TERJERAT MENIKAHI OM TUA

TERJERAT MENIKAHI OM TUA
S3 EPS.227


Flashback on 2


Sejak kejadian kecelakaan itu, Min seminggu ini dirawat di rumah sakit kondisi nya sempat kritis. Namun keluarga Mid tidak pernah meninggalkan nya, bahkan Jorge mencaritahu kehidupan putri bungsu nya ini. Ya bayi yang dilahirkan istri nya 22 tahun bayi kembar yang tidak memiliki tanda lahir adalah sang adik Catline Mid.


"Mom"


Jorge menyapa sang istri yang sedang menunggui putri mereka yang masih koma.


"Ada apa Dad?"


"Dad mau pergi ke negara H, untuk mengetahui semua kehidupan putri bungsu kita"


"Baik lah"


Jorge segera bergegas untuk berangkat ke negara Z, dia tidak sabar menunggu sang putri siuman. Jadi memutuskan untuk pergi setelah mendapat hasil penyelidikan selama dua hari dari mata-mata nya.


Berada di udara selama 5 jam kini lelaki paruh baya yang memiliki anak perempuan kembar itu sudah sampai di negara Z.Maksud kedatangan nya ingin mencari bukti terlebih dahulu setelah kongkrit baru pergi ke negara M. Jorge membawa asisten utama nya pergi kesana, Card nama nya. Begitu juga dengan beberapa pengawal andalan yang bisa tahu situasi dan juga kondisi.


"Bagaimana?"


"Disana rumah nya tuan besar"


Jorge turun dengan pakaian biasa tidak terlihat mewah karena ingin menyapa tetangga yang berada disebelah rumah mungil nan asri.


Jorge dalam waktu 3 jam sudah mendapatkan cerita detail nya, lantas dia pun berkunjung ke perusahaan cabang milik Rei. Jorge bertanya pada beberapa staf, disana dia mendapatkan kenyataan yang mencengangkan. Tidak ada Jasmin melodia Sanunjaya yang lain selain putri bungsu nya itu, mereka bilang Jasmin wanita yang teguh lagi dia tidak pernah terlibat jalinan asmara dengan lelaki mana pun.


"Ada apa tuan?"


"Anak ku tidak pernah memiliki pria terdekat dalam hidup nya"


"Benar tuan"


"Baik lah kita bicarakan sambil makan"


Mereka bergegas menuju sebuah resto dan memesan ruangan privat agar leluasa berbicara. Mereka memesan beberapa menu, setelah pesanan datang mereka segera melahap nya.


Jorge memandang Card, lelaki itu memberikan sebuah amplop biaya registrasi operasi dari sebuah rumah sakit ternama.


"Ini......?"


"Ini registrasi biaya operasi yang di tanggung tuan muda dari keluarga Alkatiri itu untuk mamah dari nona, tuan"


Jorge segera melihat dengan seksama.


"Saya juga merekam percakapan dengan dokter yang menangani saat operasi tersebut"


Jorge mendengarkan, dia sangat terkejut.


"Rumah sakit pendonor itu milik keluarga Aryandy, yang tak lain keluarga orang tua dari mamah tuan muda Alkatiri"


Jorge mengangguk.


"Lanjutkan"


"Dari tetangga dekat dan pengasuh sang mamah nona juga saya mendapat bukti"


Jorge melihat Card.


"Tetangga bilang jika nona dapat kenaikan pangkat ke perusahaan induk tapi setelah diselidiki nona tidak pernah terdaftar di perusahaan Alkatiri atau Aryandy mana pun, tuan"


"Lalu?"


"Dari pengasuh mamah nya nona bilang bahwa tuan muda Alkatiri itu memboyong nya ke kota bukan untuk bekerja melainkan sudah menikah di catatan sipil"


"Apa mereka pernah mengadakan resepsi?"


"Tidak ada kabar seperti itu, tuan"


"Baik lah lanjutkan"


"Nona dinikahi tuan muda Arei Rafiensah Aryandy tidak pernah di publikasikan, bahkan nona awal nya tidak tahu dia sudah di nikahi tuan muda itu"


Jorge meneguk kopi nya perlahan.


"Tuan muda Rei menikahi nona tujuan awal nya untuk balas dendam karena papa dari nona sudah membunuh kedua kakek dan nenek nya, kakak perempuan nya, juga memperkosa lalu membuat bunuh diri kekasih tuan muda itu"


"Lalu apa lagi?"


"Awal rumah tangga nona selalu diperlakukan kasar, hingga setahun kemudian dia hamil tapi tuan muda Rei menyuruh nya mengugurkan kandungan nona. Beruntung nona kenal tuan Andreas jadi meminta pertolongan pada tuan Andreas agar memalsukan aborsi nya setelah nya nona pergi dan bertemu nona Cate, tuan"


"Baik lah, hapus seluruh data apa pun yang bersangkutan dengan Catline"


"Baik tuan"


"Atur pertemuan dengan keluarga Sanunjaya"


"Baik"


Cad menghubungi rekan mata-mata nya untuk mencari tahu dimana mereka tinggal di negara M. Mereka segera terbang ke negara M setelah mendapatkan lokasi nya, sekitar 3 jam Jorge terbang di udara.


"Kita sudah mendarat tuan"


"Baik lah, aku mau mandi dahulu sebelum menemui mereka"


"Baik"


Card mencari hotel hanya untuk mandi tuan nya, lantas memesan sarapan untuk mengisi amunisi mereka.


"Tuan ini sarapan nya"


"Baik lah, setalah makan kau mandi lah"


"Baik"


1 jam kemudian mereka berangkat menuju lokasi tempat keluarga yang mereka cari bernaung.


"Iya tuan, silahkan"


Jorge turun, saat ini weekend jadi mereka memakai pakaian rumahan biasa.


"Permisi?"


Jorge berdiri dihalaman yang luas nya sedang dan asri dipenuhi tumbuhan warna warni dari yang bernama bunga.


"Iya, anda cari siapa tuan?"


Seorang wanita berusia kira-kira berada di kepala empat. Tampilan nya seperti seorang ibu rumah tangga dan ada seorang anak sekitar berusia 7 tahunan.


"Saya mencari kediaman Sanunjaya"


Mata wanita itu melotot lalu seketika berubah kembali normal.


"Maaf kami tidak tahu"


"Saya ada perlu penting dengan ibu Laula Sanunjaya"


Wanita itu hendak berbicara namun ada lelaki yang datang dari samping rumah.


"Ada perlu apa anda mencari mamah Laula?"


"Apa harus berbicara di teras, tidak bisa kah saya masuk dan berbincang dengan baik dengan mamah anda tuan?"


Lelaki itu diam, menghela nafas dengan berat.


"Silahkan ikuti kami tuan"


Jorge pergi mengikuti lelaki itu yang tak lain adalah Herdan, menuju taman belakang dimana seorang wanita paruh baya sedang duduk di kursi roda.


"Silahkan duduk tuan"


"Terimakasih"


Jorge duduk bersebelahan dengan Card.


"Itu mamah ku tuan, dia sakit parah dan sempat akan meninggal karena berita kecelakaan adik perempuan tunggal ku, dia sangat menderita sekali"


"Harus nya tidak separah ini, karena bagaimana pun anak nya sudah meninggal sejak baru lahir"


Deg.......


Mata Herdan membulat serta memandang lelaki paruh baya yang hampir seusia papah nya.


"Apa maksud anda?"


"Benar kedatangan ku hari ini untuk memberitahukan pada nyonya Laula Sanunjaya, saat kelahiran putri kembar ku dan putri tunggal nya putri bungsu kami tertukar dengan putri nya yang sudah meninggal"


"Benar kah?"


"Benar, kami juga baru mengetahui karena saat yang bersamaan Cate anak sulung ku bertemu Jasmin mereka menaiki pesawat yang di tukar tujuan nya agar Cate bisa sampai lebih cepat dan Jasmin juga bisa lari dari kejaran suami catatan sipil nya"


Herdan lebih terkejut lagi lelaki di samping nya tahu semua kejadian nya.


"Silahkan teh nya diminum, tuan"


"Oh merepotkan Anda terimakasih"


"Lalu bagaimana keadaan Min sekarang?"


"Dia sedang koma karena kecelakaan mobil oleh karena itu saya menyelidiki semua latar belakang anak bungsu kami"


"Maaf tuan bahkan membantu adik ku saja aku tidak mampu hingga dia selalu menderita sejak kecil"


"Itu semua sudah takdir nya, tapi saya bersyukur karena dia sudah kembali ke tengah-tengah kami"


Herdan hanya bisa mengangguk.


"Oh ya, dia juga memiliki putra yang sangat tampan dia baru berusia 2 tahun"


Herdan terkejut.


"Benar kah?"


"Ya, ini foto keponakan mu"


Herdan pun meminta beberapa foto-foto mereka, tak lupa meminta nomor telepon keluarga Mid.


"Tolong rahasiakan semua nya jika Cate seorang model internasional adalah Jasmin"


"Baik tuan"


"Jika ingin bekerja sama dengan perusahaan kami ini kartu nama ku"


"Baik terimakasih tuan"


"Jika ada waktu berkunjung lah untuk menengok Cate"


"Baik"


"Kalau begitu kami pamit"


"Sampai jumpa tuan"


Setelah nya Jorge kembali terbang menuju negara A, dia sudah lima hari meninggalkan istri, anak serta cucu lelaki kesayangan nya.


Flashback off


BERSAMBUNG.