
Long Tian yang sudah di atas awan kemudian menghilangkan Segel penghapus jiwa yang sebenarnya dia pasang.
"Aku belum bisa melepas ketiga bawahanku dan pasukannya ke Semesta kedua karena disini yang lebih lemah saja mereka nyari terbunuh" ucap Long Tian sambil menyimpannya ruang dan memasukinya.
Long Tian muncul di dekat poros langit tapi bukan di semesta pertama melainkan di semesta kedua.
"Baiklah waktunya berolahraga" ucap Long Tian yang kemudian berteleportasi ke sebuah dunia yang sedang berperang.
Long Tian muncul di atas awan dan melihat jika di bawahnya sedang peperangan antara militer istana dunia itu dengan pihak sekte aliran hitam, Long Tian mengetahui ini karena jiwa orang orang itu penuh kejahatan, dia kemudian membuat segel penghapus Jiwa di lapisan luar planet ini.
Long Tian melihat jika pihak militer istana yang menjaga pintu gerbang ibukota itu sudah dalam kondisi terjebak dan terlihat jika di dalam ibukota itu banyak Prajurit yang terluka dengan cukup parah, dia kemudian melesat ke tengah peperangan dan melihat ke arah pihak militer.
"Kalian beristirahatlah dahulu, biar aku membantu kalian" ucap Long Tian.
"Tuan muda kita bersama sama saja" jawab pria sepuh berpakaian Jenderal dan memiliki kultivasi tingkat Dao Bumi tahap akhir namun sudah terluka.
Long Tian tidak menjawab namun membalikan badannya melihat pasukan sekte aliran hitam yang berjumlah jutaan.
" Kalian semua pengikut iblis lebih kejam dari iblis" ucap Long Tian memprovokasi musuhnya.
Mereka tidak menjawabnya tapi langsung menyerang Long Tian dengan serangan Qi jarak jauh.
Booom.
Booom.
Boom boom boom
Ledakan demi ledakan terdengar terlihat jika Long Tian hanya tersenyum dan di sekelilingnya terlihat ada cahaya emas tipis melindunginya.
"Kalian sudah jahat ternyata budek dan tuli" ucap Long Tian memprovokasi mereka lagi dan mereka langsung membalas dengan serangan pedang mereka hendak memotong motong tubuh Long Tian, tapi tetap tidak bisa menembus cahaya emas tipis yang melindungi Long Tian.
Sepuluh orang dengan Tingkat Dao Semesta tahap akhir melesat ke arah Long Tian dan langsung menyerang Long Tian dengan Pedangnya dan mengayunkan pedangnya dari atas ke bawah berusaha memotong Long Tian dari segala arah.
Booooooom
Suara ledakan terdengar 10 orang yang menggunakan serangan Qi dengan pedang itu terlempar sampai 10 meter.
Long Tian mengeluarkan Pedang Naga emasnya dan menghilangkan segel pelindung, dia langsung melesat ke arah salah satu Dao Semesta tahap akhir itu dan langsung memotong lengan kanan dan kirinya kemudian memotong kedua kainya bersamaan dengan Pedangnya.
Long Tian sama sekali tidak berhenti tapi Langsung melakukan hal yang sama namun buka lengan dan kaki dia langsung memotong leher atau menusuk jantung mereka yang ada di dekatnya.
Sembilan orang tingkat Dao Semesta tahap akhir itu langsung kembali menyerang Long Tian dengan serangan pedang mereka, sebuah pedang bergerak memotong lehernya dan langsung di tangkis oleh Long Tian.
Kraaaaak
Dia kembali memutar badannya dan pedangnya terlihat ikut memutar dan Sreeeeeeeeet 3 kepala tertebas olehnya.
Satu persatu musuhnya berubah menjadi mayat dan jiwanya pun ikut hancur saat di angkasa mengenai segel Penghapus Jiwa.
Long Tian sama sekali tidak berhenti dia terus bergerak dan dalam setiap gerakan nya selalu ada musuh yang terpenggal.
Semua musuhnya menjaga jarak dari Long Tian yang kini berdiri di atas tumpukan ratusan mayat, tidak ada yang berani mendekati Long Tian atau menyerang Long Tian.
"Jenderal kalian masuklah ke ibukota dan beristirahatlah" ucap Long Tian bertelepati Jenderal istana dunia itu.
"Baik tuan muda, terimakasih, berhati hatilah" jawab Jenderal tersebut melalui telepati.
Long Tian hanya berdiri dan memainkan pedangnya dia menunggu semua prajurit dunia itu masuk ke ibukota.
"Ayolah aku belum keluar keringat sama sekali, kalian bukannya ingin nyawaku" ucap Long Tian tapi tidak ada satupun dari pasukan sekte aliran hitam itu yang meresponnya.
"Akhirnya mereka sudah masuk semua kedalam ibukota" ucap Long Tian dalam hatinya.
Mata long Tian kemudian menjadi putih semuanya dan rambutnya Juga memutih.
"Domain Es" ucapnya pelan dan hanya dia yang bisa mendengarnya.
Semua area disana mulai membeku kecuali ibukota dunia itu karena memang Long Tian mengaturnya seperti itu.
Semua pasukan sekte aliran hitam itu merasakan kedinginan dan mereka banyak yang langsung melayang bahkan banyak yang terbang untuk berusaha melarikan diri tetapi kalah cepat karena kubah es transparan sudah terbentuk sempurna dan setiap ada yang mengenai dinding es itu mereka langsung membeku.
"Kalian aliran hitam dan seperti bermain es tidak baik buat kalian ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya dan jarum jarum es keluar dari setiap dinding es dan melesat mengenai jutaan pasukan sekte aliran hitam itu.
Teriakan teriakan terdengar dalam domain es itu tapi tidak terdengar sampai keluar, semua yang terkena jarum jarum es itu merasakan rasa dingin yang menyiksa mereka semua.
"Saya penasaran dengan kekuatan kalian semua, seberapa kuat kalian menahan diri disini* ucap Long Tian sambil menghentakan kakinya.
Keluar jutaan tombak es dari bawah tanah yang sudah merubah menjadi es itu, dan pasukan aliran hitam itu banyak yang tidak sempat menghindar dan langsung tertusuk tombak es dari bawah mereka ada yang dari kaki, ada yang bahkan tertusuk tepat di bagian tengah dan tembus sampai kepala mereka.
Long Tian kemudian menghilangkan domain es nya dan kini ia menggunakan Domain api nya, kubah es dan tanah yang membeku berubah menjadi api yang membara dan begitu juga tombak yang menancap di tubuh pasukan aliran hitam itu berubah menjadi api dan merubah tubuh yang mulai membeku itu langsung terbakar dan terlihat bahwa jutaan musuh kini hanya menyisakan ratusan ribu musuh
"Es yang dingin kalian masih kuat, api yang panas juga kalian kuat, bagaimana dengan ini" ucap Long Tian sambil menghilangkan domain apinya kini kubah api itu menghilang dan mereka yang masih selamat bernafas lega meski masih melihat jutaan tubuh kawan mereka yang terbakar dan bau daging panggang tercium sampai ibukota bahkan istana.
Long Tian sengaja mengurangi daya bakar api lava suci abadi nya agar tubuh musuhnya lama hangusnya.
"Kalian semua lebih baik memotong leher kalian sendiri" ucap Long Tian yang kini melayang di depan pasukan musuh yang selamat
" Tuan kami menyerah, mohon ampuni kami" ucap salah satu dari mereka sambil berlutut dan meletakan pedangnya dan di ikuti yang lainnya mereka semua berlutut dan meletakan senjata mereka.