
Kapal Kerajaan melesat ke Kapal Dunia Naga dan diikuti oleh semua kapal perangnya, dari kapal dunia naga sendiri sudah melesat kapal perang yang bertugas menjaga dunia dan semesta ini.
Long Yu sendiri sudah bertelepati kepada Ji Jo agar memasang Gerbang Dimensi lintas Galaksi ke Dunia Naga jika dunia Ji Jo sudah selesai membangun kembali dunianya.
Perlahan namun pasti kapal kerajaan memasuki kapal dunia naga demikian juga kapal kapal perang lainnya.
Long Tian kembali ke buritan Kapal Dunia Naga dan meminta semua prajurit yang berjaga di buritan kapal untuk kembali ke dunia naga.
Long Tian sama sekali tidak membuang waktu untuk beristirahat, dia memilih untuk melanjutkan perjalanannya.
Kapal dunia naga sudah mengecil dan tampak long Tian, Jenderal Long Pang dan Long Yu sudah berada di buritan kapal Dunia Naga.
Kapal Dunia Naga melesat dengan cepat ke arah poros langit dan memasuki ruang hampa dan terus melesat ke galaksi ke tiga.
Satu bulan berlalu dan kapal dunia Naga sudah berhasil tiba di galaksi ke tiga di semesta pertama.
Kapal Dunia Naga juga sudah kembali ke ukuran aslinya.
"Penguasa hamba mohon ijin untuk kembali mengaktifkan Gerbang Gerbang Dimensi lintas Galaksi" ucap Long Yu.
"Lanjutkanlah Paman Yu, kita akan sedikit lebih lama di semesta yang satu ini karena ada sepuluh dunia disini dan saya akan mengunjungi semua dunia itu" ucap Long Tian
"Baik Penguasa saya mohon diri" ucap Long Yu.
"Penguasa , apakah saya harus mengirim kapal kapal perang kita ke dunia dunia disini" ucap Jenderal Long Pang bersemangat.
"Jenderal beristirahatlah dahulu nanti saya akan informasikan jika sudah waktunya, sekarang perintahkanlah untuk menjaga kapal dunia Naga ini" ucap Long Tian sambil mengajak Jenderal Long Pang kembali ke Dunia Naga.
Long Tian melangkah menuju ruang kerjanya karena pintu dimensi disana langsung menuju kediamannya dan Jenderal Long Pang menggunakan pintu dimensi yang ada di buritan kapal yang menuju ke halaman istana Dunia Naga.
Long Tian yang sudah bertelepati kepada Hao Ling agar menunggunya di kediaman langsung memasuki kamarnya dan menemui Hao Ling.
"Gege bersihkanlah diri Gege dahulu" Ucap Hao Ling sambil tersenyum dan menuangkan Teh Herbal untuk Long Tian.
Long Tian kemudian memasuki kamar mandinya dan membersihkan dirinya.
Satu minggu Long Tian dan Hao Ling bersama di kamarnya.
…..
Hari kedelapan….
Long Tian dan Hao Ling sudah duduk di teras rumahnya dan wajah Hao Ling tampak berseri seri.
"Ling-er Gege akan mengunjungi Dunia dunia disini, apakah Ling-er mau ikut Gege atau mau tetap disini" ucap Long Tian sambil kemudian meminum Teh Herbal yang sudah disajikan Hao Ling.
" Ling-er Gege pergi dulu, dan jangan lupa jaga kesehatan dan jangan terlalu sibuk dengan urusan toko Perhiasan" ucap Long Tian sambil berdiri dan kemudian mengecup kening Hao Ling.
" Gege berhati hatilah" jawab Hao Ling.
Long Tian pun kemudian berteleportasi ke salah satu dunia yang ada di semesta itu.
……
Tampak Long Tian kini sudah berada di sebuah tanah lapang di depan air terjun yang sangat tinggi dan besar dan di sekelilingnya tampak pohon pohon besar dan juga tinggi.
"Hutan ini sangat lebat tetapi air terjun ini sangat aneh karena meski airnya deras tidak ada sungai disini seakan akan semua air menghilang" ucap Long Tian yang memandangi air terjun itu.
" Seluruh dunia ini bisa aku lihat dengan ilm mata emasku, tapi tidak dengan apa yang ada di bawah aliran air terjun ini, bahkan kekuatan kontrak dunia ini juga tidak bisa mendeteksi apapun di area ini" Ucap Long Tian
Long Tian kemudian melesat ke bawah air terjun itu dan menyelam ke dalamnya, aliran air yang sangat deras itu terus ke bawah tanah dan memerlukan satu minggu untuk long Tian sampai di sebuah danau kecil dan memiliki sebuah sungai besar.
"Dunia ini masih menjadi dengan dunia di atas tapi kenapa seakan akan berbeda" ucap Long Tian yang sudah keluar dari danau itu dan berdiri di pinggir danau.
"Air terjun ini masih menjadi satu dengan air terjun di atas" ucap Long Tian kembali.
Long Tian kemudian melesat ke angkasa dan melayang satu kilometer dari tanah, di mencoba mencari kehidupan di sekitarnya dengan mata emasnya karena kekuatan kontrak dunia nya bahkan tidak berfungsi di situ.
"Akhirnya ada satu desa di pinggir hutan itu, tapi sebaiknya aku mencari tempat dahulu untuk berkultivasi dan mencari tau kenapa kontrak duniaku tidak berfungsi, apa jangan jangan ini dunia berbeda" ucap Long Tian berbicara sendiri dan melesat ke sebuah Goa besar yang ada di tebing berjarak lima kilometer darinya.
Long Tian melayang di atas mulut Goa itu dan Goa itu berada kurang lebih 800 meter dari tanah dan tebing itu juga sangat curam sehingga hanya bisa dimasuki dengan terbang.
"Goa ini tidak terawat dan tidak ada kehidupan apapun" ucap Long Tian yang sudah menggunakan kekuatan jiwanya mengecek goa tersebut.
Long Tian menggunakan pengendalian tanahnya dan membersihkan goa tersebut mulai dari mulut Goa sampai bagian dalam dan Long Tian juga membuat Bagian dalam Goa itu menjadi lebih besar.
Long Tian juga membuat segel di pintu masuk Goa itu dengan menggunakan segel cakram Langit, dia kemudian memasuki Goa tersebut dan membuat pengaturan waktu 250 tahun di dalam Goa Itu.
Long Tian sudah duduk dalam posisi lotus dan mulai berkultivasi mencoba untuk mendapatkan penjelasan tidak berfungsinya kontrak dunianya.
Waktu berjalan sudah 10 tahun long Tian didalam goa dan hanya beberapa saat di luar Goa long Tian membuka matanya dan tersenyum.
"Ternyata ini dunia didalam dunia, sungguh keberuntungan buat ku bisa ada disini sekaligus membuat kontrak dengan dunia ini, dan ternyata di dunia bawah ini banyak tingkat Dao Bumi, tapi di dunia ini hanya ada 10 desa dan tidak ada satupun kota atau istana dan juga disini berbeda waktu satu tahun, setahun disini sama sehari di dunia atas atau dunia luar." Ucap Long Tian berbicara sendiri sambil tersenyum.
Long Tian kemudian berteleportasi kembali ke depan air terjun tempat ia muncul di dunia bawah itu dan berdiri di pinggir sungai besar aliran air terjun itu
"Baiklah waktunya mengetahui tentang dunia ini" ucap Long Tian yang mulai melangkah mengikuti pinggir sungai besar tersebut.
Sudah lebih dari satu hari dia berjalan mengikuti arus sungai itu tapi tidak ada satu pun kehidupan yang ia temui, tidak ada ikan ataupun burung disana.