
Long Tian kemudian menarik Tetua Jima ke depannya dan dia muncul di belakang Yuji dan cucu perempuannya itu.
"Hormat kepada Penguasa" ucap tetua Jima sambil berlutut di posisinya dan membuat Yuji dan cucu perempuannya itu menengok ke belakang dan langsung bangkit dan memeluk erat tubuh tetua Jima.
Mereka bertiga menangis bahagia dan bahkan tidak menghiraukan kehadiran Long Tian yang melihat mereka bertiga.
Long Tian hanya tersenyum bahagia melihat kegembiraan di depannya ini dan membiarkan mereka bertiga untuk melepaskan kerinduan mereka.
Tok tok, pintu ruangan itu diketuk dan masuk tiga orang wanita yang mengantarkan hidangan untuk mereka semua, dan ini menyadarkan mereka bertiga lalu duduk kembali di kursi yang ada di depan Long Tian.
"Tuan muda silahkan di nikmati, jika ada lagi yang anda inginkan saya ada di depan pintu" ucap seorang wanita muda pelayan rumah makan itu.
"Nona terima kasih" ucap Long Tian dengan ramah dan ketiga wanita pelayan itu pun meninggalkan ruangan itu dengan sopan lalu menutup pintu ruangan itu.
"Ayo kita nikmati dahulu hidangan ini, kalian nanti memiliki banyak waktu bersama setelah ini" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah dan mulai menikmati makanan yang ada didepannya.
Mereka berempat menikmati makanan itu dengan lahap dan tanpa ada seorang pun yang berbicara karena Long Tian sendiri tidak berbicara apapun.
Setengah jam berlalu dan semua hidangan itu sudah habis di nikmati oleh mereka tanpa menyisakan apapun.
"Jika kau itu kenapa tidak membeli pakaian yang layak, bukankah kau sudah menjadi master sekte pilar naga emas" ucap Long Tian dengan ramah.
"Penguasa apakah itu nama sekte baru kita" ucap Tetua Jima dengan hormat.
"Suami kenapa memanggil Tuan muda dengan Penguasa" ucap Yuji melalui telepati.
"Istriku Ini Penguasa abadi 100 galaksi dewa naga emas Long Tian" ucap Tetua Jima melalui telepati juga.
Yuji yang mendengar hal itu dari suaminya langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian sambil tetap berlutut dia berkata "hormat kepada Penguasa abadi 100 galaksi, dewa naga emas Long Tian"
"Hormat mu aku terima, duduklah kembali, dan Jima kau benar aku menggunakan nama itu" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah
"Tolong buatkan tulisan besar di gerbang sekte nanti dan tulisannya adalah Sekte pilar naga emas" ucap Long Tian melalui telepati kepada tuan kota ahli bangunan dunia naga.
"Baik Penguasa, saat ini kami sudah lima puluh persen pembangunan" ucap tuan kota ahli bangunan dunia naga melalui telepati.
"Ya, terima kasih untuk kerja keras kalian" ucap Long Tian dengan ramah.
"Penguasa pilihan nama anda sangat baik dan saya sangat yakin jika semua akan tahu jika sekte ini menjadi salah satu dari banyak pilar pendukung anda di dunia ini, dan hamba tidak berani menggunakan uang dari anda selain untuk kepentingan sekte" ucap Tetua Jima dengan hormat.
"Kau itu ada ada saja, yang kuberikan padamu itu juga ada hak mu, dan terima ini jika kau berpikir begitu didalamnya juga ada bukti pemesanan pakaian untuk sekte kalian" ucap Long Tian sambil memberikan satu cincin dimensi yang berisi lima ratus ribu keping koin emas dan kertas pemesanan pakaian untuk sekte pilar naga emas.
"Baiklah aku akan pergi dulu, kalian bertiga lanjutkan saja" ucap Long Tian sambil tersenyum dan berdiri di ikuti oleh ketiganya.
Long Tian kemudian berteleportasi kembali ke puncak gunung itu dan melihat proses pembuatan sekte pilar naga emas.
"Baru aku tinggal sebentar saja mereka sudah berhasil sejauh ini" ucap Long Tian dalam hatinya sambil melihat sekelilingnya yang kini sudah banyak berdiri bangunan besar dan banyak pagoda yang berdiri dengan kokoh di puncak gunung itu.
"Hormat kepada Penguasa" ucap tuan kota ahli bangunan dunia naga yang kini sudah di depan Long Tian.
"Apakah ada kendala disini" ucap Long Tian sambil melangkah untuk mengelilingi area pembangunan sekte pilar naga emas.
"Tidak ada Penguasa semuanya berjalan lancar dan bangunan besar ini adalah gudang senjata namun belum kami isi" ucap tuan kota ahli bangunan dunia naga itu menjelaskan sambil menunjuk bangunan besar di kanan mereka.
"Isinya dengan ini saja" ucap Long Tian sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi jutaan senjata pusaka tingkat dewa dan tingkat pencipta.
"Baik Penguasa nanti kami akan mengatur nya agar mudah digunakan, lalu apakah kita akan menyimpan menara 250 dunia dan menara ilmu disini" ucap tuan kota ahli bangunan dunia naga itu dengan hormat sambil menerima cincin dimensi itu.
"Tentu saja apakah sudah ada lokasi yang kau tentukan" ucap Long Tian sambil terus berjalan.
"Penguasa di sebelah sana kami siapkan tempat nya" ucap tuan kota ahli bangunan dunia naga itu sambil menunjuk area kosong yang luas.
Long Tian kemudian melangkah menuju ke arah yang ditunjuk itu bersama dengan tuan kota ahli bangunan dunia naga itu lalu mendirikan sebuah menara 250 dunia dan sebuah menara ilmu disana.
Mereka berdua kemudian berjalan menuju lokasi pembangunan gerbang masuk sekte pilar naga emas.
"Baiklah aku akan pergi lagi jika semua sudah selesai tolong kabari aku" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah saat sudah berada di depan gerbang masuk itu yang sangat besar dan mirip dengan gerbang istana dengan tembok besar mengelilingi nya.
"Baik Penguasa" ucap Tuan kota ahli bangunan dunia naga itu dengan hormat.
Long Tian kemudian berteleportasi keluar dari kubah perlindungan itu dan muncul di luar kubah persis di depan gerbang masuk ke sekte pilar naga emas.
"Alam buatkan jalan sampai ke jalanan utama" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menghentakkan kakinya pelan.
Tanah mulai bergetar pelan dan kini terlihat jika pepohonan mulai bergeser dan batuan alam yang datar mulai membentuk jalanan selebar dua puluh meter dan terus memanjang hingga ke jalanan utama yang menuju ke kota kota di bawahnya.
Fenomena ini di ketahui oleh semua orang orang sepuh yang ada di dalam hutan itu dan mereka semua menarik nafas dalam dalam karena tahu jika fenomena alam ini karena Long Tian.
Long Tian kemudian melesat ke atas dan terbang ke atas awan, dia yang kini sudah di atas awan kemudian menunjuk ke bawah dan cahaya emas transparan berlapis cahaya merah kehitaman melesat keluar dari jari telunjuknya itu lalu membentuk kubah perlindungan yang menutupi seluruh area gunung dan kota itu bahkan beberapa desa juga ikut tertutup.
"Nah jika begini maka semua yang memasuki area sekte akan tersaring dan sekte berikut kota kota dan desa desa itu juga akan aman" ucap Long Tian sambil mengawasi setiap desa dan kota yang berada di dalam kubah perlindungan berwarna emas berlapis cahaya merah kehitaman itu.