
"Saya bersumpah kepada langit akan selalu berbuat kebajikan seperti ajaran dari dewa Naga Emas Long Tian melalui para leluhur kami" ucap kepala desa itu dengan sangat sopan.
"Saya juga bersumpah kepada langit akan selalu berbuat kebajikan dan tidak akan mengecewakan anda dan juga penguasa abadi 100 galaksi" ucap pria sepuh satunya dengan lantang namun sopan.
"Kepala desa sebaiknya kita ke desa mu dulu untuk mengobati yang lainnya dan jika sudah maka kita bisa berbincang lagi, sebaik baiknya kita tidak menunggu terlalu lama, dan simpanlah guci teh ini untuk anda saja" ucap Long Tian sambil berdiri mendahului mereka berdua.
Kepala desa itu kemudian menyimpan poci teh herbal itu dan ketiga gelasnya ke dalam cincin dimensi pemberian Long Tian itu lalu berdiri bersamaan dengan kawannya itu.
"Tuan muda mari kita kembali ke desa" ucap kepala desa itu sambil melayang dan terbang melesat kembali ke desanya di ikuti oleh Long Tian dan kawannya itu.
"Racun ini sungguh berbahaya" ucap Long Tian yang melihat jika banyak tanaman menghitam dan mati akibat terkena racun kalajengking gurun saat mulai memasuki desa itu.
Kepala desa itu membawa Long Tian ke rumahnya dan mereka bertiga duduk di teras rumah kepala desa itu dengan poci teh herbal dan tiga gelas gioknya sudah ada atas meja itu dikeluarkan oleh kepala desa itu.
"Tuan muda mohon tunggu sebentar saya akan membagikan dahulu pil penyembuh tingkat pencipta dari anda ke para penduduk desa" ucap kepala desa itu dengan ramah sambil berdiri diikuti oleh kawannya itu.
"Kepala desa silahkan dilanjutkan saya akan menunggu di sini saja, ingat cukup satu gelas saja teh herbal nya per orang karena jika baru sembuh dari racun minum terlalu banyak tidak akan banyak memberi khasiat" ucap Long Tian mengingatkan.
"Baik Tuan muda" ucap keduanya dengan kompak sambil memberikan penghormatan kepada Long Tian lalu memasuki bagian dalam rumahnya itu untuk mengobati keluarga nya dahulu.
Tidak sampai lima menit keduanya sudah keluar bersama istri dan dua orang anak kepala desa dan langsung pamit untuk mengobati yang lainnya.
"Tanah telanlah semua tanaman beracun di desa ini dan sekelilingnya jangan sampai ada yang tersentuh manusia" ucap Long Tian sambil fokus berkomunikasi dengan semesta dan melihat sekelilingnya.
Semua tanaman yang layu dan menghitam itu tersedot masuk ke dalam tanah dan kini terlihat jika tidak ada satupun tanaman di desa itu.
"Ini lebih baik dari pada tanaman itu tersentuh" ucap Long Tian sambil melihat sekelilingnya yang kini sudah gersang tanpa ada satupun tanaman disana.
"Hujan turunlah bersihkan sisa racun di desa ini dan sekelilingnya" ucap Long Tian sambil fokus berkomunikasi dengan semesta.
Langit kembali menggelap dan suara petir mulai bersahut sahutan pertanda akan turun hujan, air hujan perlahan mulai turun dengan derasnya membasahi seluruh desa itu bahkan sampai ke gurun pasir yang ada di selatan desa itu.
Long Tian tidak langsung diam dia kemudian membuka kubah perlindungan untuk desa itu seluas radius lima puluh kilometer dari desa itu sampai ke pinggir gurun yang memang berjarak lima puluh kilometer dari desa itu.
"Gurun itu cukup jauh tapi dampak kerusakannya cukup jelas" ucap Long Tian sambil kemudian mengeluarkan segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa yang melapisi seluruh tanah dan yang ada di atasnya tanpa terkecuali karena dia sudah mempelajari beberapa array dan segel kuno yang selalu menahan segel nya bahkan kursi dan meja yang sedang digunakan olehnya ikut terlapisi oleh segel buatannya.
Long Tian kemudian fokus melihat ke arah selatan tepatnya ke gurun pasir itu dan melihat jika ada banyak bola bola cahaya kecil berwarna emas berlapis cahaya merah kehitaman melesat ke seluruh dunia itu.
Setengah jam berlalu dan kini hujan pun sudah reda seutuhnya, tampak jika banyak warga desa mengikuti kepala desa itu mendatangi posisi Long Tian dan langsung berlutut di halaman dan jalanan rumah kepala desa itu dengan kepala desa yang ada paling depan.
Semuanya memberikan sujud satu kali ke Long Tian dan tetap berlutut sesudahnya.
"Kalian semua apa yang kalian lakukan, bangunlah dan lanjutkan aktivitas kalian" ucap Long Tian dengan ramah sambil menggunakan Qi mendalamnya agar terdengar oleh semuanya.
"Kepala desa radius lima puluh kilometer dari desa anda ini sudah saya pasangkan kubah perlindungan jadi kalian akan aman selamanya, saya harus melanjutkan perjalanan saya dan mohon bagikan ini untuk warga desa semuanya secara adil" ucap Long Tian sambil tersenyum dan memberikan satu cincin dimensi yang berisi satu juta keping koin emas lalu berdiri.
"Tuan muda sebelum anda pergi bisakah saya mengetahui nama anda, anda bisa memanggil saya Kepala desa Go" ucap kepala desa itu dengan ramah sambil memakai cincin dimensi itu tanpa memeriksa nya dahulu.
"Kepala desa bukankah anda dan semuanya berdoa kehadiran saya, jadi saya rasa anda semua sudah tahu siapa nama saya, baiklah Terima kasih karena sudah menjadi orang berhati baik" ucap Long Tian sambil melayang keluar dari teras rumah itu lalu menggunakan kekuatan 100 galaksi dan menghilang dari pandangan kepala desa itu.
Kepala desa Go langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian lalu mendoakan Long Tian.
Dia kemudian memukul lonceng besar yang ada di halaman rumah nya dengan sangat kencang sehingga semua penduduk desa itu kembali ke halaman rumah nya.
"Kalian semua pasti bertanya tanya kenapa aku memanggil kalian dengan lonceng desa, ketahuilah jika yang sudah datang menolong kita adalah Dewa Naga Emas Long Tian sang Penguasa abadi 100 galaksi, dewa naga emas juga memberikan ku satu juta keping koin emas untuk di bagikan kepada kalian semua" ucap kepala desa itu yang sudah mengetahui isi cincin dimensi pemberian Long Tian sebelum para penduduk desa itu datang.
Semuanya langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian sambil mendoakan Long Tian.
Sementara itu Long Tian tidak mengetahui hal itu karena dia sudah ada di tengah gurun pasir tepatnya di atas sekte kalajengking hitam namun tidak lagi menggunakan kekuatan 100 galaksi nya.
"Baguslah jika kalian sudah punah sebelum aku datang" ucap Long Tian sambil tersenyum dan melihat semua bagian sekte itu dengan mata emasnya.
Long Tian kemudian menghentikan segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa yang melapisi permukaan dunia itu lalu terbang ke atas pasir sekte kalajengking hitam, karena sekte itu ada di gurun pasir jadi tidak ada tanah disana.
"Hebat benar orang orang sekte kalajengking hitam ini, bisa mendirikan sebuah sekte di tengah gurun pasir seperti ini dan menguasai satu satunya sumber air di gurun pasir ini" ucap Long Tian sambil memeriksa semua bagian sekte kalajengking hitam itu dengan mata emasnya.
Long Tian kemudian mengeluarkan cahaya emas penariknya yang berjumlah jutaan karena menarik semua harta yang di tinggalkan oleh semua orang yang menjadi abu saat dia menggunakan segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa yang melapisi permukaan tanah dan semua yang ada di atasnya itu.
Cahaya emas penariknya melesat ke seluruh dunia itu dengan sangat cepat.
Long Tian kemudian duduk di sebuah kursi yang ada di teras sebuah bangunan besar di sekte kalajengking hitam itu menunggu semua cahaya emas penariknya kembali.
Satu persatu cahaya emas penariknya mulai kembali dan langsung meletakan harta yang dibawa di depan Long Tian yang merupakan area gurun pasir yang sangat luas disana.
Tiga puluh menit berlalu dan kini semua cahaya emas penariknya itu sudah kembali dan semua harta juga sudah di masukan ke halaman istana dunia jiwanya.
"Tanah telanlah semua bangunan yang di tinggalkan oleh semua orang jahat ini" ucap Long Tian sambil melesat kembali ke atas awan di atas gurun pasir itu.
Seluruh dunia itu bergetar tanpa terkecuali dan semua bangunan yang dimiliki oleh orang orang sekte aliran hitam itu kini tertelan oleh tanah dan ini juga terjadi di semua bagian dunia itu bahkan banyak desa dan kota yang kehilangan beberapa bangunannya.
Gempa hebat itu hanya berlangsung selama sepuluh menit saja dan kini sudah tidak lagi terjadi, semua bangunan sekte kalajengking hitam juga sudah semuanya hancur dan masuk kedalam pasir menyisakan hanya sebuah danau besar yang ada di tengah tengah gurun pasir.
"Tugas ku di dunia ini sudah selesai tinggal melanjutkan perjalanan ke galaksi ke delapan puluh dua" ucap Long Tian sambil berteleportasi ke galaksi delapan puluh dua.