
"Semoga ini bisa menjadi contoh, meski ini contoh yang kejam" ucap Long Tian dalam hatinya.
Dia mengakui bahwa tindakannya kali ini sangat kejam tapi dia mengetahui juga dalam situasi seperti ini lebih baik dia bersikap kejam karena dapat menolong banyak yang tidak bersalah.
Meski tingkat kultivasi prajurit perang Huo Zhen sedikit di atas mereka yang menjadi mayat tanpa kepala tapi dampak kerusakan yang ia hindari, karena banyaknya penduduk yang bersembunyi dalam ketakutan di dalam hutan dan banyak yang membawa bayi atau anak anak mereka yang masih kecil.
"Kalian semua para penduduk yang bersembunyi di dalam hutan, Kembalilah ke rumah kalian semua, jika rumah Kalian sudah hancur atau terbakar maka datanglah temui prajurit perang ku dan mintalah kepada mereka untuk di antar ke istana di benua kalian semua dan tunggulah saya datang" suara Long Tian kembali terdengar dan semua penduduk yang bersembunyi di dalam hutan kini tersenyum.
Mereka tahu bahwa nyawa mereka kini tertolong oleh kehadiran Long Tian, semua yang bersembunyi kembali berlutut dan bersujud tiga kali kepada Long Tian.
Mereka semua Kemudian kembali ke rumah mereka masing masing dan sebagian lainnya yang sudah tidak memiliki rumah berkumpul dan mendatangi prajurit perang Long Tian untuk minta di kawal ke istana di benua mereka masing masing.
Long Tian melihat dengan mata emasnya prajurit perangnya rela membantu para penduduk bahkan banyak juga yang menggunakan kapal perangnya untuk membawa penduduk yang tidak memiliki rumah ke istana dan ada sebagian pasukan perangnya yang menjaga mereka di halaman istana.
Jenderal Huo Zhen sendiri terlihat lebih banyak membantu penduduk merapikan rumah mereka yang sedikit mengalami kerusakan.
Para prajurit dunia itu juga dengan sukarela menyerahkan diri mereka sendiri ke pasukan perang Long Tian dan pasukan perang Long Tian tidak menghukum mereka tetapi hanya mengambil senjata mereka dan meminta mereka membantu para penduduk.
Satu minggu berlalu dan Long Tian kini masih duduk di kursi awannya.
"Penguasa kami sudah selesai dan saat ini saya ada di salah satu istana bersama para Penduduk yang kehilangan rumah mereka, mohon petunjuk dari Penguasa" ucap Jenderal Huo Zhen melalui telepati.
Long Tian yang sebenarnya mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh Huo Zhen Langsung berteleportasi ke samping Jenderal Huo Zhen.
"Jenderal Huo Zhen apakah mereka semua tidak lagi memiliki rumah" ucap Long Tian dengan ramah dan masih dengan menggunakan kekuatan 100 Galaksi nya.
"Benar Penguasa dan saya juga sudah mendata rumah rumah masih bisa dihuni namun tidak bertuan lagi" ucap Jenderal Huo Zhen dengan sopan dan berwibawa.
" Kalian semua yang bisa mendengarku berkumpulah di halaman istana ini" ucap Long Tian dengan membatasi jangkauan suaranya hanya di dalam ibukota sambil melihat para penduduk korban perang yang sedang berlutut di hadapannya.
"Kalian semua duduklah dulu" ucap Long Tian dengan sangat ramah.
Setengah jam kemudian terlihat bahwa halaman istana dan sampai jalanan depan istana sudah dipenuhi oleh para penduduk benua itu.
Long Tian kemudian terbang 100 meter di atas tanah dan masih menggunakan kekuatan 100 Galaksi.
"Semua keluarga dari raja kalian sudah menjadi abu, dan benua ini memerlukan sosok pemimpin, siapa yang kalian pilih" ucap Long Tian dan para penduduk itu mulai berbisik ke kiri dan kanannya.
"Penguasa, saya secara pribadi menginginkan saudara We Ming yang menjadi pemimpin benua ini, karena jika saudara We Ming menjadi pemimpin dapat memimpin tiga benua sekaligus" Ucap Pria sepuh tersebut.
"Siapa di antara kalian bernama We Ming" ucap Long Tian
Tampak seorang pria sepuh berdiri dari kumpulan penduduk yang ada di halaman istana dan tampak memiliki banyak luka di tubuhnya.
"Penguasa, pria sepuh itu hamba selamatkan dari Penjara bawah tanah istana ini" Ucap Jenderal Huo Zhen bertelepati.
"Nama Hamba We Ming Penguasa" ucap Pria sepuh tersebut, dan semua penduduk kemudian terlihat gembira dan bersorak meneriakan nama We Ming.
"Kalian semua tenanglah, We Ming kenapa anda sampai dimasukan ke Penjara bawah tanah" ucap Long Tian dengan ramah namun Tegas.
" Penguasa, Hamba sebenarnya adalah pemimpin dunia ini sebelum dunia ini pecah menjadi tiga, dan karena usia hamba sudah semakin tua Hamba membuat kesalahan besar yang merugikan semua penduduk, karena hamba mengangkat ketiga anak angkat hamba menjadi pemimpin di tiga benua, hamba tidak memiliki anak jadi hamba mengangkat ketiga anak laki laki yang yatim piatu sebagai anak, tapi setelah hamba rawat dan hamba besarkan dan hamba jadikan pemimpin benua hamba dimasukan kedalam penjara bawah tanah oleh mereka bertiga, dan itulah awal bencana dunia ini, jadi hamba merasa hamba tidak pantas untuk menjadi pemimpin kembali" ucap We Ming menjelaskan.
" We Ming berlututlah dan buka pertahanan jiwa mu" ucap Long Tian
We Ming mengikuti ucapan Long Tian, dia langsung berlutut dan membuka pertahanan jiwanya.
Long Tian tidak menunda dan dia pun langsung memberikan kontrak jiwa kepada We Ming.
" We Ming, sebagai pemilik dunia ini aku menunjukmu menjadi Pemimpin Dunia ini, jaga penduduk mu, jadikan kegagalan masa lalu mu untuk kebangkitan penduduk dunia ini, terimalah cincin dimensi ini dan pelajari catatan yang sudah aku tulis dan obatilah dirimu, dan kalian semua kembalilah dan nanti bantulah We Ming menjaga dan memajukan dunia ini, untuk kalian yang tidak memiliki rumah silahkan semuanya gunakan rumah rumah yang tidak berpenghuni dan minta rumah tersebut ke Prajurit perang ku" ucap Long Tian dengan menggunakan kekuatan semesta dan terdengar oleh semua penduduk dunia itu.
Semua Penduduk berlutut dan bersujud tiga kali baik yang ada di hadapan Long Tian maupun yang ada di pelosok dunia itu semua bersyukur atas kehadiran Long Tian.
"Hamba akan menjaga kepercayaan Penguasa dan semua penduduk" ucap We Ming dan langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian.
"Jenderal Huo Zhen kembalilah dan sampaikan ke Jenderal Long Pang untuk mengirim Prajurit penjaga dunia" Ucap Long Tian yang langsung menghilangkan dari pandangan mereka semua.
Dan Long Tian berteleportasi langsung ke kembali ke kursinya di atas awan, dan satu jam kemudian dia melihat jika semua pasukannya mulai memasuki kapal perang dan satu persatu mulai melesat ke Angkasa mengikuti kapal perang Jenderal Huo Zhen yang terbang paling depan.
Long Tian kemudian berteleportasi ke kediamannya dan memilih untuk bersantai dahulu dengan Hao Ling.
"Jenderal Huo Zhen berliburlah dahulu satu minggu jika sudah ajak Paman Yu untuk mendatangi semua dunia di semesta dan galaksi ini, gunakan kemampuan Teleportasi mu saja untuk berpindah semesta" Ucap Long Tian sambil duduk di kursi kamarnya.
" Baik Penguasa" jawab Jenderal Huo Zhen