TERJERAT MENIKAHI OM TUA

TERJERAT MENIKAHI OM TUA
S3 EPS.369


Roy membelalakkan mata nya, melihat Rose sudah berada di depan mata nya, lantas berdiri dari duduk nya itu.


"Rose.........!"


Rose berlari kearah taman yang ada diseberang jalan, Roy menyusul nya kesana.


"Seperti nya kisah cinta Roy akan dimulai"


"Lelaki kaku itu, apa bisa paham perasaan selain meniduri pacar nya"


"Untuk itu lah dia harus belajar memahami perasaan wanita"


"Bagaimana dengan mu sendiri?"


"Aku selalu memahami wanita, tidak seperti mu lelaki dingin"


Umpat Will pada Andra karena selalu menyudutkan nya itu.


Roy langsung menarik tangan Rose yang hendak membalikkan tubuh nya. Hingga tubuh sexy dan cantik itu menabrak dada bidang milik Roy.


Roy memeluk erat tubuh Rose, mengelus bahu nya, ya wanita itu hanya meneteskan air mata nya.


Semula Rose berinisiatif ingin memanggil para lelaki itu untuk perawatan namun sampai di dekat meja mereka Roy mengatakan sesuatu yang menyakiti hati nya.


"Jangan berprasangka dahulu, aku tidak bermaksud apa pun, ku tahu kan kalau hidup ku menjadi asisten utama bos dan bayangan bagi nya menahan semua marabahaya bagi nya"


Rose mengangguk.


"Iya, maaf, aku cengeng"


Roy mengusap air mata Rose yang mulai turun kembali.


"Jangan meminta maaf sayang,.kau tahu kan jika hanya kau pacar ku, kesukaan ku, dan hanya pada mu saja aku bisa bermalam"


Rose mengangguk dengan cepat.


"Kau cantik sekali sayang"


Roy ******* bibir tipis itu, lama sehingga Rose membalas nya. Mereka berciuman dengan Roy yang menopang tubuh Rose untuk memberikan ciuman panas nya.


"Loh mas Rose dan Roy kemana?"


"Mereka lagi syuting"


Ucap Andra santai.


"Hah!"


Rindi kaget jika tiba-tiba Roy jadi artis.


"Kok bisa?"


Ucap Rindi disertai kekagetan.


"Tadi ada kesalahpahaman, Roy sedang menenangkan pacar nya itu"


"Oh kirain beneran jadi artis"


Rindi duduk disebelah Andra dan mencubit pinggang lelaki itu.


"Aww....sakit yang, kenapa sih?"


"Kesel, bilang lagi syuting segala"


Andra hanya tersenyum saja.


"I love you"


"Hem lebay....."


Ucap William, sambil mencium Lisa yang sudah duduk disisi nya.


"Hem bucin"


"Sama bini sendiri bro"


Lisa menggelengkan kepala nya saja karena tindakan konyol mereka.


"Kok tidak kembali?"


Ucap Rindi karena mereka sudah menunggu 1 jam an.


"Mungkin ke hotel, ayok kita belanja saja"


Ucap Andra, kedua pasangan suami istri itu segera beranjak menuju mall untuk membeli sesuatu yang mereka temukan dan menarik atau sekedar berkeliling mall.


Sementara didalam kamar hotel decapan manis dari kedua insan itu begitu kentara.


Benar saja kata Andra kedua Manusi itu pergi ke hotel karena mereka menginginkan nya.


"Ahhhh......."


Desah Rose yang tubuh nya sudah digerayangi tangan besar Roy.


Tanpa basa-basi Roy langsung melancarkan aksi nya untuk menyatukan diri nya bersama sang pacar menikmati indah nya percintaan mereka.


"Cape?"


Rindi mengangguk.


"Makan dulu yuk"


Mereka mengisi perut karena sudah waktu nya jam makan siang. Di sebuah restoran ternama itu mereka memesan menu makanan nya.


"Betah banget si Roy sudah 2 jam?"


Ucap William sambil menyuapkan potongan steak ke dalam mulut nya.


"Kaya tidak mengalami saja"


Dengus Andra.


"Kaya nya kita ke hotel juga enak nih?"


Ucap William yang langsung menerima cubitan dari Lisa.


William meringis dibuat nya.


"Mau tidak sayang?"


Ucap Andra.


"Pengen yang indah pemandangan nya"


"Boleh lah, nanti kita kasih pesan ke Roy saja kalau dia mau nyusul"


Ucap Andra dia segera memberi voice note kepada Roy.


Selesai makan siang mereka segera bergegas menuju hotel yang rekomended banget di internet atau langganan bulan madu.


Sementara Roy sedang menikmati sensasi luar biasa tak terduga dari pelayanan Rose. Bahkan sudah meminta nambah dua kali di siang bolong ini.


"Cape?"


Rose mengangguk, dia sudah terbaring lemas diatas dada bidang Roy, meski dibawah masih menyatu.


Roy membelai rambut panjang pacar nya itu, sudah tidak beraturan dan lepek.


"Jangan dibelai, sudah kena keringat"


Elak Rose memang demikian.


"Tapi aku sangat suka"


Kedua nya masih ngos-ngosan, dada kedua nya masih naik turun karena baru saja terjatuh dari puncak kenikmatan surgawi.


"I love you"


Ucap Rose mengecup dada bidang Roy.


"I love you too, maaf ya tadi berbicara demikian membuat kamu tersinggung"


Ucap Roy sembari membelai pipi Rose.


Rose mengangguk dan memeluk lelaki nya yang tak pernah puas dia layani.


"Mau mandi apa lanjut?"


"Mandi"


Roy bangun tanpa mencabut alat vital dari tubuh pacar nya menuju kamar mandi.


Mereka mandi bersama di dalam kamar mandi.


Sementara rombongan Andra dan William sudah sampai di hotel dekat pantai sebagai destinasi wisata yang sedang di gandrungi oleh banyak orang.


"Wah indah sekali mas?"


"Iya ya sayang"


Rindi memeluk Andra, mereka juga di jalan sudah membeli pakaian pantai, berganti di toilet umum.


"Udara nya masih segar"


Ucap Lisa diangguki cepat oleh William.


"Pantes banyak yang datang untuk liburan atau sekedar weekend"


Benar di pantai itu sedang ada juga pemotretan prewedding.


"Jadi pengen nikah lagi ya yang?"


"Orang udah nikah kok, ngapain nikah lagi"


Andra tersenyum, di begitu bahagia dengan istri nya ini.


Sementara William sudah memeluk wanita tercinta nya dari belakang, Lisa melirik kebelakang dan tersenyum mengelus lengan yang kokoh yang sudah melingkar di perut nya itu.


"Kau sangat cantik sayang ku"


Lisa tersenyum mendapatkan bisikan mesra dari suami nya itu.


"Kau bisa saja sayang"


Mereka sama-sama tersenyum, Andra melihat kesamping dan melihat pasangan itu menghela nafas.


"Ayo kita mau main pasir apa lihat hotel nya yang?"


"Lihat kamar hotel nya dahulu mas"


Andra segera meminta mereka untuk berkeliling.


"Kaya nya taman nya bagus mas?"


Rindi melihat di kejauhan ada taman bunga yang indah, jalan nya dari samping hotel menuju ke taman.


"Ya sudah kita keliling taman saja dulu"


Benar saja taman nya sejuk karena ditutupi pepohonan jalan nya diberi bangku di tiap pohon. Jalan nya kecil dan pohon itu akan berbunga pada musim nya.


"Ayo taman nya sebelah sana?"


Ucap Andra, kini mereka sampai di taman, dengan berjuta tangkai mawar berwarna-warna, selain itu juga ada bunga lili dan lavender di ujung sana.


Membuat mata yang memandang nya seolah tak berhenti berdecak kagum.


"Lihat yang disini ada drone nya loh, kalau di lihat dari atas taman nya seperti ini loh"


Andra memperlihatkan tampilan taman itu, taman yang di gambar sebagai wanita cantik.


"Ini......."


"Iya taman ini adalah milik mu, ARINDI GARDEN, spesial untuk wanita tercantik yang sudah menemani ku"


Ucap Andra, Rindi terharu menitikkan air mata nya dan memeluk suami nya itu.


BERSAMBUNG.