
Semua serangan es tiba tiba menghilang karena memang dihentikan oleh Long Tian.
Pria sepuh itu menarik nafas panjang dan merasakan jika kedua tangannya kini mulai terasa dingin dan perlahan membeku.
Pria sepuh itu tidak lagi melayang namun kini dia sudah terjatuh dengan posisi berlutut, tangan dan kaki pria sepuh itu membeku benar benar membeku hanya membutuhkan satu serangan maka tangan dan kakinya akan hancur.
Pria sepuh itu benar benar dibuat tidak berdaya dan tidak mampu bergerak selain bagian leher ke atas.
"Anak Muda, namaku Xuan Li dan siapa namamu setidaknya aku tahu setelah jutaan tahun aku hidup siapa yang berhasil mengalahkan ku dan membunuhku" ucap pria sepuh bernama Xuan Li
"Xuan Li, namaku Long Tian penguasa 100 galaksi" jawab Long Tian sambil menggunakan kekuatan 100 galaksi nya dan menghilangkan domain es nya namun tidak yang menghilangkan es yang membeku di tangan dan kaki Xuan Li.
"Nak jangan bercanda, meski benar kau benar penguasa 100 galaksi tapi Naga emas itu berusia sama dengan ku dan dia terbunuh di galaksi surgawi, siapa namamu?" Ucap Xuan Li menolak percaya.
Long Tian kini mengingat siapa Xuan Li dan ia ingat jika Xuan Li adalah sang Dewa Pedang, penguasa dunia pedang di galaksi surgawi
Long Tian tersenyum dan mengeluarkan pedang naga emasnya dan megangnya di tangan kanannya dan melangkah ke depan Xuan Li.
"Dewa pedang, sejak aku terlahir kembali kaulah yang memberikan luka pertama untukku, apa kau ingat pedang ini" ucap Long Tian ramah sambil memperlihatkan Pedang Naga emas miliknya dan menghilangkan es di tubuh Xuan Li.
Xuan Li merasakan jika tangan dan kakinya kembali normal, dia melihat pedang naga emas dan dia jelas mengingat pedang naga emas itu.
"Akhirnya kau lahir lagi, dan akhirnya aku bisa juga melukaimu meski kau harus hidup dua kali" ucap Xuan Li sambil tertawa terbahak bahak.
Long Tian hanya tersenyum dan menyimpan kembali pedang naga emasnya, dia mengeluarkan sebuah Pil Penyembuh miliknya dan memasukan kedalam mulut Xuan Li yang sedang tertawa terbahak bahak itu.
Xuan Li yang merasakan ada Pil memasuki lehernya langsung terbatuk batuk namun merasakan vitalitas yang sempat menurun kembali dan lautan Qi nya juga penuh kembali.
"Dewa Pedang, jika kau mau kita lanjutkan di angkasa saja lebih luas" ucap Long Tian sambil duduk di dekat Xuan Li
"Naga emas, aku bisa satu kali melukaimu saja aku sudah gembira, mana Pil Penyembuh mu aku minta lagi" ucap dewa pedang Xuan Li yang kini sudah bisa bergerak kembali sambil mengangkat tangan kanannya meminta Pil Penyembuh kepada Long Tian.
"Dasar kau Tua Bangka tidak tau malu, sudah menyerang ku sekarang malah meminta kepadaku" ucap Long Tian ketus sambil memberikan satu cincin dimensi berisi satu juta Pil penyembuh, satu juta pil fusi roh dan pil mutiara semuanya tingkat Penguasa.
Xuan Li langsung mengambil cincin dimensi tersebut dan memeriksa nya sambil tersenyum gembira.
"Akhirnya aku bisa sembuh" ucap Xuan Li berteriak.
"Dasar kakek Tua" ucap Long Tian sambil memegang telinga nya yang pengang akibat teriakan Xuan Li.
Xuan Li tidak menjawabnya dia mengambil sikap duduk lotus, lalu mengeluarkan dua butir Pil Penyembuh tingkat Penguasa itu dan meminumnya.
Xuan Li kemudian berkultivasi menyerap khasiat pil penyembuh itu tanpa memperdulikan Long Tian.
Kubah transparan terlihat melindungi Xuan Li dan itu adalah perubahan waktu yang diberikan oleh Long Tian.
"Jadi benar, galaksi surgawi sudah kehilangan banyak penguasa" ucap Long Tian dalam hatinya dan memilih untuk merebahkan tubuhnya.
"Daripada aku menunggu kakek tua tidak jelas kapan selesainya lebih baik aku tidur" ucap Long Tian sambil membuat dinding pembatas.
Long tian kini dilindungi oleh kubah bercahaya emas menjaga hal hal yang tidak diinginkan terjadi saat Xuan Li berkultivasi meskipun dia tau Xuan Li tidak akan menyerangnya lagi.
Long Tian tertidur dengan pulas tanpa memperdulikan apapun karena Goa itu masih memiliki dua segel pertahanan buatannya dan buatan Xuan Li ditambah kubah pertahanan nya juga sanggup menahan serangan Xuan Li jika Xuan Li sampai mengamuk lagi.
Waktu terus berjalan dan sudah tiga jam Long Tian tertidur dan dia juga kini sudah duduk dalam kubah pertahanannya.
Long Tian melihat Xuan Li mulai membuka matanya dan dia langsung menghilangkan perubahan waktu di sekitar Xuan Li dan juga menghilangkan segel pertahanannya.
"Naga emas, terima kasih, luka jutaan tahun ku sudah sembuh" ucap Xuan Li dengan ramah.
"Dewa pedang bagaimana kau bisa ada di sini" ucap Long Tian dengan ramah sambil mendekati Xuan Li dan mengeluarkan poci teh dan dua gelas giok
Long Tian menuangkan poci Teh mengisi kedua gels giok dan memberikan satu ke Xuan Li.
"Naga emas, aku mengejar salah satu raja ras iblis darah ke dunia ini namun saat aku hendak kembali poros langit tersegel cakram langit dan lukaku juga tidak memungkinkan aku berteleportasi melintas galaksi" ucap Xuan Li dengan ramah dan kemudian dia meminum teh nya dan merasakan bahwa teh racikan Long Tian memiliki khasiat yang instan untuk menstabilkan staminanya
"Naga emas apa kau tidak mau memberi kawan lama mu ini Teh buatanmu ini, aku tau ini pasti racikan mu" ucap Xuan Li sambil memajukan tangan kanannya.
Long Tian hanya tersenyum dan memberikan sebuah cincin dimensi berisi 10 drum kayu teh herbal buatannya dan sebuah poci giok besar dengan 10 gelas giok.
"Dewa pedang apa rencanamu selanjutnya" ucap Long Tian dengan ramah.
"Sudah jutaan tahun aku meninggalkan dunia pedang di galaksi surgawi dan aku tau jika duniaku juga sudah berubah jadi aku mau jadi bawahanmu saja" ucap Xuan Li sambil membuka pertahanan jiwanya.
Long Tian kemudian memberikan kontrak jiwa kepada Xuan Li.
"Nah ini lebih baik jadi di masa tua ku ini aku punya tujuan lagi" ucap Xuan Li sambil tersenyum dan meminum teh di gelasnya sampai habis dan mengisinya lagi menggunakan Poci Teh Long Tian yang ada di depannya.
Long Tian hanya menggelengkan kepalanya melihat Xuan Li.
"Naga emas, kita kemana sekarang" ucap Xuan Li ketus dan langsung menutup mulutnya dengan tangan kanannya.
"Maaf Penguasa, saya lupa jika sudah mendapatkan kontrak jiwa" ucap Xuan Li sambil tertawa lepas.