
Aksara dengan cepat bergegas untuk kembali ke kantor nya, mengurus meeting dengan investor luar negri di tiga tempat sekaligus. Aksara juga menghentikan kerja dari Cinta, karena alasan wanita itu meminta cuti. Sejak kejadian Cinta di dorong oleh pimpinan OG, maka banyak yang berdesas-desus.
Sore nya Aksara pulang dari kantor nya dengan sejuta kepenatan juga kelelahan, di saat sudah sangat sore. Kebetulan di depan sana ada mini market. Aksa teringat susu dari rumah sakit hanya tersisa bungkus yang diminum tadi siang.
"Melki, turunkan aku di mini market didepan?"
"Baik bos"
Melki menghentikan mobil nya tepat di depan mini market, Mini market ini cukup besar juga lengkap. Aksara mencari merk yang sama dengan berbagai rasa, dia mengambil 12 box susu hamil.
Saat hendak mengambil camilan buah-buahan kering untuk istri nya, Aksa mendengar keributan. Namun Aksa tak menghiraukannya dia hanya berlalu saja. Hingga sang sang majikan dari pelayan itu mendorong pelayan nya kearah Aksara.
"Auww......."
Terlihat jidat pelayan itu membentur rak di sebelah Aksara. Dan tak sengaja mereka bertatapan.
"Cinta!"
Mereka sejenak kaget, suara itu bukan dari Aksa atau perempuan yang di dorong majikan nya, melainkan wanita paruh baya yang berada di samping nya.
"Mommy!"
"Rayz itu Cinta nak"
Mommy Diah segera membangunkan wanita yang terbentur rak barang disebelah Aksara.
"Cinta ayo bangun nak"
"Nyonya anda mengenal wanita gila ini?"
"Sembarangan anda ya nyonya, dia adalah menantu ku!"
Dengan berang mommy Diah bertarung mulut dengan nyonya dari menantu nya itu. Sementara Aksara hanya terdiam membisu, dia jelas merasa aneh.
"Tapi nyonya saya memungut dia dari jalanan, dia tidak punya keluarga waktu itu, dia berada dipinggiran kota saat saya menemani suami saya dinas keluar kota"
"Dia menantu saya yang hilang, tepat nya sudah 1 tahu 5 bulan ini"
"Benar kah?"
"Iya ini dia foto menantu saya"
Mommy Diah menyerahkan foto pernikahan antara Aksara dan Cinta. Mereka langsung membungkam mulut mereka dengan keterkejutan yang tiada tara.
"Tidak nyonya kalian hany tidak tahu"
Kali ini Aksara yang berbicara.
"Kami sudah mencari istri ku ini, dia menghilang selama lebih dari 1 tahun, kami sudah mencari nya kemana pun tapi tidak menemukan dia, terimakasih ini adalah kartu nam ku mohon tuan dan nyonya simpan"
"Oh baik lah kami akan menyimpan niat baik mu"
"Saat ini kami sedang sibuk jadi kami akan mengundang mu makan malam nanti sebagai ucapan terimakasih"
"Wah anda terlalu sungkan pak"
"Baik lah kami pamit"
Mereka sudah keluar, sementara sang mommy sedang berbicara dengan menantu pertama nya itu.
"Ayo mom kita pulang, mommy bawa lah Cinta bersama mommy ke rumah aku menyusul masih ada satu meeting lagi"
"Baik lah mommy duluan ya sayang"
Mommy Diah membawa Cinta dengan penampilan compang camping ini ke rumah utama.
"Melki cepat periksa tubuh ku"
"Baik tuan"
Melki mendetektor semua yang melekat di tubuh Aksara.
"Bersih tuan"
"Bagaimana menurut mu?"
"Mirip"
"Kumpulkan semua untuk mendengar arahan"
"Baik"
Dengan satu tekan pengarahan saja mereka semua sudah siap, Aksara menjelaskan semua rencana nya, juga semua kondisi di rumah utama. Dia juga menyuruh agar gerakan mereka dikurangi dalam hal formalitas. Sekarang mereka harus bermain kucing-kucingan.
BERSAMBUNG.