Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab 73


🌻🌻🌻


Reza bergeliat saat merasa pipinya ada yang mengusap lembut, ia mengerjapkan kedua matanya dan melihat sang istri tersenyum manis padanya.


"Ada dokter, mau periksa mas Reza" kata Melisa yang berdiri disebelahnya.


Reza mengalihkan pandangannya pada sosok pria berkacamata dengan pakaian khas dokter.


"Selamat siang, pak Reza" sapanya sopan sembari menunduk hormat karna sadar siapa lelaki yang sedang berbaring itu.


"Iya, siang" sahut Reza biasa saja.


Ia langsung bangun dari tidurnya di bantu Melisa untuk duduk bersandar di punggung ranjang.


"Aku bukannya udah periksa sama Caca tadi" tanyanya pada sang istri.


"Gak apa-apa ya periksa lagi, aku khawatir banget, Mas" jawab Melisa yang memang benar-benar cemas.


Reza akhirnya menganggukan kepalanya pasrah, ia membiarkan dokter berkaca mata itu memeriksa tubuhnya, mulai dari tekanan darah.


"Semua normal" ucap sang dokter.


"Lalu kenapa suami saya mual mual?" tanya Melisa penasaran.


"Saya rasa ini adalah kehamilan simpatik' jawab dokter itu dengan senyum ramah.


"Apa itu?" tanya Reza bingung.


"Biasanya ini terjadi pada pasangan suami istri yang mempunyai ikatan bathin yang kuat, pihak istri yang mengandung dan pihak suami yang akan merasakan efek dari kehamilan tersebut" terang sang dokter menjelaskan.


"Maksudnya, gimana sih?" Reza semakin dibuat bingung.


Dokter yang ternyata bernama Farhan terlihat dari nametag di jas putihnya itu tersenyum simpul.


"Mungkin maksudnya gini, aku yang hamil dan mas Reza yang ngidam" ucap Melisa memberi kesimpulan.


"Iya, betul sekali. pak Reza akan merasakan mual mual di pagi hari yang dinamakan morning sickness."


"Aku, aku Ra?" Reza menunjuk wajahnya sendiri seakan tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh dokter.


"Tapi ini tidak berlangsung lama, biasanya hanya terjadi di trimester pertama"


"Berapa lama itu,?" tanya Reza serius.


"Tiga bulan pertama" jawab dokter Farhan.


"Aku sehari aja kesiksa banget, Ra" rengek Reza memeluk perut Melisa yang masih berdiri disisinya.


"Sabar ya, Mas" kata sang istri sembari mengusap kepalanya.


"Apa gak ada obatnya?"


"Berhubung ini hormon, paling hanya bisa mengurangi rasa mual atau pusing saja" kini dokter Farhan sedang mengulum senyumnya, ia sangat gemas dengan pasangan suami istri anak pemilik rumah sakit tempat ia bekerja ini.


"Saya akan buatkan resep obat dan vitamin"


****


...... Di rumah mama dan papa......


"Reza mana?" tanya mama saat menantunya itu datang menghampiri nya di ruang tengah.


"Tidur, Mah" jawab Melisa, yang sudah menghempas kan bokong nya disofa single dihadapan Ameera.


"Dari baru Dateng itu?"


Melisa mengangguk, membenarkan pertanyaan mama mertuanya.


"Ko jadi tidur terus ya?" gumam mama aneh.


"Iya padahal sepanjang jalan juga tidur, mas Reza bangun pas turun dari mobil sampe kamar doang" kata Melisa dengan nada kesalnya.


"Kakak hamil ya?" tanya Ameera polos.


"Iya,Dek" sahut Melisa.


"Hore, nanti rumah kita rame ya mah?" kata Ameera begitu antusias.


Ya, Reza akhirnya pasrah dan menuruti kemauan orang tuanya untuk kembali kerumah mewah ini, dengan syarat jika hari weekend keduanya akan pulang ke apartemen.


"Nanti adek, jagain bayinya ya" ucap Melisa merasa ikut senang, kehamilannya sungguh menjadi berita baik di keluarga sang suami.


"Kalian memang berjodoh," tiba-tiba suara eyang mengagetkan ketiganya.


"Kenapa eyang?" tanya Melisa bingung.


"Ya, kalian adil" kekeh eyang, ada gelak tawa di wajah yang sudah sedikit berkeriput itu


"Iya, aku gak nyangka loh" Melisa ikut terkekeh.


"Kalian harus saling menjaga, ini anugrah tuhan yang paling indah" kini tangan eyang sudah mendarat di perut Melisa.


Calon ibu itu hanya tersenyum kecil, bayangan bayi terlintas begitu saja di pelupuk matanya, bagaimana ia akan menjadi seorang ibu dari suami dadakannya.


Dengan Suara khas bangun tidur Reza memanggil sang istri yang masih tenggelam dalam khayalannya.


Ia berjalan mendekati keempat wanita yang sedang berkumpul di ruang tengah.


"Ra.. aku pengen--__"


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


pengen apa bang????? 🤔🤔🤔🤔


Like KOMENNYA yuk RAMAIKAN...