Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 83 part 8


"Semua memiliki jiwa yang baik dan tidak ada satupun di sini yang memiliki jiwa yang jahat jadi bisa dipastikan jika penduduk kota besar ini pantas untuk aku bantu" ucap Long Tian dalam hatinya sambil kembali melihat ke panggung itu.


"Ada sesuatu yang aneh, kenapa hanya segini saja yang datang, apakah sebagian besar memang tidak peduli dengan perkembangan kota ini" ucap Long Tian yang menyadari jika untuk kota sebesar itu hanya sedikit saja yang ada di lapangan kota.


Tangan Long Tian kemudian menyentuh tanah dan dia memeriksa kota itu dengan cara berkomunikasi dengan dunia itu agar mengetahui lebih detail apa yang sebenarnya terjadi dengan kota terutama para penduduknya.


"Jadi ada sebuah kediaman yang memiliki pasukan dengan jumlah besar dan sepertinya mereka tidak berniat baik" ucap Long Tian dalam hatinya sambil kemudian membuat kubah segel perlindungan yang menutupi seluruh areal lapangan itu namun transparan sehingga tidak terlihat oleh siapapun.


Sementara itu di sebuah lapangan dalam kediaman besar yang merupakan kediaman salah satu klan terbesar di kota itu lebih dari satu juta orang berkumpul dengan senjata di tangan mereka semua.


"Ingatlah kita adalah salah satu pendiri kota ini dan sekarang adalah kesempatan kita untuk mengambil alih kota, setelah kita selesai mengambil alih kota maka kita akan melebarkan sayap dengan mengambil alih kota kota lainnya sampai kita menjadi penguasa dunia ini" ucap seorang pria sepuh yang berdiri di atas mimbar.


"Hidup Patriark" ucap semuanya dengan sangat kompak dan bersemangat sambil mengangkat senjata mereka.


"Jangan takut untuk membunuh siapapun yang menghalangi kita dan ingat pasukan bayangan segera lumpuhkan pasukan keamanan dan juga lumpuhkan pasukan Jenderal Jee, kalian berangkatlah sekarang juga" ucap pria sepuh itu dengan penuh wibawa dan menggunakan Qi mendalamnya.


"Baik Patriark" ucap kompak orang orang yang menggunakan pakaian warna hitam dengan penutup wajah warna hitam juga langsung membungkuk badannya dan langsung terbang melesat ke segala arah kota itu.


"Pasukan biru, kalian segera ke lapangan pusat kota dan lumpuhkan semua yang ada disana, bunuh semua orang yang melawan kalian" ucap pria sepuh itu dengan sangat mendominasi dan bersemangat.


"Baik Patriark" ucap kompak pasukan dengan pakaian berwarna biru dan menggunakan penutup muka warna biru juga sambil kemudian terbang melesat ke arah lapangan di pusat kota tempat Long Tian berada.


"Pasukan merah kalian bersama ku kita juga akan ke pusat kota dan menjadi cadangan untuk pasukan biru" ucap pria sepuh itu sambil terbang ke arah lapangan pusat kota dan di ikuti oleh satu juta orang yang berpakaian merah dan memiliki penutup wajah warna merah juga.


Kembali ke lapangan pusat kota.


Long Tian yang duduk di dibawah pohon dan bersandar di batang pohon itu terlihat memejamkan matanya seakan akan tertidur pulas karena saat ini di atas panggung sedang membahas kemampuan dan kemampuan para kandidat tuan kota sehingga dia malas untuk mendengarkan nya.


"Dunia ini bahkan semua pemimpin nya adalah ras iblis darah serigala kemampuan mereka untuk bertransformasi menjadi manusia sungguh mengagumkan, bahkan mereka bisa menjadikan manusia hidup menjadi setengah ras iblis darah serigala" ucap Long Tian dalam hatinya sambil tangannya menunjuk ke arah atasnya dam masih menutup matanya.


Ratusan cahaya transparan melesat ke lima arah yang berbeda dan menjadi ratusan kubah perlindungan yang menutupi banyak rumah dan juga prajurit Gerbang kota yang sedang beristirahat karena saat ini gerbang kota di tutup sampai selesai pemilihan tuan kota yang baru.


"Mereka bergerak cepat tapi setidaknya tidak akan ada korban jiwa dari pihak penduduk kota ini, karena semua orang yang berhati baik yang tidak kesini setidaknya sudah dalam kubah perlindungan ku" ucap Long Tian yang mendapatkan informasi dari dunia itu tentang pergerakan orang orang berjiwa jahat yang dia temukan saat memeriksa kota itu.


Terdengar ledakan keras beberapa di pusat kota itu.


Long Tian membuka matanya dan melihat jika ada banyak orang yang sedang menyerang kubah perlindungan yang dia buat, namun tidak ada satupun yang bisa merusak atau menembusnya.


Semua penduduk kota yang sedang berada di lapangan kota itu terlihat panik karena semua yang menyerangnya itu memiliki kultivasi jauh di atas semuanya.


Hanya pria pria sepuh itu saja yang memiliki sebanding dengan mereka semua namun tetap kalah jumlah dengan para penyerang yang berjumlah jutaan orang itu.


"Kalian semua tetaplah di tempat kalian jangan keluar dari lapangan ini, jangan khawatir kan keluarga kalian karena mereka juga sudah berada dalam kubah perlindungan ku" ucap Long Tian dengan lantang menggunakan kekuatan semesta sambil berdiri menghadap ke mereka semua para penduduk kota itu.


Mereka semua langsung menoleh ke arah Long Tian bahkan sepuluh pria sepuh yang berada di atas panggung langsung terbang melesat ke depan Long Tian.


Sepuluh pria sepuh itu berdiri di depan Long Tian dengan hormat meskipun tidak mengenal Long Tian sama sekali.


"Tuan muda terima kasih sudah membantu kami" ucap Jenderal Jee mewakili yang lainnya dengan sangat sopan sambil membungkukkan badannya di hadapan Long Tian.


"Jenderal, ini sudah kewajiban ku untuk membantu kalian semua, apakah kalian mengenal mereka yang menyerang kalian ini" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke pria pria sepuh itu.


"Tuan muda mereka Klan Noji, klan terbesar di kota ini, saya tidak menyangka jika mereka membelot seperti ini" ucap jenderal Jee dengan sangat sopan sambil melihat sekelilingnya dan dia melihat Patriark Noji ada diantara para penyerang itu.


"Biarkan saja mereka dahulu, aku ingin tahu siapa diantara kalian yang akan menjadi tuan kota disini, bukankah kalian semua berkumpul di sini untuk memilih tuan kota" ucap Long Tian dengan ramah dan terlihat sangat santai tidak memperdulikan mereka semua yang berada di luar kubah perlindungan.


"Tuan muda kami sepakat jika Jenderal Jee yang akan menjadi Tuan Kota kami ini, karena di antara kami semua hanya Jenderal Jee yang memiliki wawasan terluas bahkan semua pemimpin kota dan para Patriark serta master master sekte juga sudah mengenal Jenderal Jee" ucap seorang pria sepuh yang berpakaian layaknya seorang Patriark klan dengan sangat sopan dan hormat.


"Baiklah jika demikian aku setuju namun jika aku meminta mu menjadi kaisar dunia ini apakah anda jenderal Jee sanggup" ucap Long Tian dengan ramah dan terlihat sangat serius karena dia menilai jika Jenderal Jee ini bisa menjadi pemimpin yang bijaksana dari semua yang ada di hadapannya itu.