Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Orang Tua Long Yu


"Paman Yu disini semua Naga Perak" ucap Long Tian melalui telepati dan langsung kembali ke bentuk manusia dan melesat turun ke depan pria paruh baya yang masih bersujud.


Long Yu juga sama langsung kembali ke bentuk manusia dan menyusul Long Tian.


Kapal Dunia Naga terus naik ke angkasa dan kini cahaya Matahari kembali terlihat di dunia itu.


"Paman, bangunlah" ucap Long Tian sambil membantu pria paruh baya itu untuk berdiri.


"Saya mengerti kenapa paman bersikap seperti itu, jadi tidak usah dipikirkan" ucap Long Tian kembali dengan ramah


*Maafkan hamba Penguasa, karena hamba mengetahui semua klan Long tapi hamba tidak mengenali Penguasa" ucap pria paruh baya tersebut. " Nama hamba Long Dang" ucap nya kembali.


"Paman Dang dimana kedainya"  ucap Long Tian sambil memegang perutnya yang sama sekali tidak lapar, awalnya dia berniat mencari informasi di kedai tersebut tapi rencananya telah gagal.


"Mari Penguasa" Ucap Long Dang mempersilahkan Long Tian dan Long Yu mengikuti nya.


"Penguasa hamba sangat merasa nyaman dengan Long Dang" ucap Long Yu melalui telepati


"Nanti kita akan tahu jawabannya" jawab Long Tian melalui telepati.


" Jenderal Long Pang, siapkan saja Prajurit mu di Dunia Naga tidak perlu keluar dahulu, dan perketat penjagaan di atas kapal" ucap Long Tian bertelepati kepada Jenderal Long Pang.


" Baik Penguasa" jawab Jenderal Long Pang melalui telepati.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di sebuah kedai makan yang berada di halaman sebuah rumah yang sangat besar dan terbesar di desa itu, dan mereka berjalan memasuki kedai tersebut dan semua yang ada disana langsung berlutut dan memberikan sujud tiga kali kepada Long Tian.


Long Tian kemudian duduk di kursi paling pojok dekat dengan jendela dan Long Yu duduk di samping nya.


"Paman Dang duduklah, dan kalian semua lanjutkanlah kegiatan kalian" Ucap Long Tian kepada semua yang ada di kedai tersebut.


Long Dang kemudian duduk didepan Long Tian.


"Paman Dang, apakah ini dunia milik klan Long?" Ucap Long Tian.


"Benar Penguasa, dunia ini dahulunya ada di semesta ilahi tapi di semesta ilahi telah dibelah menjadi dua semesta oleh Penguasa Semesta Dewa Naga Emas Long Xi ratusan juta tahun yang lalu" Ucap Long Dang dengan ramah.


" Paman Yu apakah kau memiliki anak" ucap Long Tian kembali.


" Hamba hanya memiliki satu anak, dan pada saat itu anak hamba masih berusia 5 tahun dan sedang berada di Istana Dewa Naga Emas Long Xi bermain bersama dengan Long Wang yang seusianya, saat terjadi penyerangan Istana emas di segel dan di masukan ke dunia jiwa oleh Dewa Naga Emas Long Xi dan itulah saat terakhir hamba mengetahui anak hamba" jawab Long Dang.


Long Yu mendengar ini langsung jatuh bersujud di depan Long Dang.


" Ayah…. Aku anakmu Long Yu… aku lah satu satunya bayi naga perak yang bersama Long Wang di istana emas" Ucap Long Yu sambil bersujud di depan Long Dang dan terdengar isak tangis darinya.


" Paman Dang, apa yang dikatakannya adalah kejujuran" Ucap Long Tian.


Long Dang langsung berdiri dan membantu Long Yu bangun dari sujudnya dan langsung memeluk Long Yu.


" Yu'er kau sudah sangat tua, sudah ratusan juta tahun kita tidak bertemu" Ucap Long Dang. 


Mereka Semua bercerita panjang lebar seakan melupakan keberadaan Long Tian, Long Yu menceritakan semua yang dialaminya kepada Orang Tuanya.


Long Tian sendiri memilih menikmati Teh Herbal racikan nya.


Satu jam berlalu dan mereka bertiga kemudian bersujud kepada Long Tian.


"Penguasa, Terima kasih" ucap mereka bertiga.


"Kalian Bangunlah, ini Takdir langit untuk kalian" Ucap Long Tian dan mereka bertiga duduk di depannya.


"Long Mei, kenapa kau ikut duduk disini, siapkan makanan untuk penguasa dan anak kita" Ucap Long Dang.


Long Mei atau ibu dari Long Yu kemudian bangkit dan berlari ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk Long Tian dan Long Yu.


"Paman Dang, selain Naga Perak apakah ada para dewa di dunia ini" Ucap Long Tia


"Penguasa, di dunia ini hanya kami saja yang ada, selain Naga Perak tidak ada yang lainnya, para dewa pengatur semesta ada di Dunia mereka sendiri, semesta yang terbelah ini kami sebut semesta penciptaan" ucap Long Dang.


" Jadi ini inilah sebabnya ada empat pintu di poros langit semesta ilahi, satu ke Semesta Dewa, satu ke Semesta penciptaan dan satu langsung ke Dunia ini, trus kemana pintu lagi?" Ucap Long Tian sambil memikirkan nya.


" Penguasa seharusnya hanya ada tiga pintu disana" ucap Long Dang.


"Waktu itu dewa naga emas mengajak hamba waktu membuka pintu baru ke dunia ini karena pasukan perang Long selalu berperang di ruang hampa dengan ras iblis darah yang masuk dari Semesta dewa." Jelas Long Dang.


"Sudahlah nanti akan aku ketahui juga kemana pintu itu mengarah, Paman Dang ada berapa penduduk dunia Long ini?" Ucap Long Tian. 


" Penguasa Penduduk disini hanya sekira 800 juta jiwa dan hamba pengurus dunia ini, di dunia ini tidak ada kerjaaan atau Kekaisaran, karena hanya istana emas yang kami akui, kami juga tidak memiliki kota, kami semua memilih hidup sederhana di desa desa seperti ini" Ucap Long Dang


" Kesetiaan kalian tidak ada ragukan, dan istana emas sudah ada bersamaku di dunia kecil milik ku" ucap Long Tian.


" Penguasa ijinkan kami semua ikut bersamamu" ucap Long Dang kembali.


" Paman Dang, tidak mungkin aku kosongkan dunia ini, nanti aku siapkan gerbang dimensi yang akan selalu terhubung dengan dunia Naga buatan ku" Ucap Long Tian.


 " Terima kasih Penguasa, hamba akhirnya bisa kembali mengabdi, alasan kami hidup di desa desa seperti ini juga karena kami kehilangan Tujuan kami yaitu mengabdi kepada Naga Emas" ucap Long Dang.


Beberapa kata dan kalimat mereka ucapkan dan kemudian Long Mei datang membawakan mereka makanan, dan Long Tian meminta Long Dang dan Long Mei tetap bersama mereka dan meminta mereka menikmati hidangan itu bersama.


Setelah mereka menikmati hidangan, Long Dang pun mengajak Long Tian dan Long Yu ke kediamannya di belakang kedai makannya.


Long Tian melihat bahwa tidak ada pagar di rumah rumah disana yang berarti mereka semua hidup dengan aman dan tentram.


Long Tian kemudian meminta satu ruangan untuk di berkultivasi dan mendapatkan sebuah ruangan besar.


Long Tian memasuki kamar tersebut dan menyegel nya agar dia tidak mendapatkan gangguan apapun.


Long Tian duduk dalam posisi lotus dan mulai berkultivasi, dia ingin mendapatkan kontrak dunia dengan dunia klan long ini dan jika dapat sekaligus kontrak semesta.