Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 100 part 1


Long Tian muncul di Jalan yang merupakan jalanan untuk menuju sebuah desa di galaksi ke 100 dan dia langsung menghilangkan kekuatan 100 galaksi yang dia gunakan.


"Akhirnya aku bisa kembali ke Galaksi ke seratus ini dan semoga kehadiranku di sini bisa menjadikan semuanya lebih baik lagi" ucap Long Tian dalam hatinya sambil melihat sekelilingnya.


Satu kereta kuda dan di ikuti oleh sepuluh orang yang menunggangi kuda melewati Long Tian dengan kencang dan beruntung Long Tian berjalan di pinggir sehingga tidak tertabrak oleh kereta kuda itu.


"Ada apa ini, kenapa mereka seperti sedang ada yang mengejar" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil melesat ke atas dahan sebuah pohon besar yang ada di dekatnya.


Long Tian duduk di atas dahan pohon dan melihat jika kereta kuda dan para pengawalnya itu memasuki desa, nampak juga para penduduk desa yang langsung menutup pintu gerbang desa lalu berjaga di depan desa, bahkan banyak prajurit juga yang ikut berjaga bersama para penduduk desa itu.


"Desa ini sangat kuat untuk ukuran sebuah desa, semua orang ini memiliki kultivasi tingkat pencipta meskipun hanya ada dua orang saja yang memiliki tingkat pencipta surgawi tahap akhir" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil melihat ke arah desa dengan mata emasnya dan mencari orang yang menaiki kereta kuda itu.


"Kereta kuda itu di isi oleh seorang pangeran, dan sepertinya dia juga sedang terkena racun yang cukup ganas" ucap Long Tian tetap berbicara sendiri sambil melihat jika ada seorang pangeran yang dipapah turun dari kereta kuda dan memasuki sebuah rumah yang cukup besar di tengah desa itu.


Seratus orang berpakaian hitam dan menggunakan penutup muka warna hitam menunggangi kuda dengan cepat melewati bawah Long Tian dan langsung berhenti di depan desa itu.


Pertarungan pun terjadi dan nampak sebanding antara mereka dengan yang berjaga di depan pintu gerbang desa itu.


"Aku baru saja datang dan sudah di suguhkan hal ini, disini benar benar dunia yang kacau" ucap Long Tian kemudian sambil mengawasi pertarungan itu.


"Baiklah, aku akan membantu kalian" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menggunakan kekuatan pengendalian hewan miliknya memanggil semua kuda yang mereka gunakan.


Semua kuda itu meresponnya dan langsung menjatuhkan para penunggang nya lalu berlari dan berhenti di sekitar pohon yang diduduki oleh Long Tian.


Long Tian kemudian mengarahkan kuda kuda itu untuk masuk ke dalam hutan sampai dia memanggil mereka kembali.


Orang orang berpakaian hitam itu kini bertarung di atas tanah dan terlihat jika mereka memang memiliki kemampuan yang cukup besar untuk melawan semua penduduk desa dan juga para prajurit meskipun mereka kalah jumlah karena lebih banyak pihak penduduk desa dan prajurit yang berjaga di sana.


"Mereka benar benar pasukan pembunuh yang tidak kenal menyerah" ucap Long Tian sambil berteleportasi ke atas dahan sebuah pohon besar yang ada di dekat gerbang desa lalu duduk di dahan teratasnya sehingga tidak diketahui oleh siapapun yang sedang bertarung.


Long Tian mengeluarkan kekuatan aura naganya dan mengunci seratus penyerang itu lalu mengangkat mereka setinggi tiga meter dari atas tanah, hal ini sontak mengagetkan semua penduduk desa dan para prajurit.


Mereka terlihat kebingungan karena lawan mereka tiba tiba menjadi kaku dan terbang ke atas seolah olah sedang terikat.


"Kalian sudah lanjutkan saja berjaga, mereka biar aku saja yang mengurusnya" ucap Long Tian dengan ramah namun menggunakan kekuatan semesta sehingga para penduduk desa dan juga para prajurit itu mendengar suaranya yang sangat mendominasi dan sedikit menekan mereka.


Dua orang pria sepuh yang berpakaian komandan prajurit dengan kultivasi tingkat pencipta surgawi tahap akhir terbang melesat ke depan Long Tian dan melayang persis di antara para penyerang dan Long Tian.


"Tuan muda apakah anda di pihak kami" ucap salah satu pria sepuh itu dengan ramah dan sopan terlihat tidak ingin sampai menyinggung perasaan Long Tian.


"Aku di pihak orang yang berhati baik, jika hatimu baik maka aku di pihakmu, kalian beristirahatlah dan mereka biar saja menjadi urusanku" Jawab Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke kedua pria sepuh itu.


"Baik Tuan muda, terima kasih atas bantuan anda" ucap salah satu pria sepuh itu dan keduanya langsung turun kembali ke tanah lalu meminta semuanya untuk beristirahat di depan pintu gerbang sambil berjaga kembali.


Melihat kedua pria sepuh sudah turun Long Tian kemudian mengeluarkan satu bola kristal kenangan dan langsung mengarahkannya ke atas kepala salah seorang penyerang itu yang merupakan yang terkuat dari semua nya dengan kultivasi tingkat pencipta surgawi tahap akhir.


Bola kristal kenangan itu menjalankan tugasnya dan langsung menyerap semua ingatan pria sepuh itu dengan sangat cepat lalu mendekati Long Tian kembali dan membesar untuk memperlihatkan semua ingatan pria sepuh itu.


Long Tian yang sedang melihat ingatan pria sepuh itu hanya menggelengkan kepalanya karena semuanya adalah perbuatan perbuatan yang dia sangat membencinya.


Di dalam ingatan pria sepuh itu penuh di isi dengan pembunuhan dan perkosaan, hal ini sangat membuat Long Tian semakin murka dengan mereka semua.


"Kalian ini semuanya hanya pembunuh bayaran saja dan baiklah aku akan memudahkan kematian kalian semua" ucapnya sambil menyimpan kembali bola kristal kenangan itu ke dalam cincin dimensinya.


Long Tian kemudian menunjuk ke mereka semua yang masih terkunci oleh aura naga, cahaya emas penariknya melesat keluar dari jari telunjuknya dan langsung mengambil semua Cincin dimensi dan juga senjata orang orang itu tanpa terkecuali lalu dan langsung disimpan oleh Long Tian ke dalam cincin dimensinya.


Dia kemudian menunjuk kembali dan kini cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman yang melesat keluar dari jari telunjuknya dan langsung mengenai kening mereka semua bersamaan dengan Long Tian menghilangkan aura naga yang mengikat mereka semua.


Mereka semua tidak langsung menjadi abu melainkan langsung terjatuh ke tanah, semua penduduk melihat hal ini langsung bersiaga kembali dengan senjata ditangan mereka.


Tubuh semuanya kini mengeluarkan ratusan bahkan ada yang ribuan bola cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman dan bola bola kecil seukuran kelereng itu langsung beterbangan ke semua arah di dunia itu.


Tubuh mereka belum menjadi abu melainkan hanya terbakar perlahan sehingga semuanya menjerit kesakitan, hal ini dikarenakan Long Tian mengurangi dampak api lava suci abadinya karena ingin menyiksa mereka semua namun tidak demikian dengan para prajurit dan penduduk desa yang melihat hal itu mereka semua tampak ketakutan jika sampai Long Tian melakukan hal itu kepada mereka semua.