TERJERAT MENIKAHI OM TUA

TERJERAT MENIKAHI OM TUA
S2 EPS.173


Saat masih pukul 5 pagi Min pergi untuk jogging agar tubuh nya tidak lemah juga agar secepat nya sembuh tidak lemas lagi. Hanya 30 menit Min sudah kelelahan, dia segera mandi bersih dan menuju dapur. Min membuat sarapan nasi goreng seafood kesukaan Rei, roti bakar, dan juga bubur SOP ayam kampung.


"Lelah nya"


Keluh nya, selama 2 jam itu dia bertarung di dapur. Min pergi ke kamar lain yang juga sangat bersih di lantai dasar itu, dia mandi kembali karena gerah.


"Loh nyonya sudah masak sarapan ya?"


"Iya, tuan belum bangun?"


"Nyonya kan masih sakit, kok sudah bekerja berat sebaik nya istirahat saja di kamar"


Jelas James.


Rei turun dari kamar nya masih menggunakan piyama.


"Ada apa ini?"


"Tuan, nyonya memasak sarapan"


Rei melirik pada gadis yang sudah menjadi istri nya itu.


"Kau suka memasak sarapan ya?"


Min menundukkan kepala nya.


"Maka masak lah setiap hari"


Min lega karena Rei tidak menghukum siapa pun.


"Tapi sarapan itu untuk semua pelayan, penjaga kebun, bodyguard dan satpam"


Rei lantas melangkahkan kaki nya menuju ke lantai atas kembali. Min terdiam, apakah memasak juga salah pikir nya.


"Nyonya sebaik nya susul, tuan"


"Tidak apa, dia tidak marah hanya kesal saja kok"


"Baik lah, terserah nyonya saja"


Rei turun dengan sudah berpakaian rapih.


"James, dimana Aryos?"


"Tuan Aryos ada di luar dari 1 jam lalu, tuan muda"


"Baik lah"


Rei berjalan menuju ke halaman villa, disana Ayos sudah menunggu sambil memanaskan mobil nya.


"Bagaimana? semua sudah siap?"


"Sudah tuan, bagaimana dengan Rave?"


"Suruh dia mengerjakan dan bertanggung jawab semua urusan kantor"


"Baik lah"


Aryos menghubungi kantor yang langsung di jawab oleh Ravenda.


"Sudah tuan muda, ayo kita berangkat"


Rei sengaja tidak memberitahukan pada Min tentang keberangkatan nya ke luar kota karena Rei pikir itu tidak perlu.


Min yang tak tahu pun hanya memandang sarapan yang dia buat itu, semua masih utuh bahkan yang harus nya memakan itu pun tak duduk sama sekali di kursi makam nya.


Min hanya terdiam lantas memakan sarapan yang dia suka.


Tap....tap.....tap.


Ada suara langkah kaki menuju kearah nya.


"Min sedang sarapan ya?"


"Iya mas Rav"


"Kata nya kemaren sakit?"


"Hanya demam biasa kok"


"Oh, kelihatan nya sarapan nya enak, boleh ikut makan?"


"Boleh, makan saja kalau suka"


Rav segera membuka piring nya mengambil nasi goreng seafood dengan mengambil lauk ayam, SOP ayam nya juga dia cicipi. 30 menit Rave sangat kenyang dengan masakan yang sangat enak itu.


"Wah enak sekali, terimakasih ya, jadi kenyang banget"


"Sama-sama"


"Kau sendirian di rumah, sore nanti ada waktu tidak?"


"Kenapa memang nya?"


"Jalan-jalan ke taman seperti nya asik!"


"Boleh"


"Aku jemput nanti sore ya"


"Iya"


"Aku pamit dulu, selamat tinggal"


"Hati-hati"


Rave tersenyum senang, lantas dia sudah memikirkan rencana selanjut nya untuk berada disisi si gadis cantik yang sudah dia taksir saat pertama berada di desa xx. Namun sayang dia kalah cepat dengan Rei, dia tidak peduli jika harus putus hubungan dengan Rei.


"Akhir nya, kehidupan ku akan kembali berwarna"


Rave segera menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk itu karena ingin segera pergi bersenang-senang dengan gadis nya. Ya dengan mudah nya Rave menyematkan stempel pada milik orang itu.


"Tuan, ini adalah rekaman di villa anda"


"Kau mau memperlihatkan nya pada ku?"


"Benar"


"Baik lah"


Rei melihat semua itu, dia tersenyum smirk.


"Pantau saja jika situasi nya mulai ada penghianatan maka urus lah"


"Baik, tuan"


'Rave kau sungguh berani melawan singa, kau akan tahu rasa jika bermain api'


Ucap Aryos dalam hati, dia menyuruh beberapa orang untuk mengawasi villa tuan muda nya itu.


Kini sudah sore, Rave berdandan casual ala rumahan namun sangat terlihat tampan.


"Permisi!"


"Mas Rave, sudah datang?"


"Iya, ayo kita ke taman"


"Baik lah"


"Kita menggunakan ini ya"


Rave menunjuk pada motor nya yang seperti untuk anak gadis.


"Motor nya lucu ya mas?"


"Oh ya, suka kah?"


"Seperti ABG saja"


Rave dan Min berboncengan seperti remaja yang sedang jatuh cinta. Mereka seperti kakak kelas dan adik kelas yang sedang ngedate, yang cowok sangat tampan dan yang cewe sangat cantik sekali.


BERSAMBUNG.