
"Mengenai hal itu tentu saja sudah aku persiapkan, dan nanti akan ada masing masing lima ratus keluarga ahli bangunan yang akan ikut pindah ke dunia kecil kalian semua" ucap Long Yu.
"Kita seharusnya tadi meminta penguasa membuat pengaturan waktu dulu di dunia kecil" ucap Jenderal Huo Zhen
"Aissssss kenapa aku bisa lupa jika Penguasa bisa merubah waktu satu dunia" ucap Jenderal Xuan Li
"Pemimpin Yu bagaimana jika sore nanti kita ke istana merah saja untuk menemui Penguasa" ucap Jenderal Hu Qiu.
"Penguasa baru kembali jadi berikan dia waktu untuk bersama dengan permaisuri, kita sekarang persiapkan saja dahulu para pasukan kita dan kepindahan mereka semua, dan jangan lupa berikan mereka semua kapal dan jubah perang baru mereka" ucap Long Yu
"Ingatkan aku untuk meminta senjata baru untuk bawahan ku kepada penguasa nanti" ucap Jenderal Xuan Li.
"Kenapa dengan senjata pasukanmu" ucap Jenderal Shi Ju
"Jenderal Shi Ju, kalian pasti lihat semua senjata pasukan ku berada di bawah tingkat pasukan kalian, pasukan kalian semua menggunakan senjata pusaka tingkat dewa sedangkan pasukan ku hanya senjata pusaka biasa" ucap Jenderal Xuan Li
"Sudah sudah kalian semua segera temui pasukan kalian dan segera buka gerbang dimensi di kota kota kalian" ucap Long Yu.
"Tunggu sebentar kenapa kita tidak meminta kapal inti saja kepada penguasa jadi dunia kecil bisa seperti dunia naga ini yang berada di dalam kapal dunia naga kan dengan begitu hanya satu kapal saja yang melintas di poros langit tidak perlu sampai ribuan kapal perang" ucap Jenderal Long Pang
"Haissssss kenapa kau baru bilang, sudahlah nanti pas kita ketemu penguasa kita sampaikan" ucap Jenderal Xuan Li
Mereka semua kemudian membubarkan diri dan menemui semua pasukan merek serta membuat pengaturan untuk kepindahan mereka semua ke dunia kecil mereka sendiri.
…..
Hari berlalu dan sudah dua hari Long Tian di istana merah dia kini sudah berada di taman belakang istana dan bermain bersama Long Chen dan Hao Ling juga ada disana.
"Gege, apa rencana Gege selanjutnya" ucap Hao Ling
"Ling-er Gege akan ke dunia jiwa karena harus ada yang gege lakukan disana" ucap Long Tian sambil memberikan satu cincin dimensi untuk Hao Ling.
"Gege banyak sekali pakaian disini dan semuanya pakaian wanita" ucap Hao Ling sambil melihat isi cincin dimensi.
"Iya, waktu itu Gege mampir ke salah satu toko pakaian namun karena Gege tidak bisa memilihnya jadi gege membeli semuanya saja, jadi ling-er bisa memilih yang ling-er suka, yang tidak ling-er sukai berikan saja kepada para pelayan" ucap Long Tian sambil berdiri dan memberikan Long Chen ke Hao Ling.
"Baik Gege" ucap Hao Ling sambil memeluk Long Chen
"Gege pergi dulu" ucap Long Tian sambil mengecup kening Hao Ling dan Long Chen.
"Iya" jawab Hao Ling singkat karena Long Tian sudah tidak lagi terlihat olehnya.
Long Tian sudah berada di ruang penempaan artefak di dunia jiwa.
"Jika aku membiarkan semua kapal perang itu tetap di angkasa selama perjalanan kasihan mereka semua, sebaiknya aku membuat kapal induk untuk mereka semua, setidaknya mereka bisa bersantai sebelum berperang" ucap Long Tian sambil mulai membuat artefak Kapal perang utama.
"Akhirnya selesai juga dan kini kapal kapal perang mereka bisa mereka simpan dan hanya digunakan saat peperangan saja, tinggal memasukkan semua dunia kecil mereka jika mereka tidak mau ya setidaknya kapal induk ini masih bisa untuk mereka beristirahat sampai aku membuatkan dunia kecil untuk mereka semua" ucap Long Tian sambil mengambil beberapa Lempengan Giok.
"Sekarang tinggal membuat giok komunikasi saja jadi mereka bisa saling berkomunikasi jika mereka sedang melakukan penyisiran di dunia tujuan mereka" ucap Long Tian sambil memotong beberapa Lempengan Giok
Sudah lima puluh tahun berlalu sejak Long Tian memasuki ruang penempaan artefak dan kini dia sudah berhasil memiliki dua ratus kapal induk dan jutaan giok komunikasi dan semua giok komunikasi ini berbentuk cincin agar selalu aktif saat digunakan untuk mereka semua berkomunikasi.
Long Tian juga membuat jutaan Giok Jiwa agar semua keluarga mengetahui bagaimana kondisi keluarganya dan Giok Jiwa ini dia buat dalam bentuk liontin agar dapat selalu digunakan dan dapat mereka bawa.
Semua hasil karyanya ini juga sebagian sudah dimasukan ke dalam enam cincin dimensi untuk diberikan ke semua bawahannya.
"Baiklah sekarang tinggal menyiapkan mereka semua senjata pusaka tingkat dewa, meski kultivasi pasukan bawaan Jenderal Xuan Li cukup tinggi namun sayang mereka tidak memiliki senjata pusaka tingkat dewa" ucap Long Tian sambil melangkah memasuki ruang penyimpanan senjata.
"Senjata senjata pusaka ini memang tingkat dewa namun sebaiknya aku perkuat lagi dengan campuran batu meteor putih agar bisa hancurnya lebih baik" ucap Long Tian sambil memasukkan ratusan juta senjata pusaka tingkat dewa beraneka jenis dari ruang penyimpanan senjata ke dalam cincin dimensi.
Long Tian meninggalkan ruang penyimpanan senjata dan memasuki ruang penempaan artefak.
Long Tian sama sekali tidak mau membuang waktu dia benar benar mencurahkan waktunya untuk melebur ulang semua senjata yang dipersiapkan untuk para prajurit, dia bahkan membuat banyak pedang emas untuk para pemimpin dunia bawahannya serta para jenderal agar semua memiliki senjata yang sama.
Kini sudah 250 tahun di habiskan oleh Long Tian di ruang penempaan dunia jiwa.
"Akhirnya selesai juga semuanya, semoga hasil kerja kerasku ini bermanfaat untuk mereka semua" ucap Long Tian sambil memasukan ratusan cincin dimensi ke dalam cincin dimensi yang dipakainya.
Long Tian langsung meninggalkan dunia jiwa dan kembali ke istana merah, tepatnya dia kembali ke taman belakang istana merah.
"Kebetulan Gege sudah datang, kakek Yu dan yang lain menunggu Gege di aula utama" ucap Hao Ling.
"Baik, Gege akan menemui mereka dahulu dan kemudian Gege akan meninggalkan galaksi ini, karena ada dunia di galaksi berikutnya yang memerlukan kehadiran Gege" ucap Long Tian sambil mengecup kening Hao Ling dan memberikan dua ratus buah cincin dan liontin.
"Gege ini apa" ucap Hao Ling sambil menerima cincin dan liontin.
"Ling-er itu cincin komunikasi untuk menggunakannya tinggal memberi sedikit Qi lalu ling-er berbicara dan jika gege memberi pesan maka cincin itu akan bersinar dan itu liontin jiwa, ling-er teteskan darah ling-er ke liontin" ucap Long Tian sambil meneteskan darah nya ke sebuah liontin dan liontin itu kemudian bersinar terang.
Hao Ling kemudian meneteskan darahnya ke liontin tersebut dan liontin itu juga menjadi bersinar terang.
"Ling-er simpan ini jadi ling-er akan tahu jika ada hal buruk terjadi kepada Gege, sinar di liontin ini akan meredup dan jika gege meninggal maka liontin ini akan hancur" ucap Long Tian
"Baik Gege, ini" ucap Hao Ling sambil menerima liontin yang sudah di teteskan darah Long Tian dan memberikan liontin miliknya lalu dia melukai jari Long Chen dan meneteskan darah Long Chen ke salah satu liontin lalu memberikannya juga ke Long Tian.
Long Tian kemudian mengeluarkan kalung nya yang ada liontin dunia kecil dan menggabungkan dengan liontin jiwa lalu memakainya kembali.
"Ling-er gege pergi dulu" ucapnya sambil kembali memeluk dan mengecup kening Hao Ling, hal ini membuat para pelayan Hao Ling iri dengan sikap Long Tian yang selalu mesra kepada Hao Ling tidak seperti suami suami mereka.
"Gege pergilah, dan berhati hati selalu" ucap Hao Ling.