TERJERAT MENIKAHI OM TUA

TERJERAT MENIKAHI OM TUA
EPS.78


Karenina menggepalkan tangan nya dengan erat, karena dia baru saja melihat video yang diberikan pengawal rahasia nya itu.


"Mereka kembali bersama, dia tidak melakukan pergerakan apa pun!"


"Apa yang harus hamba lakukan bos"


"Tidak ada"


Karenina segera masuk ke dalam kamar nya, dia tersenyum miring.


"Apakah kalian menginginkan rencana pamungkas ku?"


Syyuutttt......


Karenina melempar belati tepat mengenai wajah foto Cinta dan Aksa.


"Jangan anggap remeh"


Karenina keluar, serta memanggil semua pengawal rahasia nya untuk segera menghadap.


Tak lama setelah Karenina turun kembali semua pengawal rahasia nya muncul dengan beberapa orang berpakaian jas serba putih.


"Apa kabar tuan-tuan? apa kalian sudah siap dengan apa yang saya minta?"


"Semua sudah selesai di siapkan nona"


Para lelaki berjubah putih berjalan di belakang para pengawal, sementara Karenina segera naik ke brankar. Selama 5 jam mereka berada di dalam ruangan itu.


Sementara keluarga Alkatiri sedang menikmati santap siang mereka.


Tuk......tuk.....tuk.


Suara sepatu pantofel bergesekan dengan lantai.


"Ada tamu kah, dad?"


"Entah"


"Ayo Indy ambil makan yang banyak ya"


Cinta mengangguk perlahan lantas mengambil nasi serta lauk pauk.


"Ada lauk apa mom?"


Mereka semua memandang kearah Aksara juga Melki yang berdiri tak jauh dari ruang makan.


'Aku sudah memperingatkan mu bos, masih saja ngotot'


Gumam Melki.


"Ada apa? apa aku tidak boleh makan siang di rumah?"


Untuk mengalihkan kecanggungan itu Aksa mencoba mencairkan suasana.


"Tumben, biasa nya hanya Daddy yang datang"


Ucap sang mommy.


Timpal sang Daddy.


Cinta segera berdiri mengambilkan makan siang untuk suami nya.


"Tidak usah di ambilkan, dia anak nakal, ayo Melki makan siang kenapa kau juga mau seperti patung di belakang tuan mu"


Ucap mommy Diah mencibir yang sebenar nya dia sangat bahagia putra semata wayang nya ikut santap siang hari ini.


"Makan sayur juga"


Aksara meletakan pokcoy goreng, capcay, juga sedikit oseng kangkung.


"Iya tuan"


"Banyak makan tuna ya, supaya dedek cepet besar"


Cinta mengangguk.


"Jangan ganggu Indy makan! cepet besar apa nya, baru juga 3 minggu, masih lama lahiran nya"


Mommy Diah menjawab dengan suara keras.


"Dad, mommy kenapa?"


"Entah, mungkin dia sedang kesal"


"Oh"


Mereka selesai santap siang, Cinta pergi ke dapur untuk membuat susu.


"Ini susu nya"


"Terimakasih tuan"


Aksa mengelus pucuk kepala Cinta, mengecup nya dengan mesra. Cinta merasa sangat bahagia sekaligus aneh.


"Ayo aku antar ke kamar"


Cinta mengangguk, Cinta naik keatas ranjang nya. Aksa duduk di pinggir ranjang, tak berapa lama Cinta sudah terlelap.


"Semoga kalian baik saja, papah akan berusaha membuat keluarga kita berkumpul kembali papah janji"


Ucap Aksa sambil mengelus perut istri nya yang rata.


Aksa tidak pernah berbicara masalah kehamilan Cinta, dia menyuruh dokter untuk mengobati Cinta dengan berkata itu vitamin dan tambah darah. Sedangkan suplemen itu terdapat pada susu yang Cinta minum.


Aksa segera menempelkan bibir nya pada bibir mungil istri nya yang hangat, ******* bahkan saat ini menyesap nya. Seketika Cinta melenguh bergerak sebentar dan kembali terlelap, Aksa tersenyum istri cantik nya sangat menggemaskan.


'Byy tidak menyangka sayang, kita sudah akan memiliki banyak anak, terimakasih kau adalah jiwa ku, bersabar lah sebentar lagi'


Gumam Aksa sambil mengelus sang istri lalu beranjak pergi untuk kembali ke kantor.


BERSAMBUNG.