Hao Ling yang sedang duduk di teras rumahnya melihat ke arahnya.


Long Tian langsung duduk di kursi teras rumahnya dan berbincang hangat dengan istrinya memberitahukan tentang semangatnya Long Yu dan Jenderal Long Pang waktu berburu hewan ternak, Hao Ling tertawa mendengar kejadian itu.


Sementara itu Long Yu dan Jenderal Long Pang sudah sampai di Hutan dan mulai melepas hewan hewan yang mereka tangkap, setelah semuanya selesai mereka kemudian memberitahukan kepada para penduduk bahwa mereka diperbolehkan untuk menternakkan hewan yang ada hutan dan dilarang jika hanya menangkap dan membunuhnya karena akan menyebabkan kepunahan.


Waktu pun berlalu dan kini sudah 28 hari sejak mereka meninggalkan Pulau Suci.


Long Tian tampak duduk di buritan kapalnya menikmati keindahan dari angkasa dan dia beberapa kali mengambil batu meteor dan langsung menyimpannya di dunia jiwa nya.


Long Tian yang sengaja menjalankan kapalnya dengan pelan karena mereka tidak terburu oleh waktu sedikit pun. 


Dan ini untuk menyesuaikan penduduk Dunia Naga dengan kapal Dunia Naga, para prajurit pun sudah beberapa kali di latihnya dengan keluar masuk dunia dewa lalu masuk ke kapal Perang masing masing dan mengeluarkan kapal perang mereka secepat mungkin.


Prajurit Prajurit yang sudah terlatih ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja dari dunia dewa ke kapal perang dan siap berperang.


Long Tian juga sudah membuat artefak terompet yang bekerja dengan cara   mengalirkan Qi  ke giok pengendali dan secara otomatis terompet terompet yang ada di tiap tiap kota prajurit akan berbunyi dan prajurit prajurit Perang nya dapat langsung menuju kapal perangnya masing masing.


Selain itu dia juga membuat Artefak komunikasi satu arah dimana untuk menggunakan nya hanya tinggal mengalirkan Qi dan langsung berbicara dan di saat yang sama suara itu akan terdengar di Dunia Naga. Ini dibuat untuk melatih kecepatan prajurit dan kedepan mungkin dua artefak ini akan bermanfaat.


Perlahan Kapal Dunia Naga mendekat ke Poros langit dan sebuah Kapal perang kekaisaran langit mendekati nya dan terlihat sangat kecil.


"Mohon perkenalkan diri anda." Sebuah suara terdengar yang berasal dari Kapal perang kekaisaran langit.


"Saya Long Tian" ucap nya santai sambil berdiri di buritan kapalnya.


Long tian tidak menjawabnya tapi mengarahkan kapal dunia naga untuk melayang ke arah Poros langit.


Tepat di Poros langit kapal Dunia Naga berhenti bergerak dan Long Tian terbang melayang ke Pusat Poros Langit dan dia mulai mempelajari nya.


Poros langit sendiri adalah sebuah ruang yang jika dilihat dari jauh mirip tombak yang terbuat dari awan dan berada di tengah suatu semesta.


Perlahan namun pasti Long Tian mulai memahami poros langit itu dikarenakan dia memahami segel semesta. 


Dan dari apa yang dipelajarinya poros langit ini terhubung dengan 10 semesta sendiri dan 10 semesta ini mirip dengan bangunan 10 lantai dan lantai paling atas atau lantai 10 adalah semesta Dewa, lantai 9 adalah semesta semi dewa dan lantai 8 adalah semesta manusia dewa yang merupakan tempat dia saat ini, lantai 7 adalah semesta Ras Monster atau yang sudah berganti nama menjadi Semesta Harimau.


Tidak ada informasi apapun tentang semesta ke satu sampai ke enam.


Long Tian kembali ke Kapal Dunia Dewa, dia sudah memahami tentang cara perpindaham semesta. Dan dia berencana untuk ke semesta yang lebih tinggi yaitu semesta Semi Dewa.


Inilah kekuatan segel semesta tidak ada yang dapat melintas tanpa melewati segel semesta, dan setiap semesta memiliki jalan menuju Semesta di bawah nya yang dikenal oleh nya sebagai Ruang Hampa Poros Langit juga memiliki jalan yang tersegel menuju ke semesta di atasnya.


Long Tian sudah duduk di Aula Pertemuan di Kapal Dunia Naga, dan Long Tian sudah bertelepati dengan Hao Ling, Long Yu dan Jenderal Long Pang untuk menemuinya di Aula Pertemuan Kapal Dunia Naga.


Beberapa menit kemudian tampak Hao Ling yang memasuki Aula Pertemuan dan di belakangnya tampak Long Yu dan Jenderal Long Pang.


Long Yu dan Jenderal Long Pang memberikan salam dan hormat kepada Long Tian dan duduk di depan Long Tian, sedangkan Hao Ling duduk di samping Long Tian.


"Saya sudah mempelajari Poros Langit, dan benar dugaan ku, Poros Langit adalah segel semesta yang mana menjadi pintu antar semesta. Pintu yang sudah terbuka adalah pintu yang ke semesta di bawah semesta kita atau yang ke semesta Harimau, dan pintu yang menuju Semesta diatas kita yaitu semesta Semi Dewa masih tersegel" ucap Long Tian menjelaskan apa yang dia dapat dari mempelajari Poros Langit.


" Gege, jadi maksud Gege kita bisa menuju ke Semesta semi Dewa jika kita bisa melewati segel semesta" Hao Ling bertanya kepada Long Tian dan terlihat di wajah Long Yu dan Jenderal Long Pang rasa ingin tahu yang sama.


"Kita tidak akan merusak segel, tapi akan melewati segel semesta, dunia ras monster dahulunya tersegel tapi ada yang merusak segel itu dan hasilnya serangan dan serangan dari Ras Monster ke semesta kita" ucap Long Tian.


"Penguasa, apakah kita bisa melewati segel langit tanpa merusak nya." Tanya Long Yu


"Kita bisa melewati nya dan kita juga bisa pergi tanpa merusak sama sekali segel langit, tapi kemana kita akan pergi, apakah ke Semesta semi dewa yang ada di atas kita atau ke semesta yang ada  di bawah Semesta Harimau." Ucap Long Tian.


" Penguasa jika menurut hamba perjalanan ke Semesta Semi Dewa dan Semesta Dewa Lebih menantang dan menegangkan, jika kita mengetahui bahwa di sana lebih kuat dan dapat menerima kita maka kita akan mendapat banyak pengetahuan, tapi jika mereka tidak menerima kita maka kita akan mendapat banyak pengalaman" jawab Jenderal Long Pang yang di ikuti anggukan kepala dari Long Yu


" Ling-er bagaimana menurutmu?" Ucap Long Tian.