Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab 64


🌻🌻🌻


Melisa terus memangku bocah kecil itu sambil mengusap punggungnya, sampai tak terasa Langit terlelap dalam dekapannya, ada rasa penasaran terselip dihati Melisa siapa orang tua yang tega meninggalkan anak sebaik dan setampan Langit.


"Ra!"


Suara yang sangat Melisa kenal tiba tiba mengangagetkan nya, ia menoleh dan reflek menunjuk bibirnya sendiri dengan jari.


"Jangan berisik" ucap Melisa pelan bahkan nyaris tak terdengar.


Reza mendengus kesal dan membuang pandangannya.


bocah itu lagi.


tidur di tempat yang sama yang seharusnya cuma untuk ku!!!


" Mas!!"


Melisa mengusap lengan suaminya yang menatap tajam kearah Langit.


"Hem, iya" jawab Reza langsung sadar dari lamunannya.


"Mas Reza kenapa?" tanya Melisa heran dengan ekspresi suaminya yang mendadak masam dan datar.


"Kita pulang, udah sore" ajak Reza kemudian, ia tak ingin berlama-lama melihat laki laki lain menempel pada istrinya walau itu hanya bocah berumur tiga tahun


"Iya, aku bawa Langit kekamar dulu ya" pamit Melisa langsung bangun dari duduknya, namun Reza langsung meraih anak itu dari gendongan Melisa.


"Biar aku yang bawa" ucapnya, lalu pergi menuju kearah kamar anak balita.


Melisa tersenyum sambil menatap punggung Suaminya yang berjalan didepannya.


Reza membuka pintu pelan dan meletakkannya Langit dengan sangat hati hati di kasur berukuran single.


"Terimakasih, Mas" kata Melisa setelah langit berbaring dan semakin lelap.


"Yuk, pulang" ajak Reza lagi.


"Iya, aku ambil tas dulu ya"


Melisa menggandeng tangan suaminya menuju pintu kamar, namun baru tiga langkah suara teriakan dan tangisan menggema ke seisi kamar.


"Bunaaaaa!"


Melisa dan Reza menoleh bersamaan, setelah itu mereka saling tatap dalam beberapa detik, Melisa melepas genggamannya dan kembali' kearah ranjang sedangkan Reza masih diam berdiri dengan perasaan kesal.


"Ko Langit bangun?" ucap Melisa setelah mendekat.


"Mau mana?" tanya bocah kecil itu.


"Buna pulang ya, besok kesini lagi" jawab Melisa mengusap kepala Langit yang masih berbaring.


"Ikut," pintanya polos.


Melisa diam, matanya kini menoleh kearah sang suami yang sedari tadi hanya memperhatikannya.


"Terserah kamulah" Jawab Reza seakan mengerti dengan apa yang ingin istrinya katakan.


********


"Langit, tunggu disini ya, Buna mau ambil cemilan dulu" pesan Melisa saat ketiganya sampai di apartemen, Reza mengijinkan Istrinya membawa Langit walau terpaksa. Ia tak kuasa melihat wajah imut Melisa saat memohon tadi.


"Iya," jawab bocah kecil itu.


"Huh" ledek Reza yang berlalu masuk kedalam kamar.


Melisa yang melihat tingkah suaminya hanya tersenyum dan menggelengkan kepala, ada rasa gemas dan lucu saat sang suami harus cemburu pada anak asuhnya sendiri meski tanpa Reza sadari bahwa Langit lah yang dulu mempertemukan mereka.


"Sini, Mas." ucap Melisa saat suamianya keluar dari kamar usai membersihkan diri


"Duduk disini ya bocil" kata Reza sambil mengangkat tubuh Langit dari pangkuan istrinya ke sofa.


"Ih, Mas Reza apa apaan sih"


"Nempel terus di kamu kaya cicek" gerutu Reza kesal, matanya sakit saat melihat Langit bermanja-manja pada istrinya.


"Namanya juga anak anak, Mas" ucap Melisa mulai ikut kesal.


"Heh, bocil, tau aja ya sama tempat yang enak?" ucap Reza sambil memencet hidung Langit.


"Huuuaaaaaaaa" teriak Langit.


PLAK


"Mas Reza!" Melisa memukul paha suaminya yang sudah membuat Langit menangis.


"Apa? aku kenapa?" ucapnya pura pura tak merasa bersalah.


"Kamu tuh ngelebihin Langit ih tingkahnya" ujar Melisa kesal, kemudian masuk kedalam kamar meninggalkan Reza yang masih di sofa ruang tengah.


"Loh, Raaaaaa! ko dikunci sih?" teriak Reza di balik pintu kamarnya yang sudah terkunci rapat.


"Tidur diluar, sana!" sahut Melisa dari arah dalam.


"Terus kamu mau tidur sama dia gitu?"


"Iya, aku mau tidur sama Langit, aku marah sama mas Reza!"


"Kamu selingkuhin aku, Ra? kamu khianiatin aku didepan mata suami kamu sendiri, Iya?"


Reza terus saja menggedor pintu kamar..


Ia tak bisa membayangkan istri tercintanya tidur dengan laki-laki lain.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Yang bocil siapa ya?🤭🤭


Like komennya yuk 👍👍👍