TERJERAT MENIKAHI OM TUA

TERJERAT MENIKAHI OM TUA
EPS.32


Aksa segera menyudahi aksi jahilnya, kalau di teruskan maka bisa berbahaya untuk Aksa.


Cinta membeku dengan aksi jahil suami nya, tapi kali ini berbeda seolah rasa lain yang lebih mendominasi, tatapan mata Aksa yang redup, ciuman yang awalnya lembut, intens tapi sangat bergairah. Tampilan Cinta berantakan namun segera dibenahi om suami tua nya itu.


Setelah membenahi pakaian Cinta yang dia buka, Aksara melajukan mobilnya kesebuah butik.


"Sampai, ayo turun'


Ajak Aksa, sambil membuka pintu mobil nya.


"Mau apa kita kesini?"


"Tentu membeli yang dijual butik itu"


Tunjuk Aksara, sambil melangkah mendekat kearah butik itu.


"Selamat datang tuan dan nyonya"


Sapa resepsionis butik,seraya tersenyum hangat namun Aksara hanya menganggukan sedikit kepalanya lalu masuk kedalam butik itu.


"Dandani dia"


Mereka mengangguk lantas membawa Cinta pergi untuk didandani. Cinta diberikan beberapa treatment pada muka, setelah nya melakukan spa, mandi susu setelahnya baru Cinta di poles dengan bedak agar semakin tampil cantik dan elegant.


Aksa juga membeli jas baru yang senada dengan gaun yang dipakai istri nya. Cinta sudah keluar dari ruang make up, benar benar lebih cantik dan terlihat sedikit dewasa. Aksa tersenyum mengulurkan tangannya.


"Ayo kita berangkat?"


Cinta mengangguk, lalu mobil mereka melaju membelah jalanan. Belum terlihat macet karena masih pukul 6 sore menjelang malam.


"Kita mau kemana?"


"Ngedate"


Ucap Aksa asal.


"Kenapa juga aku harus berdandan?"


"Supaya aku bisa berjalan dengan istri ku yang cantik bukan bocah"


Ucap Aksa sembari tersenyum tak lupa pula sebelah tangannya mengelus lembut rambut kepala istri nya itu.


"Ihh om......kok malah jahil"


"Siapa yang jahil sayang"


Tiba tiba pipi Cinta jadi panas dan merona cantik seperti buah semangka merah.


Aksara begitu sangat menikmati menggoda istrinya yang nakal ini, bagaimana pun pemilik seluruh hati Aksara adalah Cinta. Sosok Cinta yang begitu ceria, cerdas, bahkan nakal nya itu membuat Aksara semakin jatuh cinta pada istri nya itu..


Ddrrtt....ddrrttt.


"Halo mah"


"................."


"Iya mah, Rista akan pulang cepat"


Rista mendapat kabar undanga makan malam lagi untuk keluarga besar ditengah tengah dia sedang makan siang.


"Mba lontong sayur nya 1 porsi lagi ya"


Rista memesan pada pelayan kantin, sejak dari padi dia ingin makanan berkuah yang seger. Tadi pagi sudah sarapan soto gerobak yang kebetulan melintas didepan komplek perumahan milik suaminya. Pesanan Rista sudah datang dengan segera menyantap nya hingga tandas, ada yang melihat kearah Rista, ada juga yang acuh. Sejak Rista diketahui sudah menikah dengan wakil CEO kantor mereka bekerja, sebagian ada yang iri sebagian hanya acuh.


"Ris makan lo banyak banget, hamil lo ya"


Deg...


Salah satu karyawan kartor itu menegur Rista, jantung Rista berdetak kencang. Memang benar hanya 4 bulan saja setelah menikah mereka tidak melakukan hubungan badan tapi 4 bulan nya lagi Haris selalu gencar menidurinya baik Rista terjaga atau pun terlelap lelaki itu tanpa persetujuan Rista mengambil hak nya sebagai suami.


"Masih disini?"


Rista mendongak, Haris sudah duduk disisinya.


"Makan apa?"


"Lontong sayur"


Haris melihat dua porsi lontong sayur.


"Dengan siapa?"


"Aku memakan dua porsi lontong sayur"


Haris melirik istrinya yang terlihat kesal karena menanyakan porsi makan istrinya secara tidak langsung. Rista langsung beranjak meninggalkan suaminya dengan kesal.


"Huh salah lagi"


Haris mengejar istrinya,, wanita cantiknya terlihat bahu nya bergetar.


"Kok nangis?"


Melihat Rista yang menelungkupkan mukanya, diatas meja. Rista mendongak lalu menggelengkan kepalanya, pada hal air matanya masih menetes dipipi cantik kesayangan Haris Dimitri itu. Haris mengecup lelehan air mata istrinya. Rista yang di perlakukan sedemikian manis oleh suaminya memasukan kepalanya ke dada bidang Haris. Malu sekaligus bahagia dengan perlakuan manis itu, Haris langsung memeluk tubuh istrinya. Memang sebulan terakhir tubuh ramping istrinya agak berisi dan Haris sangat menyukai itu, apa lagi dada sang istri yang lebih besar lagi selalu membuat Haris ingin memasukannya kemulut nya juga menjadi korban telapak tangannya.


Rista sangat bahagia hari ini sepertinya banyak bunga bunga mekar dalam hati Rista.


"I love you too, husband"


Haris tersenyum, ternyata bahagia itu sesederhana itu pikirnya.


"Tadi mamah telepon kita ada makan malam keluarga nanti malam"


Haris berucap sambil mengecupi berkali kali pucuk kepala istrinya.


"Jangan cium cium terus"


"Abis kamu wangi ayy"


Rista mencubit perut lelaki keras kepala itu yang tak lain suaminya.


"Sakit ayy"


"Itu tahu kalau sakit"


"Awas kamu ya, mas cubit lagi nanti malam"


"Aku kabur dong"


"Mas akan kurung kamu"


"Ih jahat"


"Abis kamu sexy, jadi makin cinta"


Haris berkata sambil tangannya membentuk bentuk hati.


"Gombal"


"Tapi kamu suka kan?"


Rista membuang muka nya kesal.


"Jangan kesel ntar makin cinta loh"


"Mas!"


Haris tertawa, istrinya semakin imut dilihat maka semakin cinta saja diri nya. Hubungan mereka semakin baik, itu artinya Rista kesayangannya tidak akan pergi darinya untuk selamanya pikir Haris. Haris membawa Rista untuk pulang bersama dengan dirinya, karena ada makan malam keluarga.


Aksara sudah sampai di kediaman kedua orang tuanya, Cinta terlihat kebingungan menatap sekeliling nya.


"Ayo turun itu rumah kedua orang tua ku'


Ucap Aksara, Cinta mengangguk lantas mengikuti lelaki itu untuk masuk kedalam. Jam dinding baru saja berdenting 8 kali itu berarti saat ini sudah pukul 8 malam. Begitu Aksara masuk semua keluarga sudah menunggu, keluarga Alkatiri, Di.itri, Aryandy juga Catherine dan Ahaaz anak nya.


"Selamat malam semuanya"


Aksara berucap demikian dan otomatis semua aktifitas orang dimeja makan pun terhenti mereka seolah tercengang dengan apa yang dilihatnya.


'Si ****** kecil itu!'


Gumam Karenina dalam benak liciknya.


'Wanita yang lebih muda apa selera Rayz sudah berubah?'


Tanya Cath dalam hati.


'Cinta kesayangan kakak'


Jerit Rista serta berkaca kaca.


'Eh gadis itu bukan nya adik sepupu istri ku?'


Tanya Haris dalam kekagetannya dalam hati.


'Cinta, apa dia kakak ipar ku juga?'


Ucap Sheyla, gadis itu paling terlihat gembira diantara semua nya.


Mommy dari Aksa segera maju menyambut putra juga seorang gadis yang ada disisi putra mereka.


"Mom, aku sudah menepati janji ku, aku membawa menantu mu"


Seketika langkah sang mommy terhenti, mata nya membola seakan akan jatuh dari tempatnya. Bahkan semua yang ada dimeja makan juga terlihat menampakan wajah dengan kekagetan mereka.


"Selamat ya nak, kau sudah menikahi gadis pilihan mu"


Ucap Alan Dimitri ayah kandung Haris adik sepupu Aksara.


"Semoga rumah tangga kalian langgeng"


Ucap Paramitha Alkatiri adik kandung daddy nya Aksara.


BERSAMBUNG.