Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Gunung Kayu hitam part 2


Kapal perang milik Jenderal Mo Fei mendarat dengan mulus di halaman istana dan menutup semua lapangan istana itu karena luasnya lapangan sama dengan besarnya kapal perang.


"Gege, itu ayahanda dan ibunda beserta guruku" ucap Li Lian sambil berdiri dan melayang turun ke daratan tepatnya ke depan ayah ibu nya bersama dengan Long Tian.


"Hormat kepada Ayahanda Raja dan Ibunda dan tetua Li Mei" ucap Li Lian sambil berlutut.


"Li Ming dan Li Mei apa kabar kalian berdua" ucap Long Tian dengan ramah dan di belakangnya berdiri semua Jenderalnya dan juga para bawahan Li Lian yang berlutut.


"Penguasa 100 Galaksi, lama tidak berjumpa, sudah ratusan juta tahun anda masih terlihat muda saja" ucap Li Ming yang merupakan ayah dari Li Lian.


"Li Mei apa kau tidak suka bertemu dengan ku, apa karena ada Li Ming disini" ucap Long Tian dengan ramah.


"Gege, ayah dan guru apakah kalian saling mengenal" ucap Li Lian dengan wajah kaget nya dan langsung berdiri di samping Long Tian.


"Lian-er ada hubungan apa kau dengan Penguasa 100 Galaksi" ucap Li Mei spontan.


"Guru ini calon suamiku dan kami akan segera menikah mohon berikan Restu mu" ucap Li Lian sambil memeluk tangan kiri Long Tian.


"Sudah kita bicara di kediaman ku saja, yang lain silahkan kalian nikmati istana ini, Jenderal Li Po tolong jamu yang lainnya" ucap Li Ming sambil memegang tangan istrinya, sedangkan Li Mei berjalan di sebelah kanannya.


"Gege ada apa ini" ucap Li Lian dengan bingung atas sikap tegang ayah dan ibunya beserta gurunya itu


"kita ikuti ayah ibu dan guru mu ke kediaman mereka, dan kalian semua beristirahat lah dahulu kita akan sedikit lebih lama disini" ucap Long Tian sambil melangkah mengikuti Li Ming dan Li Wei.


"Baik Penguasa" ucap para Jenderal kompak.


"Ling-er apa kau sibuk" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi sambil berjalan mengikuti Li Ming dan Li Mei.


"Gege, Chen-er sedang tidur di temani Zan Lie dan ling-er lagi di taman jadi tidak sibuk, ada apa?" Ucap Hao Ling melalui cincin komunikasi.


"Apa ling-er mau ketemu Li Mei" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi.


"Gege ketemu dengan Li Mei, bisa tarik ling-er kesana" jawab Hao Ling melalui cincin komunikasi.


Long Tian berhenti melangkah dan mengakibatkan Bukit Giok Li Lian makin menempel di bahu Long Tian.


Hao Ling muncul di depan mereka berdua dan langsung menggelengkan kepalanya.


"Kalian berdua itu benar benar ya" ucap Hao Ling sambi memeluk tangan kanan Long Tian.


"Ling-er, Lian-er ternyata anak dari Li Ming dan murid dari Li Mei kita akan menemui mereka berdua" ucap Long Tian sambil kembali melangkahkan kakinya dengan Li Lian sebelah kiri dan Hao Ling sebelah kanannya.


"Gege ini sebenarnya ada apa" ucap Li Lian dengan bingung.


"Nanti juga adik akan tahu" ucap Hao Ling dan membuat wajah Li Lian semakin terlihat bingung.


Tidak memerlukan waktu lama dan mereka pun sampai di kediaman dari Li Ming dan Li Mei dan langsung duduk di teras kediaman itu.


"Adik senang melihat mu dan kini kau sudah menjadi sangat cantik dan kuat" ucap Hao Ling dengan ramah.


"Li Ming apa ada yang ingin kau katakan" ucap Long Tian dengan santai.


"Penguasa, maafkan hamba saat hamba mendengar jika anda dan permaisuri terbunuh di dunia bulan galaksi surgawi hamba meninggalkan Dunia peri di galaksi surgawi dan hamba bersama dengan Li Mei, karena saat itu Li Mei benar benar terpukul atas berita kematian anda berdua" ucap Li Ming sambil berlutut dan menunduk dan Li Mei juga langsung ikut berlutut di samping Li Ming.


"Gege maafkan aku, aku benar benar terpukul dengan berita kematian mu dan memilih ikut dengan Li Ming untuk memberantas ras iblis darah yang mengacau waktu itu" ucap Li Mei.


"Ayah Ibu, guru ada apa ini" ucap Li Lian sambil menangis dan berlutut di depan ayah ibunya dan juga Li Mei


"Lian-er, Calon suamimu adalah kekasih gurumu di masa lalu dan seharusnya mereka menikah namun seminggu sebelum pernikahan itu terjadi tragedi yang ayah ceritakan tentang galaksi surgawi terjadi, dan ayah bersama ibumu ini meninggalkan dunia peri untuk membalas dendam, karena ayah bawahan Penguasa namun….." ucap Li Ming sambil menunduk dan tidak melanjutkan perkataannya.


"Gege benarkah" ucap Li Lian yang berbalik berlutut menghadap Long Tian.


"Lian-er itu benar dan guru mu adalah bawahanku" ucap Hao Ling dengan ramah.


"Li Ming dan Li Mei aku memaafkan kalian berdua atas kesalahan kalian yang kembali ke dunia peri tanpa ijin kami berdua saat era kekacauan di galaksi surgawi, dan lupakanlah masa lalu, aku memang tidak jadi menikah dengan Li Mei, namun aku akan menikahi anak mu dan inilah takdir langit yang tidak bisa kita semua tolak" ucap Long Tian sambil tersenyum dan membantu Lian-er untuk duduk kembali baru kemudian dia membantu Li Ming dan Li Mei untuk duduk kembali.


Li Mei yang di bantu oleh Long Tian untuk duduk malah langsung memeluk Long Tian dan menangis di pelukan Long Tian dan Li Ming beserta Li Lian dan Hao Ling hanya bisa menghela nafas panjang melihat hal ini.


"Gege maafkan aku, aku harus melanjutkan hidup karena aku tidak tau kapan gege akan kembali, sudah ratusan juta tahun aku menunggu Gege disini" ucap Li Mei sambil memeluk Long Tian.


"Mei-er senang bisa melihat mu" ucap Long Tian sambil tetap di pelukan Li Mei.


"Gege biarkan aku memeluk mu dan melepaskan kerinduan ku selama ratusan juta tahun ini" ucap Li Mei tidak memperdulikan sekitarnya.


Semuanya terhening dalam diam dan hanya terdengar tangisan dari Li Mei yang masih terus memeluk Long Tian.


"Mei-er tolong lepaskan aku, tombakku jadi bangun ini gara gara bukit giok mu menempel" ucap Long Tian berbicara melalui telepati ke Li Mei.


"Gege biarlah aku puas memelukmu, bukankah kau sudah melihatnya dulu kedua bukit giok ini" ucap Li Mei melalui telepati dan makin merapatkan pelukannya.


Hampir satu jam Li Mei memeluk Long tian dengan rapat dan membuat tombak besar berdiri dengan tegak karena tepat di jurang merah.


Kini Long Tian sudah duduk kembali di tempatnya demikian juga dengan Li Mei.


"Penguasa kapan kalian akan menikah" ucap Li Ming mencairkan situasi yang serba tanggung ini.


"Dalam waktu segera namun kami akan menikah di dunia naga tidak disini" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.


"Gege kenapa tidak disini saja, agar semua bawahan gege bisa tahu kerajaan ini saja" ucap Hao Ling.


"Iya Gege kenapa tidak disini, dan kapan tepatnya" ucap Li Lian.


"Lian-er berikan waktu untuk gege, karena ini masih canggung untuk Gege, adik angkat gege jadi ayah, ini semua memerlukan waktu untuk gege menyesuaikan diri" ucap Long Tian sambil tersenyum dan melirik Li Mei yang ada di depannya.