TERJERAT MENIKAHI OM TUA

TERJERAT MENIKAHI OM TUA
S3 EPS.367


Daddy German kembali sarapan dengan keluarga Alkatiri di mansion keluarga besar Mid ini.


Sarapan begitu khidmat di nikmati bagi yang muda mau pun yang tua.


"Sekarang apa rencana mu Ger?"


Ucap Daddy Rei pada Daddy German lelaki satu generasi itu nampak kompak menyuapkan roti bakar kedalam mulut nya dengan selai strawberry.


"Aku terserah anak-anak dan istri ku saja, mau tinggal dimana nya?"


Ucap Daddy German.


Daddy Rei mengangguk.


"Ya sudah aku akan pergi menemani istri ku untuk terapi"


Ucap Daddy Rei yang diangguki oleh Daddy German.


"Mom, Dad aku berangkat dulu ya mau kerja"


Ucap Aditya.


Bangun dari tempat duduk di meja makan besar itu.


"Hati-hati ya nak"


Ibu Amelia mengikuti sang anak sulung nya.


"Adit pamit ya mom, hati-hati di rumah"


Aditya mengecup kening sang ibu dengan sayang.


"Adit sayang mommy"


Lirih nya, ibu Amelia mengangguk melepaskan anak nya untuk bekerja ke kantor.


"Aku juga berangkat kerja ya Mel"


Ucap German, ibu Amelia hanya tersenyum.


Tanpa aba-aba German segera mengecup pipi ibu Amelia, wanita cantik istri satu-satu nya itu.


"Kau akan selalu menjadi wanita yang paling ku cinta di dasar hati ku"


Ucap Daddy German pada ibu Amelia, yang terdiam membatu.


Mereka ayah dan anak segera bergegas menuju kedalam mobil milik Aditya dan dengan segera bergulir meninggalkan halaman mansion keluarga Mid.


"Daddy sudah baikan sama mommy?"


"Belum, ada banyak kesalahpahaman antara kami berdua hingga harus meluruskan nya segera"


"Oh begitu, maaf ya dad, aku tidak bisa membantu Daddy"


"Tidak apa Daddy mengerti"


Ucap German, mereka segera sampai di perusahaan raksasa yang German miliki.


Sedangkan Roy di apartment nya sedang tertidur pulas karena adegan panas mereka semalam.


Rose segera membuatkan sarapan tepat nya makan siang yang terlalu dini karena sudah jam 10.30 siang.


Drrtt....drrtt.


Ponsel milik Roy berbunyi nyaring karena Roy tak pernah mensilent ponsel nya itu.


Rose segera berlari ke kamar mereka, Rose hanya memakai kaos kebesaran milik Roy tanpa menggunakan apa pun lagi.


"Sayang bangun.....Itu ada yang menelpon"


Roy bangun mengucak mata nya, benar ada yang menelpon nya.


"Hallo......"


"Dimana kau?"


"Di apartment ku bos"


"Kemari dan ajak pacar mu itu"


"Siap"


Roy meletakkan kembali ponsel nya dan memanggil Rose, Rose datang. Roy pun menarik Rose untuk duduk di pangkuan nya.


"Bos menyuruh kita berkunjung ke rumah nya"


"Baik lah"


"Kita akan tinggal disana"


"Oke"


"Jadi sekarang kita mandi bareng dulu ya"


Tanpa menunggu jawaban, Roy segera membopong pacar cantik nya menuju kamar mandi.


Mereka mandi berdua saling menggosok punggung dan menyabuni tubuh pasangan nya.


Setelah nya mereka ganti baju dengan style masing-masing.


"Sudah belum?"


Ucap Roy sambil melihat Rose yang sedang memoles wajah nya dengan make up tipis.


"Sebentar lagi ya"


"Ya sudah aku tunggu dibawah ya?"


"Iya"


Rose memakai dress yang anggun dengan warna navy, make up tipis, rambut di gerai dan tas serta sepatu dengan merk yang tak terlalu mahal di pasaran.


"Ayo"


Ucap Rose dan Roy pun mengangguk saja lalu bangkit dari sofa menggandeng pacar cantik nya itu.


Mereka masuk kedalam mobil lalu Roy mengemudi membelah jalanan yang masih lengang karena belum waktu nya makan siang.


"Mas kita mau ke mana?"


"Ke rumah bos ku"


"Kenapa lelah? tidur saja dulu"


Rose hanya mengangguk saja dan menuruti perintah Roy, Rose segera bersandar di sandaran jok mobil.


Roy tersenyum melihat wanita nya itu nampak terlelap.


"Padahal, sangat panas tapi dia mudah sekali terlelap nya"


Ucap Roy menggelengkan kepala nya.


Setelah 30 menit berlalu lantas mereka sudah sampai di mansion megah kediaman keluarga Mid.


"Ini rumah siapa sayang?"


Ucap Rose pada pacar tampan nya itu.


"Mansion Bos ku yang, ayo masuk"


Rose pun di gandeng tangan nya oleh Roy memasuki mansion mewah milik Andra ini.


"Nah ini dia Roy"


Ucap Andra, dia nampak sedang duduk bersama sang istri dengan istri nya yang memeluk tangan Andra.


Rose pun melihat nya sekilas, Didi nya juga digenggam tangan nya oleh Roy, lelaki tampan yang sudah seminggu menjadi pacar nya.


"Kenalkan saya Arvin dan ini istri saya Arindi"


"Ini pacar saya bos, Rose"


"Hai Rose selamat datang ke rumah kami, maaf tidak ada penyambutan apa pun untuk menyambut kedatangan mu"


"Ah tidak apa-apa nona"


Ucap Rose dengan malu-malu.


"Wah kau manis sekali Rose sungguh"


Ucap Rindi suka pada tingkah Rose.


"Siapa yang manis?"


William turun dengan menggandeng tangan Lisa istri nya.


"Ini kak, ada pacar nya Roy"


"Oh kenalkan aku William dan ini Lisa istri ku, kami kakak ipar nya Arvin"


Ucap William singkat memperkenalkan diri nya pada pacar asisten sahabat sekaligus adik ipar nya.


"Ayo kita langsung saja makan siang bersama, nanti kita ke mall bersama jadi triple date"


"Oke deh"


Lisa menyahut, Roy dan Rose hanya tersenyum manis mereka saling pandang.


Mereka menuju ke meja makan dan segera bergegas untuk makan siang mereka. Setelah sejam lama nya, mereka terutama Rindi dan Lis akan bersiap.


"Kak make up in aku dong?"


"Boleh sini"


Lisa memake up adik nya itu.


"Baju mu bagus banget?"


"Iya dong kak, itu dari butik xxx loh, limited edition"


"Oh pantas saja bagus banget, bahan nya adem"


"Nanti kita kesana yuk, pilih dress terbaru juga"


"Boleh, sekalian ajak pacar nya Roy"


"Bener kak, nanti kita ajak dia sekalian saja"


"Oke kakak make up dulu ya"


"oke kak"


Rindi kembali ke kamar untuk memakai sepatu dan mengambil tas nya.


"Lama bener mereka?"


"Biasa buat cewek harus tampil maksimal"


Ucap William.


"Hapal bener tabiat nya istri?"


"Iya lah kan di hapalin loh"


Andra hanya bisa berdecak saja karena mereka sudah menunggu selama 1 jam di ruang tamu.


"Bikin gerah aja"


Ucap Andra pada yang lain nya.


"Kan wanita harus tampil secantik mungkin loh Vin"


"Iya deh kak"


Ucap Andra lesu bahkan sekarang sudah 1 jam 15 menit mereka menunggu di ruang tamu.


"Nah itu mereka"


Ucap Roy, kedua lelaki sebaya itu sontak menoleh kearah tangga dan melihat pemandangan yang sangat luar biasa.


"Mereka sangat cantik sekali"


Ucap Andra menganga melihat istri nya tampil sangat cantik dan elegan seperti model saja.


Begitu pun William yang sudah memandang istri nya hampir saja air liur nya itu menetes.


"Cantik pake banget"


Ucap William.


BERSAMBUNG.