Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Pertemuan dan Perpisahan


Long Tian mulai turun ke tanah dan berdiri lima meter dari kawanan rusa tersebut.


Salah satu persyaratan pengendalian hewan adalah harus berani untuk berada di depan hewan tersebut.


Long Tian dengan tenang berdiri didepan rusa tersebut dan kemudian dia menggunakan kekuatan jiwa nya untuk mengendalikan rusa yang ada di depannya, ya yang dia lakukan adalah menaklukkan jiwa dari rusa yang ada di depannya, Long Tian tidak memerlukan waktu lama tidak kurang dari lima menit dia sudah menaklukkan jiwa seekor rusa.


Dia tidak berhenti disitu karena tujuan dia adalah mengendalikan sebanyak mungkin hewan dalam waktu singkat. 


Alasan Long Tian ingin menjadi Pengendali Hewan adalah karena berdasarkan pengetahuan dari Kitab yang dipelajarinya bahwa hewan yang sudah berevolusi akan memiliki kekuatan yang sampai setingkat kultivasi dewa berlian meskipun hewan hewan itu memerlukan waktu hidup jutaan tahun.


Semua hewan bisa berevolusi selama lingkungan hidup hewan itu mendukung hewan hewan itu untuk hidup.


Ribuan kali Long Tian melatih ilmu Pengendali hewan dan kini dalam waktu tidak sampai satu menit dia bisa mengendalikan 100 rusa, dan mampu memanggil semua hewan yang dia kendalikan dengan pikirannya.


Long Tian sengaja hanya mengendalikan hewan di dunia jiwa karena dia bisa melarang Hao Ling untuk tidak mengkonsumsi hewan hewan di sini.


Waktu terus berlalu dan kini semua hewan di dunia jiwa sudah berhasil dia kendalikan termasuk dua hewan yang paling susah yaitu hewan yang bisa terbang dan hewan yang ada di air.


Tak terasa sudah seratus tahun lagi berlalu selain dia sudah mengendalikan semua Hewan di dunia jiwa dia juga kini sudah terbiasa menggunakan semua elemen secara maksimal dan dapat dia gunakan secara bersamaan.


Pengendalian hewan yang dia sukai adalah mengendalikan hewan hewan kecil seperti burung menjadi penyerang dalam jumlah banyak dan hasilnya sangat memuaskan.


Long Tian tidak langsung berpuas diri dia mengetahui bahwa di atas semesta ada galaksi dan dalam satu galaksi ada puluhan sampai jutaan semesta.


Long Tian pun berencana untuk berpetualang ke seluruh Galaksi jika dia mampu dan mempunyai waktu untuk itu.


Saat ini dia kembali ke ruang al kimianya dan membuat teh herbal lagi karena persediaannya sudah sangat menipis. 


Long Tian menghabiskan 10 tahun waktunya untuk membuat Jutaan Tong kayu teh herbal racikannya. Dan menyimpannya di ruangan bawah tanah khusus di bawah Istananya.


Teh herbal ini tidak akan berfermentasi seperti arak yang mengeluarkan alkohol tapi semakin lama disimpan maka akan mengeluarkan khasiat yang semakin dahsyat seperti layaknya tanaman herbal yang semakin tua semakin berkhasiat.


Setelah selesai dia pun memilih untuk keluar dari dunia jiwa dan saat dia keluar dia mengetahui bahwa hari di dunia bulan sudah tengah malam.


Long Tian langsung membersihkan diri dan tidur di samping Hao Ling yang sudah tertidur pulas.


Matahari Pagi menyambut hari yang cerah dan indah, Long Tian terbangun dari tidurnya dan dia melihat bahwa Hao Ling sudah selesai membersihkan badan.


"Ling-er sudah berapa hari gege pergi" ucapnya sambil duduk di dekat meja rias Hao Ling.


"Gege sudah pergi satu minggu" ucap Hao Ling sambil menyisir rambutnya.


"Apakah ada permasalahan saat Gege pergi" tanya Long Tian kembali.


"Tidak ada masalah apapun, Gege tidak perlu khawatir, tapi ayahanda meminta tolong agar gege memberikan ayahanda kaisar satu menara 100 dunia atau jika boleh katanya menara 250 dunia" ucap Hao Ling sambil tetap merapikan rambutnya.


Long Tian kemudian memberikan sebuah cincin dimensi "didalamnya ada 5 menara 100 dunia dan 5 menara 250 dunia, juga ada 50 altar Teleportasi dalam dunia dan juga ada 100 juta koin emas buat Ling-er" ucap Long Tian sambil berdiri mengarah ke kamar mandi untuk bebersih.


"Iya Ling-er sama sama, apakah Ling-er mau ikut mandi bersama Gege" Ucap Long Tian sambil menggoda istrinya.


"Gege Ling-er sudah mandiiii bagaimana jika nanti malam atau besok atau besoknya lagi" ucap Hao Ling sambil melepas pelukannya dan kembali duduk di kursi meja rias dan sambil tertawa ringan.


Long Tian sendiri tidak menjawabnya dan melangkah ke kamar mandinya untuk membersihkan dirinya.


"Gege kalo boleh Ling-er mau ke istana lagi untuk memberikan semua pemberian gege ke ayahanda" Hao Ling berteriak ke Long Tian takut Long Tian tidak mendengarnya.


" Iya pergilah tidak perlu teriak juga kan Ling-er bisa masuk kesini" ucap Long Tian pelan tapi terdengar oleh Hao Ling.


"Ling-er tidak mau masuk,,, nanti yang ada Ling-er tidak jadi ke istana ayahanda" ucap Hao Ling sambil tertawa ringan.


Long Tian tidak menjawabnya.


Selesai dia membersihkan diri Hao Ling kemudian mengajak dia untuk sarapan dan setelah selesai Hao Ling pamit untuk ke Istana kekaisaran Bulan, dan kini jarak dan waktu sudah sangat dekat karena ada pintu dimensi yang terhubung dari rumahnya ke istana kekaisaran Bulan.


Long Tian melangkah menuju taman belakang kediamannya dan dia melihat banyak Prajurit nya sedang berlatih, dia pun memberikan beberapa pemahaman kepada para Prajurit nya.


Inilah Long Tian dan seorang penguasa tapi sangat dekat dengan bawahannya, termasuk dengan para pelayannya.


Long Tian kemudian duduk di kursi batu yang ada disana dan tetap mengawasi latihan Prajurit nya.


Jenderal Long Pang dan Long Yu pun menghampirinya dan setelah memberi hormat mereka duduk di samping Long Tian.


"Penguasa saat ini para prajurit dan para penduduk sudah sangat akrab dan dapat bersosialisasi dengan baik" ucap Long Yu.


" Itulah arti dari berpetualang, mendapatkan saudara baru dan mendapatkan pengalaman dan ilmu baru, tidak selamanya kita berperang harus ada juga suasana untuk bersosialisasi dengan masyarakat." Jelas Long Tian.


" Penguasa benar, hamba sangat setuju" ucap Jenderal Long Pang.


Kemudian asa seorang prajurit yang masih muda menghampiri mereka dan langsung berlutut 


"Hormat kepada Penguasa, Jenderal Long Pang dan Pejabat Long Yu" ucap Prajurit tersebut.


"Kau duduklah dan sampaikan apa yang ingin kau sampaikan" ucap Long Tian sambil menunjuk kursi batu di depannya.


Prajurit itu kemudian duduk dengan sangat sopan di depan Long Tian.


"Penguasa, hamba ingin bertanya apakah boleh hamba menikah dengan wanita dari Dunia Bulan, meski hamba baru beberapa Bulan mengenalnya tapi kami sudah sepakat untuk menikah dan setuju untuk tinggal di Dunia Naga" ucap Prajurit tersebut dengan sangat sopan.


" Pertemuan dan perpisahan adalah rahasia ilahi, tidak pernah aku melarang kalian berkeluarga, dan dengan siapa kalian berkeluarga, jika dia memang pilihanmu maka menikahlah, bukan kah kawan kawanmu juga sudah banyak yang menikah di Dunia Naga" ucap Long Tian dengan ramah.


" Terima kasih Penguasa, hamba mohon diri untuk mengabari kabar bahagia ini" ucap Prajurit tersebut dengan mata berbinar dan wajah cerianya.