
3 angel Alkatiri seperti bukan mamah dan kedua anak nya yang baru saja turun dari pesawat, melainkan girl band yang akan konser. Mereka layak nya teman sebaya Karen tak berpaut terlalu jauh.
"Mah, apa penampilan kita sangat menarik mereka semua bersorak!"
Riana menunjuk pada beberapa orang yang ada disekitar mereka.
"Jangan hiraukan"
Seorang pria paruh baya yang seumuran suami nya datang menjemput.
"Selamat siang nyonya Alkatiri"
Cinta dengan santai langsung menengok pada lelaki itu, lantas tersenyum.
"Jamie kau sudah datang?"
"Benar nyonya"
"Perkenalkan itu Rieka dan ini Riana, para putri ku"
"Halo nona saya Jamie asisten tuan Haris Dimitri"
"Hallo om"
Seketika mata Jamie beradu dengan Rieka, persis dengan mata indah yang selalu Jamie kagumi di dalam hati nya. Dengan segera Jamie membungkuk pada sang nona, bagaimana pun tak pantas menatap sang majikan nya sendiri.
"Silahkan ikuti kami"
Jamie membawa 2 mobil lain untuk para pengawal.
"Kenapa banyak sekali Jamie?"
"Tuan Haris yang menginginkan ini nyonya"
Cinta hanya menurut, ini untuk kebaikan mereka bertiga. 1Jam akhir nya mereka tiba di rumah keluarga Dimitri.
"Loh kok kita kesini? bukan ke sebelah?"
"Maaf nyonya, tuan besar Dimitri juga Alkatiri ada disini"
"Oh baik lah"
Mereka turun beberapa orang tua menyambut mereka.
"Dad, mom"
Cinta menyapa kedua mertua nya yang sudah sepuh.
"Oma, opa"
Riana menjerit memeluk Oma dan opah nya.
"Oh ini Riana opah ya"
"Kakek, nenek"
Mereka berganti untuk memeluk sepasang sepuh Dimitri itu. Meski awal nya mereka semua pindah, tapi setelah cucu mereka sudah berusia 10 tahun mereka kembali menetap di negara yang membuat mereka nyaman.
"Ayo cepat, kita makan siang dulu"
Ucap kakek Alan Dimitri.
Mereka masuk, lantas langsung menuju ruang makan. Mereka di suguhkan makanan ala masakan rumahan.
"Wah Riana suka daging ini nek?"
Riana anak keempat Aksara ini sangat pandai berbicara selain dia jahil.
"Kalau begitu ambil yang banyak sayang"
Nenek Paramitha mengambilkan lebih banyak ke piring Riana. Sedangkan bocah itu begitu senang sekali.
"Jangan mah, anak ini memang doyan makan, kau sudah gemukan sayang"
Ucap mamah Cinta memperingatkan.
"Tak apa, cucu Oma harus banyak makan"
Merasa dibela Oma nya Riana melanjutkan makan dengan lahap. Cinta hanya menggelengkan kepala nya sementara Rieka hanya mengambil 3 potong daging itu dengan sayuran dan sedikit nasi.
"Rieka kenapa makan nya sedikit?"
"Rieka kan model opah"
Opah Ditya mengangguk dengan cepat. Cucu nya memang memiliki talenta tersendiri.
"Selamat siang"
Cinta menengok, benar itu Rista dan Haris.
"Kakak"
"Kau sudah datang"
Mereka berpelukan, lantas muncul sepasang anak mereka lelaki dan perempuan.
"Kenalkan ini anak om sepupu kalian, Damian Dimitri dan Saluna Dimitri"
Mereka saling berkenalan, lalu duduk untuk makan siang bersama. Membicarakan bisnis juga acara mereka untuk mendatangi negara Z ini.
'Oh mereka ini mitra nya mami dan papi yang akan menyelenggarakan kontes model dan itu model tenar itu adalah sepupu ku, oh my God aku tidak menyangka ini'
Saluna begitu sangat kagum, dia sempat senyum-senyum sendiri.
BERSAMBUNG.