
"awan terus bergerak kita lihat dulu seluruh dunia ini" ucap Long Tian sambil tetap mengawasi semua yang ada di bawahnya dengan mata emasnya.
Mereka kini sudah melayang di atas sebuah kota kecil yang cukup ramai, Long Tian dapat melihat jika penduduk kota kecil itu cukup mapan.
"Selalu saja ada bajingan yang suka berbuat semaunya dengan wanita" ucap Long Tian yang melihat ada dua orang pemuda yang mencoba berbuat tidak senonoh dengan seorang wanita di sebuah gang yang sepi dalam kota itu.
"Petir takuti mereka lalu sambar kedua pemuda itu" ucap Long Tian pelan.
Drrrrrrrrrt jedeeeeeeeeer
Petir menyambar sebuah tanah kosong di dekat kedua pemuda yang sedang mencoba membuka pakaian wanita yang sedang menangis dan terduduk di tanah.
Kedua pemuda itu kaget dengan petir tersebut yang cukup dekat dengan mereka sehingga mereka berdua memilih melarikan diri dan meninggalkan wanita yang sedang menangis itu.
Drrrrrrrrrt
Jedeeeeeeeeer
Jedeeeeeeeeer
Dua sambaran petir menyambar dan kedua pemuda itu sudah menjadi mayat yang gosong akibat terkena petir tepat lima puluh meter dari posisi wanita yang hampir jadi korban mereka.
"Sepertinya menggunakan petir untuk membantu mereka memang bagus, bisa menjadi contoh juga untuk yang lainnya" ucap Long Tian sambil meminta agar awan terus bergerak.
"Kenapa ada yang meminta kehadiranku di kota ini" ucap Long Tian sambil menghentikan pergerakan awan yang diduduki nya.
Long Tian langsung berteleportasi dan meminta dunia itu untuk membawanya ke tempat yang membutuhkan kehadirannya di dalam kota yang baru mendapat hadiah 3 petir itu.
Long Tian muncul di depan sebuah bangunan besar yang semuanya serba tertutup baik pintu maupun jendelanya dan jarak dengan bangunan lainnya juga cukup jauh.
"Jadi di dalam bangunan besar ini" ucapnya sambil memandangi bangunan besar itu dengan mata emasnya.
"Bagunan ini bahkan sampai memiliki array perlindungan, dan kenapa banyak sekali wanita muda disana dan anak anak kecil yang tangan dan kakinya terikat" ucap Long Tian sambil melangkah menuju satu satunya pintu bangunan besar itu.
Bruuuuuuuuaaaaaaaak.
Terdengar suara saat pintu bangunan itu di tendang oleh Long Tian sampai hancur berbarengan dengan hancurnya array perlindungan bangunan itu.
Long Tian yang sudah mengetahui lokasi semua orang di dalam bangunan besar itu langsung menggunakan kekuatan aura naga untuk menekan semua orang yang ada di sana kecuali para wanita muda dan anak anak yang terikat.
"Aku paling membenci jika ada yang mengikat anak anak dan wanita" ucap Long Tian sambil mengeluarkan satu bola kristal kenangan dan mengarahkan bola kristal kenangan itu ke atas kepala satu orang pria sepuh yang memiliki kultivasi paling tinggi di ruangan itu yaitu dao surgawi tahap awal.
Bola kristal kenangan langsung melesat ke atas kepala pria sepuh itu, lalu menarik paksa ingatan pria sepuh itu.
*Kalian semua tenanglah, sebentar lagi kalian akan pulang ke rumah kalian" ucap Long Tian sambil tersenyum ke semua wanita muda dan anak anak yang di ikat tangan dan kakinya.
"Jadi kau ingin menjual mereka semua menjadi budak rumah hiburan, kau tidak pantas untuk hidup dan kau tidak usah khawatir dengan tuan kota karena aku juga akan mengunjunginya juga" ucap Long Tian sambil mengangkat pria sepuh dan semua bawahannya itu ke halaman bangunan besar itu.
Pria sepuh dan sepuluh bawahannya itu kini melayang dengan posisi masih berlutut dan mereka semua langsung di bariskan oleh Long Tian di halaman bangunan besar itu dalam posis berlutut.
Long Tian yang ada di hadapannya mereka langsung mengeluarkan pedang naga emas dan memotong semua leher mereka tanpa ampun dan dia sudah melapisi pedang naga emas dengan segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa.
Sebelas kepala terjatuh ke tanah dengan cepat diikuti dengan tubuh mereka semua yang ambruk karena Long Tian melepas tekanan aura naga nya.
Tubuh sebelas orang itu mengeluarkan ratusan bahkan tubuh pria sepuh itu sampai mengeluarkan ribuan bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman yang melesat ke seluruh arah di kota itu bahkan sampai keluar dari kota itu.
Long Tian kembali memasuki bangunan itu dan dia kini berdiri di hadapan semua wanita muda dan anak anak perempuan itu.
Dia menggunakan kekuatan aura naga untuk melepas semua tali yang mengikat mereka semua.
"Kalian semua apakah masih memiliki orang tua" ucap Long Tian dengan ramah.
"Tuan muda kami semua masih memiliki orang tua namun kami bukan dari kota ini, kami semua penduduk desa air biru" ucap seorang wanita muda yang memberanikan diri berbicara kepada Long Tian.
"Adik, apakah desa kalian jauh dari kota ini" ucap Long Tian dengan ramah dan berjongkok di depan mereka semuanya.
"Tuan muda, desa kami terhalang satu gunung dengan kota ini karena saya pernah ke kota ini bersama ayah saya, dan saat kami dibawa kesini saya mengenali gerbang kota ini" ucap wanita muda itu dengan hormat.
Long Tian kemudian mengeluarkan satu poci besar teh herbal buatannya dan beberapa gelasnya.
"Adik beri semuanya satu gelas teh herbal buatanku ini ya, agar tubuh mereka kembali sehat lagi dan untuk menghilangkan luka luka kalian juga" ucap Long Tian dengan ramah.
"Baik Tuan muda" ucap wanita muda itu sambil menuang poci teh itu mengisi semua gelas yang ada dan mulai membagikan nya ke semuanya dan dia juga ikut meminumnya.
Semua wanita muda dan anak anak perempuan itu merasakan jika tubuh mereka membaik dan juga luka luka mereka semuanya menghilang bahkan bekas luka luka lama di tubuh mereka juga menghilang, bahkan kulit mereka kini menjadi seperti giok sangat halus dan segar.
"Tuan muda ini saya kembalikan, terima kasih atas kebaikan anda, teh buatan anda sangat ajaib" ucap wanita muda itu sambil mengembalikan poci teh herbal Long Tian dan semua gelasnya.
Long Tian hanya tersenyum ramah dan langsung menyimpan semuanya ke dalam cincin dimensi miliknya.
"Ayo semuanya kita keluar dari bangunan yang pengap ini" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum ramah dan melangkah menuju pintu keluar mendahului semuanya.
Di luar bangunan itu Long Tian mengeluarkan artefak kapal kerajaannya dan langsung melemparnya ke tanah kosong yang ada di depan bangunan itu.
Kapal kerajaan nya membesar dan melayang 50 meter di atas tanah membuat kaget semua penduduk kota itu, karena kapal kerajaan Long Tian bahkan hampir menutupi setengah kota itu.
"Kalian semua berkumpul, aku akan mengirim kalian menaiki kapal kerajaan ku itu" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menunjuk ke kapal kerajaan nya.